MENU TUTUP

Berstatus Tersangka Korupsi, Kepala Dinas ini Masih Melenggang Bebas

Jumat, 18 September 2015 | 16:46:43 WIB
Berstatus Tersangka Korupsi, Kepala Dinas ini Masih Melenggang Bebas Kepala DKPP, Ibus Kasri, Exs Kelapa Dinas PU Rohil

BAGANSIAPIAPI, Wawasanriau.com - Di Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), ada Kepala Dinas yang sudah berstatus tersangka korupsi. Namanya Ibus Kasri, hebatnya sampai hari ini ia masih menjabat sebagai Kepala Dinas Kebersihan Pasar dan Pertamanan Exs Kepala Dinas PU Rohil.

Sebelumnya Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau resmi mengumumkan mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Rokan Hilir Ibus Kasri atau IK sebagai tersangka dugaan korupsi Mega Proyek Jembatan Pedamaran I dan II.

Hal ini jelas menjadi perbincangan hangat dimuka masyarakat. Pasalnya, jika seseorang yang hanya mencuri seekor ayam atau beberapa ekor ayam kemudian dihajar hingga babak belur bahkan pernah ditembak dengan tuduhan ingin melarikan diri, Masuk penjara dan diadili hingga mendapat hukuman 2-3 tahun.

Di satu sisi, hukum sudah ditegakkan, menghukum si pelaku yang tertangkap tangan mencuri dengan hukuman yang (mungkin,red) setimpal sesuai kitab hukum yang berlaku. Tentunya hal ini tak dapat dikatakan bahwa seorang pencuri ayam itu baik, karena bagaimanapun perbuatannya sudah kriminal, melanggar hukum dan tidak bisa diterima secara sosial di masyarakat.

Tapi apa bedanya si pencuri ayam dan pencuri uang negara, yang malah seringkali dengan segala cara dapat lolos dari hukuman. Dari perspesktif awam hukum, si pencuri ayam merugikan pemilik ayam dan masyarakat sekitar yang merasa tidak nyaman dengan kelakuannya.

Sedangkan si pencuri uang negara, siapa yang dirugikan? Toh dia tidak mencuri uang saya atau masyarakat secara langsung, tidak membuat saya atau lingkungan saya merasa tidak aman karena takut kecurian. Apakah karena itu walaupun dihukum, kamar dibalik jeruji yang dinikmati pun berbeda?

Padahal sejatinya pencuri uang negara ini jauh lebih jahat dan merugikan jutaan orang dibandingkan pencuri ayam. Pencuri uang negara bukan hanya merampas hak masyarakat baik yang tua, muda dan anak-anak, tetapi merampas hak jabang bayi yang bahkan belum lahir.

Seharusnya uang yang ditujukan untuk fasilitas umum, karena ada pencuri uang negara, tak jadi dibangun atau jikapun dibangun tak memberi manfaat maksimal bagi rakyat. Mungkin saja jika uang itu tidak dicuri, bisa menyediakan jaminan kemakmuran Rakyat. Karena sudah habis dicuri, tak ada lagi yang tersisa bagi masyarakat. Jadi, sepantasnya pencuri uang negara dihukum jauh lebih berat daripada sekadar pencuri ayam.

Lalu kenapa pencuri uang negara lebih terhormat ketimbang pencuri ayam? Mereka tidak disebut pencuri, tetapi koruptor. Jangan-jangan istilah koruptor membuat mereka merasa jauh lebih terhormat ketimbang gelar pencuri ayam. Atau mungkin kita bisa mengganti kata koruptor menjadi pencuri uang/aset negara? hal itu pula didevinisi bahwa bahasa menjadikan para koruptor merasa  lebih berderajat dan bermartabat ketimbang pencuri ayam.

Pantauan dilapangan, Ibus sempat hadir dalam sejumlah acara resmi yang ditaja Pemkab Rohil, salah satunya pada acara rapat persiapan MTQ tingkat Provinsi Riau di Siak, saat itu rapat dipimpin Plt Sekda Rohil Surya Arfan di aula rapat gedung kantor Bupati Rohil belum lama ini, Ibus Hadir dengan menggunakan baju Dinas PDH.

Parahnya lagi, Kuat dugaan Ibus Kasri masih Aktif sebagai Kepala DKPP Rohil, demikian dirinya juga masih menandatangani sejumlah administrasi kegiatan di satuan perangkat kerja daerah tersebut. (red/*)

Berita Terkait

Nelayan Panipahan Temukan Mayat Mengapung Diperairan Pulau Jemur

Polsek Bukitraya Musnahkan 89,94 Gram Daun Ganja

Buka file APK, Dana Rp1,3 Miliar Anggota Dewan Lenyap Tersisa Rp100 Ribu

Pencuri Seng Dibangunan Rumah Pegawai Rutan Bagansiapiapi Jalani Sidang

KPK Panggil Ignasius Jonan dalam Kasus PLTU Riau Pekan Depan

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

PSI X ESI Rohil Hadirkan Turnamen Free Fire Independent Day 2026

2

Kadisdikbud Rohil Pastikan Program Seragam Sekolah Gratis SD-SMP Tetap Berlanjut

3

STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi Siap Gelar UAS Genap TA 2025/2026

4

Menjembatani Peradaban, Menggapai Harapan: Jembatan Merah Putih Presisi di Rohil Diresmikan

5

Simak Arahan Kadisdikbud Rohil saat Buka MPLS di SMPN 1 Bangko

6

Ringankan Beban Masyarakat, Sat Binmas Polres Rohil Gelar Gerakan Pangan Murah

7

Muhammad Maliki Resmi Berlabuh ke PSI, Optimistis Tatap Pemilu 2029

8

Polsek Bangko Gelar Malam Pengantar Tugas Kompol Buyung Kardinal

9

65 Anggota Polres Rohil Naik Pangkat, Kapolres Tekankan Peningkatan Profesionalisme

10

Bupati Rohil Resmikan Festival Ekraf Pesona Boapi 2026, Dorong Digitalisasi UMKM Via QRIS