MENU TUTUP

Pasca Persoalan Warga Dengan Perusahaan di Ivomas, Polisi Antisipasi Pengamanan

Jumat, 20 Agustus 2021 | 16:18:26 WIB
Pasca Persoalan Warga Dengan Perusahaan di Ivomas, Polisi Antisipasi Pengamanan

UJUNG TANJUNG (WRC) - Kapolres Rokan Hilir AKBP Nurhadi Ismanto SH SIK dengan tegas membantah berkaitan Anggota Polres Rokan Hilir yang bersenjata lengkap bersiaga di PT Salim Ivomas Plantation baru-baru ini bukan untuk memihak melainkan sebagai pengamanan pasca ada persoalan antara warga dengan pihak perusahaan pada Kamis (19/8/2021).

Kapolres juga menyampaikan, bahwa kehadiran sejumlah personil polres yang  bersenjata lengkap dilokasi terkait informasi tentang adanya permasalahan masyarakat mengataskan kelompok tani yang berencana menduduki lahan perusahaan PT Ivomas dengan alasan meminta lahan plasma secara paksa .

Sekali lagi Kapolres katakan, tidak ada dilapangan anggota kepolisian untuk memihak atau membekengi pihak perusahaan. Para anggota dihadirkan untuk ditugaskan karena tanggungjawab polisi salah satunya bagaimana menciptakan situasi tetap aman dan kondusif

"Berkaitan masalah HGU, dan CSR silahkan bertanya langsung ke perusahaan dan pemerintah daerah, karena semuanya data-data berkaitan dengan Izin HGU dan penggunaan dana CSR perusahaan pasti tiap tahun dilaporkan kepemerintah daerah" .kata Kapolres AKBP Nurhadi , Jum'at (20/8/2021)

Kapolres berharap kepada masyarakat agar mengerti tentang tata cara mendapatkan plasma atau pola kemitraan yang diatur oleh undang-undang dan peraturannnya dan semuanya itu juga harus ditetapkan oleh pemerintah daerah.

Jadi, tidak boleh asal paksa menduduki lahan karena bisa terkena sangsi pidana melakukan penyerobotan lahan, pengrusakan lahan, menduduki lahan orang tanpa izin. Makanya anggota kepolisian polres rokan hilir dihadirkan untuk melaksanakan patroli dan penjagaan disekitar perusahaan PT Salim Ivomas. Ucapnya 

Sebelumnya, diberitakan tentang Isu ribuan warga dari berbagai kecamatan di kabupaten Rokan hilir memasuki pekarangan PT Salim ivomas Pratama untuk mengkaplingkan dan menggarap lahan, mendapat respon sangat serius dari pihak perusahaan mulai dari memutus semua akses jalan masyarakat yang wajib melalui kebun sawit PT Salim Ivomas Pratama hingga menghadirkan pihak kepolisian yang bersenjata lengkap (Laras Panjang) untuk menjaga lahan PT SIMP.

Laporan beberapa warga yang selalu melintasi kebun PT SIMP yang dimintai keterangan oleh wartawan media WartaKriminalNusantara.com menyampaikan merasa respon perusahaan sangat mempersulit masyarakat bahkan kehadiran polisi yang bersenjata lengkap sangat berlebihan, "emangnya siapa yang mau dihadapi pihak perusahaan makanya pakai polisi dengan senjata lengkap, apa kami masyarakat ini teroris."ungkap salah satu warga yang kesal dengan situasi saat ini, terbitan Kamis (19/8/2021).


Sumber :Rilis Polres Rohil

Berita Terkait

Amakjaang!! Kejati dan Polda Riau Diminta Usut Dugaan Korupsi DD dan ADD se - Riau

Dugaan Kasus Penipuan Surat Tanah, Penghulu Air Hitam Pujud Jalani Sidang

Polresta Pekanbaru Tangkap Tangan Mucikari Prostitusi Online di Hotel

Membabi buta Bacok Polisi, Seorang Begal Berakhir Tewas

Diduga Garap Hutan Bakau PT TBB Oprasi Tanpa Izin di Kawasan Bintan

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Kronilogi Penganiayaan Pelajar MTS Hingga Tewas oleh Oknum Polisi

2

Wow! Ternyata Gubernur Dapet Bonus 1,7 Miliar Per Bulan Dari Pajak Kendaraan

3

Ironi di Riau, Barang Bukti Kasus Korupsi Malah Dikorupsi Lagi

4

Kecanduan Film Porno, Seorang Pria Bunuh Bocah Perempuan Lalu Perkosa Jasadnya

5

Disidang, Roy Suryo Sebut Ijazah Jokowi Yang Beredar 99 Persen Palsu

6

Hati-hati Modus Gerebek Mesum OTK di Pekanbaru Peras dan Rampas Mobil

7

Jejak Kasus Oknum Polisi Cabuli ABG Berdalih Tindak Pelanggar Lalu Lintas

8

Di Balik Surat BEM UGM untuk UNICEF: Nyawa Seharga Buku Tulis dan Teror yang Mengintai

9

Oknum Guru PPPK Diduga Selingkuh di Rumah Sendiri, Digerebek Suami dan Warga

10

Suport Atensi Kapolres Basmi Bali & Kenalpot Brong Demi Kenyamanan Masyarakat Jelang Ramadhan, " Ini