MENU TUTUP

Kapolres Kampar Berikan Klarifikasi Terkait Munculnya Isu Pemukulan Remaja Tuna Netra

Jumat, 04 Maret 2022 | 13:12:25 WIB
Kapolres Kampar Berikan Klarifikasi Terkait Munculnya Isu Pemukulan Remaja Tuna Netra

KAMPAR - Terkait beredarnya isu pemukulan oleh anggota Polres Kampar terhadap 3 remaja yang salahsatunya diduga tunanetra, Kapolres Kampar AKBP Rido Purba SIK, MH, Kamis sore (03/03/2022) berikan klarifikasi untuk menjelaskan kronologi, tentang apa sebenarnya yang terjadi.

Disampaikan Kapolres Kampar, bahwa peristiwa ini berawal pada Sabtu 26 Februari 2022 sekira pukul 22.00 WIB, saat itu Tim Tembak Polres Kampar tengah melakukan patroli Harkamtibmas diseputaran Kota Bangkinang, untuk mencegah tindak kejahatan dan juga mengantisipasi kegiatan balap liar yang kerap dilakukan para remaja pada malam minggu.

Lebih lanjut disampaikan Rido Purba selaku orang nomor satu di Polres Kampar ini, saat melaksanakan patroli dan melewati Jalan Ahmad Yani Kota Bangkinang, Tim melihat remaja yang mencurigakan sedang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio GT  tanpa Plat Nomor yang berbonceng tiga dan tidak memakai helm.

Kemudian petugas yang tengah berpatroli ini coba menghentikan mereka, namun remaja yang tengah mengendarai motor berbonceng tiga tersebut berusaha melarikan diri dengan menambah kecepatannya. Karena tidak koperatif sehingga timbul kecurigaan petugas terhadap mereka sebagai pelaku kejahatan, lalu tim berupaya melakukan pengejaran.

Setelah dilakukan pengejaran dan dipepet dengan motor yang dikendarai petugas, para remaja ini tetap tidak mau berhenti bahkan menabrak bagian belakang motor patroli hingga lampu seinnya pecah dan anggota patroli ini hampir terjatuh, namun akhirnya mereka berhasil diamankan.

Saat petugas menanyakan surat-surat kendaraannya, mereka tidak dapat menunjukkan, lalu petugas meminta mereka beserta motor yang dikendarainya ke Polres Kampar untuk dilakukan penilangan.

Saat itu petugas melihat salahsatu dari remaja ini yaitu sdr. Dedi memiliki masalah dalam penglihatannya, karena pada waktu akan dibawa ke Polres Kampar dia terlihat bingung untuk menaiki sepeda motor. Ketika ditanyakan kepada temannya, disampaikan mereka bahwa sdr. Dedi memang mengalami masalah penglihatan sejak lahir.

Ditambahkan Rido, tidak ada pemukulan yang dilakukan oleh anggota terhadap remaja ini, mereka hanya diberikan arahan untuk tidak melakukan hal-hal yang melanggar aturan maupun tindak kejahatan.

Hingga saat ini dari pihak remaja yang telah ditilang pihak Kepolisian ini, belum ada datang ke Polres Kampar untuk mengurus kendaraannya dengan membawa surat-surat kendaraan yang telah ditilang petugas itu.

"Bila memang dari mereka merasa ada yang dipukul oleh anggota Kepolisian silahkan datang melapor ke Polres Kampar, nanti akan kita visum untuk memastikan kebenarannya", ujar Kapolres.

"Selain itu saya juga sudah perintahkan Propam Polres lakukan pemeriksaan serta investigasi untuk mendapatkan keterangan dan penjelasan, terkait isu pemukulan oleh anggota Polres Kampar guna mendapatkan informasi kejadian yang sebenarnya", tambah Rido.

Mengakhiri klarifikasi ini, Kapolres Kampar juga menyampaikan bahwa dirinya berupaya untuk menghadirkan anggota Polri selama 24 jam ditengah masyarakat, hal ini untuk mencegah dan mengantisipasi tindak kejahatan serta mewujudkan rasa aman bagi masyarakat, ungkapnya.(Joni)

Berita Terkait

GNPK-RI Ingatkan TP4D Kejaksaan Jangan Tebang Pilih

Memperingati Malam Nisfu Sya'ban, Kapolres Kampar Gelar Khatam Al-Qur'an

Terjerat Kasus Korupsi, 13 PNS Dirohil Terancam Dipecat

Ketua BNK Rohil Hadiri Pemusnahan BB Sabu 463,28 gram di Polsek Bangko

Kartu Kredit Jangan Dua Kali Gesek, Kartu Debit Bagaimana?

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Kronilogi Penganiayaan Pelajar MTS Hingga Tewas oleh Oknum Polisi

2

Wow! Ternyata Gubernur Dapet Bonus 1,7 Miliar Per Bulan Dari Pajak Kendaraan

3

Ironi di Riau, Barang Bukti Kasus Korupsi Malah Dikorupsi Lagi

4

Kecanduan Film Porno, Seorang Pria Bunuh Bocah Perempuan Lalu Perkosa Jasadnya

5

Disidang, Roy Suryo Sebut Ijazah Jokowi Yang Beredar 99 Persen Palsu

6

Hati-hati Modus Gerebek Mesum OTK di Pekanbaru Peras dan Rampas Mobil

7

Jejak Kasus Oknum Polisi Cabuli ABG Berdalih Tindak Pelanggar Lalu Lintas

8

Di Balik Surat BEM UGM untuk UNICEF: Nyawa Seharga Buku Tulis dan Teror yang Mengintai

9

Oknum Guru PPPK Diduga Selingkuh di Rumah Sendiri, Digerebek Suami dan Warga

10

Suport Atensi Kapolres Basmi Bali & Kenalpot Brong Demi Kenyamanan Masyarakat Jelang Ramadhan, " Ini