MENU TUTUP

Digital Farming Dongkrak Produksi Padi di Rohil Hingga 20 Persen

Kamis, 27 Februari 2025 | 10:59:02 WIB
Digital Farming Dongkrak Produksi Padi di Rohil Hingga 20 Persen Ket poto : Kepala Perwakilan BI Riau, Panji Achmad. (Poto HalloRiau.com)

ROHIL,WAWASANRIAU.COM - Teknologi pertanian terus berkembang dan memberikan dampak nyata bagi produktivitas petani. Hal ini terbukti di Desa Mukti Jaya, Kecamatan Rimba Melintang, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).

Di mana penerapan digital farming berhasil meningkatkan produksi padi dari 6,5 ton menjadi 8,5 ton per hektar, atau naik sekitar 20 persen.

Peningkatan ini terungkap dalam panen raya yang digelar Gapoktan Mukti Jaya pada Selasa (25/2/2025), yang dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Riau Panji Achmad, Asisten II Sekda Provinsi Riau M Job Kurniawan, Asisten II Sekdakab Rohil Muhammad Nur Hidayat, serta perwakilan dari BPS Riau dan BPPMDDTT Pekanbaru.

Kepala Perwakilan BI Riau, Panji Achmad menjelaskan, penerapan digital farming di Gapoktan Mukti Jaya merupakan bagian dari program pengembangan klaster padi yang diinisiasi sejak 2023.

“Teknologi digital farming yang diterapkan di Gapoktan Mukti Jaya mampu meningkatkan produktivitas padi hingga 20 persen," ungkap Panji.

"Hal ini tentu menjadi langkah strategis dalam menjaga ketersediaan stok beras dan menekan inflasi pangan di Riau,” sambungnya.

Ketua Gapoktan Mukti Jaya, Harianto, mengungkapkan bahwa metode digital farming yang digunakan mencakup penggunaan sensor tanah, sistem irigasi otomatis, serta pemantauan pertumbuhan tanaman berbasis data.

“Sebelum menggunakan sistem ini, produksi padi kami hanya sekitar 6,5 ton per hektar. Sekarang, dengan digital farming, hasilnya meningkat menjadi 8,5 ton per hektar. Ini pencapaian luar biasa bagi kami,” ujar Harianto.

Meskipun hasil panen meningkat, Harianto mengungkapkan bahwa akses infrastruktur masih menjadi kendala utama bagi petani di wilayah tersebut.

“Kami berharap dukungan dari pemerintah, baik provinsi maupun kabupaten, untuk perbaikan jalan di sekitar lahan sawah. Ini penting agar distribusi hasil panen lebih lancar,” tambahnya.

Asisten II Sekda Provinsi Riau, M. Job Kurniawan, menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan di daerah.

“Pemprov Riau melalui TPID dan BI terus mendorong inovasi pertanian agar produksi pangan meningkat. Kami juga telah membentuk BUMD PD Riau Pangan Bertuah untuk menjaga stabilitas stok dan harga beras,” jelasnya.

Sementara itu, Asisten II Sekdakab Rohil, Muhammad Nur Hidayat menyatakan, Pemkab Rohil siap menjadi sentra produksi beras di Riau.

“Kami mengapresiasi program digital farming ini. Rohil memiliki potensi besar, dan kami siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan sektor pertanian,” tukas Nur Hidayat.(hrc/red)

Berita Terkait

Evaluasi Akuntabilitas Rohil Urutan ke 12 dan Siak Pertama

Diduga Membangun Dinasti Politik Melalui Kontestan Pemilu di Riau, Siapa dia?

Disambut Ratusan Tim Sukses di Posko, Syamsuar Optimis Menang di 13 Kecamatan

Wabub Rohil: Optimalkan Pelayanan Kesehatan Untuk Indonesia Kuat

Buka Perayaan Imlek, Bupati Rohil : Jaga Toleransi Umat Beragama

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Kronilogi Penganiayaan Pelajar MTS Hingga Tewas oleh Oknum Polisi

2

Wow! Ternyata Gubernur Dapet Bonus 1,7 Miliar Per Bulan Dari Pajak Kendaraan

3

Ironi di Riau, Barang Bukti Kasus Korupsi Malah Dikorupsi Lagi

4

Kecanduan Film Porno, Seorang Pria Bunuh Bocah Perempuan Lalu Perkosa Jasadnya

5

Disidang, Roy Suryo Sebut Ijazah Jokowi Yang Beredar 99 Persen Palsu

6

Hati-hati Modus Gerebek Mesum OTK di Pekanbaru Peras dan Rampas Mobil

7

Jejak Kasus Oknum Polisi Cabuli ABG Berdalih Tindak Pelanggar Lalu Lintas

8

Di Balik Surat BEM UGM untuk UNICEF: Nyawa Seharga Buku Tulis dan Teror yang Mengintai

9

Oknum Guru PPPK Diduga Selingkuh di Rumah Sendiri, Digerebek Suami dan Warga

10

Suport Atensi Kapolres Basmi Bali & Kenalpot Brong Demi Kenyamanan Masyarakat Jelang Ramadhan, " Ini