Hukrim

Kronologi Santriwari Lahiran Ditoilet dan Buang Bayi Dibelakang Ponpes

Sulbar,wawasanriau.com - Santriwati berinisial HS (18) berurusan dengan polisi usai tega membuang bayinya yang baru dilahirkan di kebun belakang pondok pesantren (ponpes), Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar). Bayi malang itu kemudian ditemukan tak bernyawa dengan kondisi lengan terputus.
HS awalnya melahirkan bayinya seorang diri di dalam kamar mandi ponpes pada Selasa (17/2) dini hari. Kehamilan HS memang tidak diketahui oleh teman maupun tenaga pendidik di ponpes tersebut.

"Selasa dini hari dia keluar masuk kamar mandi, kemudian dia mengeram dan keluar lah bayinya," ujar Kasi Humas Polresta Mamuju Iptu Herman Basir kepada wartawan, Jumat (20/2/2026).

Herman mengatakan bayi malang itu lahir dalam kondisi selamat. Namun karena takut suara tangisan bayinya terdengar, HS lantas menutup wajah dan badan bayi itu menggunakan sarung.

"Terus itu dia ambil kain sarung dia bungkus karena dia takut ketahuan. Dia jalan, dia letakkan di kebun-kebun itu terus masuk kembali bersihkan diri di kamar mandi, dia bersihkan darah di situ, baru masuk ke kamarnya," terang Herman.

Sumber: https://www.detik.com/sulsel/berita/d-8365260/kronologi-santriwati-lahiran-di-toilet-buang-bayi-di-belakang-ponpes-mamuju


[Ikuti Wawasanriau.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar