MENU TUTUP
Dugaan Kegiatan Fiktif Rp230 Miliar

Sidang Korupsi Dana Bansos Bengkalis Jaksa Pudjo Sebagai Ketua Majelis Hakim

Rabu, 07 Oktober 2015 | 18:16:01 WIB
Sidang Korupsi Dana Bansos Bengkalis Jaksa Pudjo Sebagai Ketua Majelis Hakim ilustrasi

PEKANBARU, Wawasanriau.com -Sejumlah persidangan kasus dugaan korupsi yang tergolong besar, yang digelar Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, dipegang oleh Achmad Setyo Pudjoharsoyo, sebagai Ketua Majelis Hakimnya.

Kali ini, perkara yang menjerat mantan Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Jamal Abdillah, sebagai terdakwa, juga ditangani oleh Ketua PN Pekanbaru tersebut. Jamal Abdillah menjadi terdakwa kasus dugaan korupsi penyimpangan dana bantuan sosial (bansos) Bengkalis, yang diduga merugikan keuangan negara hingga puluhan miliar rupiah.

"Sidang perkara korupsi dengan terdakwa Jamal Abdillah, akan ditangani majelis hakim yang diketuai Achmad Setyo Pudjoharsoyo, dengan hakim anggota masing-masing Dahlia Panjaitan dan Rahman Silaen," ujar Panitera Muda (Panmud) Tipikor PN Pekanbaru, Hasan Basri, Senin (5/10/15) kemaren.

Adapun sidang perdananya, sebut Hasan, akan digelar "Agenda sidang perdana yaitu pembacaan surat dakwaan dari JPU (Jaksa Penuntut Umum,red)," lanjut Hasan.

Lebih lanjut Hasan menerangkan sekilas terkait kasus yang menjerat mantan Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bengkalis tersebut.

 Berdasarkan dakwaan JPU yang dipimpin Eka Safitra, perbuatan terdakwa Jamal Abdilah itu terjadi dari tahun 2011 hingga 2014 lalu, semasa dirinya menjabat sebagai Ketua DPRD Bengkalis dan selaku Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bengkalis.

  "Saat itu, Pemerintah Kabupaten Bengkalis menganggarkan alokasi untuk dana bansos sebesar Rp230 miliar. Diduga dana tersebut disalurkan tidak sesuai peruntukkannya atau fiktif," terang Hasan.

Kasus yang ditangani Polda Riau ini, juga menjerat sejumlah pihak sebagai tersangka. Para tersangka tersebut, yakni Hidayat Tagor dari Partai Demokrat selaku mantan Wakil Ketua DPRD Bengkalis dan Purboyo dari PDIP selaku mantan anggota DPRD Bengkalis.

 Selanjutnya, Rismayeni dari Partai Demokrat dan Muhammad Tarmizi dari Partai PPP. Dua nama terakhir masih aktif sebagai anggota DPRD Bengkalis. Seorang tersangka lainnya berasal dari Setdakab Bengkalis, Azrafiani Aziz, selaku Kabag Keuangan Kabupaten Bengkalis.

Selain itu, penyidik juga telah menetapkan mantan Bupati Bengkalis, Herliyan Saleh sebagai tersangka. Penetapannya sebagai tersangka disampaikan. Langsung oleh Bareskrim Mabes Polri berdasarkan hasil gelar perkara oleh Direskrimsus Polda Riau.

Untuk diketahui, selain kasus ini, Pudjo biasa Ketua PN Pekanbaru akrab disapa, sebelumnya juga telah menangani perkara besar lainnya.

 Sebut saja, sidang korupsi pengadaan lahan Bhakti Praja dengan terdakwa mantan Wakil Bupati Pelalawan, Marwan Ibrahim, perkara korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) penyimpangan Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan terdakwa Achmad Mahbub alias A Bob Cs.(rmc/red)
 

Berita Terkait

Istri Pak Haji yang selingkuh suka bicara agama di sosial media

Tim Ojo Loyo Polres Kampar Temukan Sabu -sabu Dirumah Warga Desa Pulau Payung

Wanita di Rohil Ini Sanggup Habisi Nyawa Suaminya Demi Mantan Pacarnya

2 Anggota Brimob Polda Riau Kepergok Curi Motor Warga, Begini Jadinya

Polsek Bukit Kapur Berhasil Tangkap Pelaku Pencurian di SMP N 17 Kampus Baru Dumai

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Polres Rohil Ungkap Peredaran Narkotika Jenis Ekstasi Seberat 5,8 KG, Enam Tersangka Diamankan

2

Kapolda Riau Beri Penghargaan kepada Polres Rohil Atas Pengungkapan 80 Kg Sabu

3

Kajari Rohil Firdaus Perkuat Sinergi dengan Insan Pers melalui Coffee Morning

4

Awali Hari Kerja 2026: Bupati H. Bistamam Tekankan Disiplin dan Percepatan Program

5

Dr. Muhammad Maliki Buka Peluang Kerja bagi 10 Putra-Putri Rokan Hilir

6

Sekda Rohil Pimpin Rapat Finalisasi Dokumen RT RW :Percepat Pengesahan

7

Kalapas Bangkinang Apresiasi Dedikasi Petugas Selama 3 Hari Pelayanan Prima

8

Kunjungan Lebaran Di Lapas Bangkinang Warnai Kehangatan

9

Kapolres Rohil Tinjau Pos Pengamanan Ops Ketupat Lancang Kuning 2026

10

Oknum Wartawan Kena OTT Polisi Diduga Peras Pengacara 3 Juta Untuk Lebaran