MENU TUTUP

Pesan Jokowi ke Tom Lembong, pangkas dwelling time dan genjot ekspor

Jumat, 14 Agustus 2015 | 02:26:27 WIB
Pesan Jokowi ke Tom Lembong, pangkas dwelling time dan genjot ekspor
Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah resmi menunjuk Thomas Lembong menjadi menteri perdagangan menggantikan Rachmat Gobel. Presiden mengungkapkan dia telah memberi empat arahan khusus pada Tom Lembong untuk dikerjakan.
 
Menurut presiden, dirinya menginginkan mendag barunya tersebut untuk menggenjot ekspor ke pasar baru. Presiden Jokowi menginginkan Tom Lembong menyasar negara Timur Tengah, Asia Tengah, Afrika, dan Amerika Latin sebagai pasar baru produk ekspor Indonesia.
 
"Saya sampaikan kemarin, ke luar negeri. Urusan luar negeri seperti promosi dagang, (pengiriman) utusan-utusan khusus yang berkaitan dengan dagang. Berkaitan dengan ekspor harus digerakkan ke pasar-pasar non-tradisional," ujarnya saat ditemui di Istana Negara, Jakarta, Kamis (13/8).
 
Kedua, Presiden Jokowi menginginkan Tom Lembong untuk memperkuat pasar ekspor Indonesia yang telah ada. Presiden berharap nilai ekspor negara tradisional dapat ditingkatkan.
 
Ketiga, dia meminta mendag dapat menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang di dalam negeri. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini tidak mempermasalahakan langkah impor sepanjang harga barang stabil dan inflasi terjaga.
 
Terakhir, presiden menginginkan Tom Lembong memangkas jangka waktu proses bongkar muat barang di pelabuhan atau dikenal dengan dwelling time. Permasalahan dwelling time kerap membuatnya naik pitam karena tak kunjung selesai.
 
"Berkaitan dengan dwelling time, saya minta agar penyederhanaan izin-izin regulasi, sehingga kecepatan bongkar muat betul-betul bisa kita laksanakan," jelasnya.
 
Presiden Jokowi menambahkan bahwa dirinya tidak meragukan kapabilitas Tom Lembong sebagai mendag. Dia menilai Tom Lembong cukup berkualitas dengan rekam jejak pekerjaannya selama ini.
 
"Pak Tom (Lembong) kan pelaku riil, ya kan? Juga punya background di penanganan resiko pas di BPPN. Pernah di Morgan Stanley, pernah di Deutsche Bank. Saya rasa pengalaman-pengalaman seperti itu akan baik dalam manajemen pengelolaan kita."
Berita Terkait

Harga Gas Elpiji di pangkalan kerinci, Pelalawan melambung

Pokja di Minta Perhatikan Perusahaan Daerah

Harga Gas LPG 3 KG Melambung, Ini Yang Dilakukan Disperindag Rohil

Bukan favorit, Monaco tak akan minder lawan Juventus

Gaji Karyawan Molor, Disnaker Kepri Temui Manager PT Brantas

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Kronilogi Penganiayaan Pelajar MTS Hingga Tewas oleh Oknum Polisi

2

Wow! Ternyata Gubernur Dapet Bonus 1,7 Miliar Per Bulan Dari Pajak Kendaraan

3

Ironi di Riau, Barang Bukti Kasus Korupsi Malah Dikorupsi Lagi

4

Kecanduan Film Porno, Seorang Pria Bunuh Bocah Perempuan Lalu Perkosa Jasadnya

5

Disidang, Roy Suryo Sebut Ijazah Jokowi Yang Beredar 99 Persen Palsu

6

Hati-hati Modus Gerebek Mesum OTK di Pekanbaru Peras dan Rampas Mobil

7

Jejak Kasus Oknum Polisi Cabuli ABG Berdalih Tindak Pelanggar Lalu Lintas

8

Di Balik Surat BEM UGM untuk UNICEF: Nyawa Seharga Buku Tulis dan Teror yang Mengintai

9

Oknum Guru PPPK Diduga Selingkuh di Rumah Sendiri, Digerebek Suami dan Warga

10

Suport Atensi Kapolres Basmi Bali & Kenalpot Brong Demi Kenyamanan Masyarakat Jelang Ramadhan, " Ini