MENU TUTUP

Wamendagri Bima: Penerapan Otonomi Daerah Harus Berpihak pada Keadilan Sosial

Selasa, 27 Mei 2025 | 09:14:04 WIB
Wamendagri Bima: Penerapan Otonomi Daerah Harus Berpihak pada Keadilan Sosial

Jakarta,WawasanRiau.com – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan, semangat otonomi daerah harus mengacu pada prinsip keadilan sosial. Otonomi daerah diterapkan untuk memperkuat pemerintahan lokal dan mewujudkan pemerataan pembangunan.

Hal ini disampaikan Bima saat membuka acara Focus Group Discussion (FGD) bersama Great Institute Indonesia dengan tema “Mendorong Pemerataan Lewat Desain Ulang Hubungan Pusat - Daerah di Era Efisiensi Anggaran”. Forum ini berlangsung di Kantor Great Institute Indonesia, Jalan Taman Gunawarman Timur, Jakarta, Senin (26/5/2025).

"Keberpihakan pada keadilan sosial, kemudian pemerintahan dari bawah, permintaan dari rakyat. Ini artinya otonomi," katanya.

Lebih lanjut, Bima mengajak semua pihak yang hadir melakukan refleksi terhadap jalannya otonomi daerah. Ia mengingatkan bahwa otonomi daerah didesain untuk mendekatkan pemerintahan kepada masyarakat. Langkah ini diyakini akan membuat berbagai pelayanan publik juga semakin dekat. Selain itu, otonomi juga dijalankan agar keberagaman di daerah dapat dikelola, termasuk optimalisasi pemanfaatan potensi lokal dan menekan kesenjangan antardaerah.

“Nah, sekarang mari kita evaluasi itu semua,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dikantonginya, tak sedikit daerah yang kapasitas fiskalnya masih belum kuat. Daerah dengan kapasitas fiskal yang kuat ditandai dengan jumlah Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang lebih besar dibanding transfer dari pemerintah pusat. Kondisi ini menjadi catatan yang perlu diperhatikan dalam mengevaluasi jalannya otonomi daerah.

"Beberapa daerah dengan kapasitas fiskal yang tinggi, itu pemimpin-pemimpin lokalnya efektif. Memimpin dengan transparan, memimpin dengan visioner," ujarnya.

Selain itu, Bima mengatakan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus mengawal upaya efisiensi anggaran di lingkup pemerintah daerah (Pemda). Efisiensi bertujuan untuk mengarahkan alokasi anggaran agar digunakan untuk kegiatan substantif. Menurutnya, tak sedikit Pemda yang berhasil menggeser anggarannya untuk fokus terhadap program yang menyasar kebutuhan dasar masyarakat seperti pendidikan dan kesehatan.

"Presiden inginkan hal yang sederhana, rakyat ingin makan, rakyat ingin sehat, rakyat ingin sekolah, dan rakyat ingin bekerja," jelasnya.

Di sisi lain, ia mengatakan, saat ini pemerintah tengah berupaya mewujudkan Indonesia Emas 2045. Langkah ini dilakukan melalui berbagai program strategis, salah satunya memanfaatkan bonus demografi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Berbagai program telah disusun seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat. Program tersebut perlu didukung oleh banyak pihak termasuk Pemda.

Sebagai tambahan informasi, forum tersebut dihadiri oleh Ketua Dewan Direktur Great Institute Indonesia Syahganda Nainggolan, Bupati Lahat Bursah Zarnubi, Wakil Rektor II Universitas Andalas Hefrizal Handra, Wali Kota Payakumbuh Periode 2012–2022 Riza Falepi, CEO Neraca Ruang Jilal Mardhani, dan beberapa tamu undangan lainnya. **

Rilis : Puspen Kemendagri.

Berita Terkait

Jokowi Tegaskan 2016 Tidak Boleh Ada Kebakaran Hutan dan Lahan Lagi

Prabowo: Banyak Dana Desa Yang Tak Sampai Ke Rakyat Selama 10 Tahun Terakhir

Ini Siswa Sekolah Tanpa Alas Kaki dan Seragam

Koalisi Prabowo-Sandi di Tangan Mahkamah Konstitusi

Bupati Rohil Tinjau Penyaluran Logistik Pilpeng Serentak 2017

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

DPRD Rohil Gelar Paripurna Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

2

Daftar Lengkap 21 Pejabat Pemkab Rohil yang Baru Dilantik Bupati H. Bistamam

3

Polres Rohil tindak tegas Illegalloging di Sinaboi, 2 Tersangka Diamankan, Ratusan Batang Kayu Disit

4

Forum Media Daerah Rohil Resmi Surati DPRD, Desak RDP Soal Anggaran Kerjasama Media

5

Tingkatkan Stok Darah Pasien, PHR dan PMI Rohil Gelar Aksi Kemanusiaan

6

Tanam Pohon Trembesi di Sungai Bakau, Polsek Sinaboi Gencarkan Green Policing

7

Pamit ke Camat dan Pemdes, Mahasiswa KKN STAI Ar-Ridho Akhiri Masa Pengabdian di Sinaboi

8

Media Lokal Rohil Soroti Kemitraan Publikasi, Pemkab dan DPRD Diminta Buka Ruang Dialog

9

Hadir di Malam Puncak Haul ke-80, Dr. Maliki Ikuti Rangkaian Peringatan Syekh Oesman Syahbuddin

10

Malam Puncak Haul ke-80 Syekh Oesman Syahbuddin, Bagansiapiapi Dipadati Jamaah dan Masyarakat