MENU TUTUP

Ditinggal Suami Berlayar, Bidan Selingkuh dengan Dokter Puskesmas

Minggu, 22 September 2019 | 15:07:32 WIB
Ditinggal Suami Berlayar, Bidan Selingkuh dengan Dokter Puskesmas poto ilustrasi

Bali, wawasanriau -- Hati Komang GBP hancur berkeping-keping begitu mengetahui sang istri bidan AS berselingkuh dengan teman satu kantornya, dokter Made OP.

Kabar perselingkuhan AS dengan sang dokter itu memang sudah beredar sejak lama. Namun, Komang tidak percaya begitu saja. Kabar itu akhirnya berhembus semakin kencang.

Komang akhirnya mencari tahu hingga akhirnya mendapat bukti bahwa perselingkuhan AS dengan sang dokter itu memang benar adanya.

Tak terima, Komang GBP yang merupakan seorang pelaut itu pun mendatangi dokter Made OP dan membacoknya di Puskesmas 1 Abiansemal, Badung, Bali, Selasa (17/9) lalu. 

Diduga Komang nekat membacok dokter Made OP karena cemburu istrinya selingkuh dengan korban.

Kasus perselingkuhan dokter dan bidan tersebut sudah berlangsung cukup lama. Keduanya menjalin asmara sejak bidan AS pindah dan bertugas di Puskesmas 1 Abiansemal, tempat dokter Made OP bertugas.

“Benar (motifnya perselingkuhan). Tetapi kami masih kembangkan,” terang Kapolres Badung, AKBP Yudith Satria Hananta, saat dikonfirmasi, Jumat (20/9).

Perselingkuhan sang dokter dengan istri pelaku ternyata sudah diketahui oleh rekan-rekan kerja mereka di puskesmas.

Bahkan, kepala Puskesmas Abiansemal pernah memberikan teguran kepada oknum dokter asal Desa Penarungan, Mengwi Badung tersebut.

Pasalnya, baik si dokter ataupun bidan yang merupakan istri dari pelaku sudah sama-sama berkeluarga. Punya pasangan masing-masing.

“Menurut teman sejawatnya (dokter dan bidan), dugaan perselingkuhan itu sudah diketahui pegawai puskesmas. Tetapi soal berapa lama mereka berselingkuh, kami masih selidiki,” tambah AKBP Yudith.

Kabar perselingkuhan itu perlahan sampai ke telinga sang suami, bidan AS. Puncaknya pada Selasa (17/9) lalu.

Saat itu suami dari AS, yakni Komang GBP menemui sang dokter, Made OP di aula Puskesmas Abiansemal, Badung.

Pertemuan itu juga disaksikan langsung oleh bidan AS, istri dari pelaku. Awalnya, obrolan mereka berjalan baik baik saja.

Tak berselang lama, perdebatan antara oknum dokter dan suami dari AS pun mulai memanas.

Sejurus kemudian, Komang GBP langsung mengeluarkan parang dari tas ransel yang dibawanya dan langsung menebas dokter Made OP.

Made OP berusaha menangkis, sehingga dia mengalami luka pada tangan kiri.

Melihat kejadian itu, bidan AS langsung melerai dan meminta bantuan pegawai psluskesmas lainnya.

Dokter Made OP langsung dilarikan ke ruangan gawat darurat puskesmas untuk dirawat. Sementara pelaku pergi meninggalkan puskesmas begitu saja.

Usai kejadian itu, oknum dokter tersebut melapor ke Polsek Abiansemal. Dan kini pelaku Komang GBP ditahan di Polsek Abiansemal

Berita Terkait

Wau... Kuasa Hukum Terdakwa Sabu 15 Kg Keberatan Atas Pasal Yang Diterapkan Jaksa

Pembunuhan di Rohil Sebelum Dibuang Keparit Beko Korban Dihajar Bertubi -tubi

Kenak Kibus Bawak Ganja"Warga Pulau Raja Lengket Dikantor Polisi

Pasca Patah Tiang Jembatan, Dishub Rohil Awasi Kendaraan Lewat Dijembatan Pedamaran II

Surat Damai Kasus Pencabulan Siswi SDN 181 Pekanbaru Tidak Pengaruhi Hukum Pidana

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

DPRD Rohil Gelar Paripurna Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

2

Daftar Lengkap 21 Pejabat Pemkab Rohil yang Baru Dilantik Bupati H. Bistamam

3

Polres Rohil tindak tegas Illegalloging di Sinaboi, 2 Tersangka Diamankan, Ratusan Batang Kayu Disit

4

Forum Media Daerah Rohil Resmi Surati DPRD, Desak RDP Soal Anggaran Kerjasama Media

5

Tingkatkan Stok Darah Pasien, PHR dan PMI Rohil Gelar Aksi Kemanusiaan

6

Tanam Pohon Trembesi di Sungai Bakau, Polsek Sinaboi Gencarkan Green Policing

7

Pamit ke Camat dan Pemdes, Mahasiswa KKN STAI Ar-Ridho Akhiri Masa Pengabdian di Sinaboi

8

Media Lokal Rohil Soroti Kemitraan Publikasi, Pemkab dan DPRD Diminta Buka Ruang Dialog

9

Hadir di Malam Puncak Haul ke-80, Dr. Maliki Ikuti Rangkaian Peringatan Syekh Oesman Syahbuddin

10

Malam Puncak Haul ke-80 Syekh Oesman Syahbuddin, Bagansiapiapi Dipadati Jamaah dan Masyarakat