MENU TUTUP

74 Tahun RI Merdeka, Warga Polman Sulbar Masih Gotong Jenazah 15 Km

Jumat, 16 Agustus 2019 | 11:29:46 WIB
74 Tahun RI Merdeka, Warga Polman Sulbar Masih Gotong Jenazah 15 Km

Polewali Mandar - Kisah rombongan pengantar jenazah di Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar), viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat para rombongan menggotong jenazah sekitar 15 km karena tak adanya akses kendaraan.

Dalam rekaman video yang diunggah oleh Juangsa, terlihat warga bergotong royong memikul jenazah yang dimasukkan ke dalam selembar kain sarung. Dalam video durasi 26 detik itu juga terlihat mereka mengangkat keranda menggunakan bambu, melewati jalan terjal dan berliku.

Saat dikonfirmasi, Juangsah mengaku kejadian tersebut terjadi hari Senin, 12 Agustus lalu. Jenazah yang diketahui bernama Jalu (50 Tahun). Jalu diketahui meninggal, setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar, Sulawesi Selatan.

Jenazah Jalu terpaksa dipikul ke kampung halamannya di Desa Lenggo, Kecamatan Bulo lantaran buruknya akses jalan yang tidak dapat dilalui kendaraan. Perjalanan yang ditempuh pun membutuhkan waktu sampai 1 jam.

"Memang hanya itu jalan satu-satunya jika kami ingin memulangkan jenazah atau membawa warga yang sakit, soalnya kampung kami masih sangat terisolir dan tidak dapat dijangkau kendaraan, jangankan roda empat, roda dua saja masih sangat susah " ujarnya melalui sambungan telepon, Jumat (16/8/2019).

Juangsah mengaku, proses memikul jenazah sejauh 15 km ini dilakukan warga dengan waktu tempuh lebih kurang satu jam lamanya.

"Dimulai dari perbatasan desa Ihing dan desa Lenggo, biasanya kami tempuh dalam waktu beberapa jam karena medannya yang memang berat apalagi membelah pegunungan, cuman waktu itu ada banyak warga yang membantu, proses pemulangan jenazahnya menjadi lebih cepat," ungkapnya.

Pasca diunggah di media sosial, rekaman video tersebut langsung dibagikan banyak orang dibanjiri komentar. Tidak sedikit di antaranya yang menyoroti pembangunan infrastruktur di daerah ini yang belum merata, di saat Republik Indonesia akan merayakan kemerdekaan yang ke 74.

"Tdk lamah lgi Kita warga Indonesia memperingati hasil kemerdekaan Indonesia sdh 74 Tahun,.?tapi mengapa pembangunan Infrastructures Terusus di kabupaten polewali mandar belum meratan juga pembagunan,. Ada 16 kecemantan diantaranya sangat memperhatikan, Tutar bolu, matangaga inikah Di bahasakan polman jago. Salam perubahan.. " ucap warganet Rauf Buqhari mengomentari video tersebut.

Warga net lainnya, Dwitati Martosendjoyo mengatakan, video ini membuat miris menjelang 17 Agustus nanti. Dia berharap Pemda segera turun tangan membantu desa itu agar tak terisolir. 

"Seharusnya pemda setempat turun ke lapangan. Sungguh miris di usia 74 thn merdeka msh ada daerah seperti ini," tulis Dwitati. (detik.com)

Berita Terkait

Produk AS Disepakati Masuk RI Tak Pakai Sertifikat Halal, MUI Buka Suara

Kiprah Korps Brimob Polri dalam Menjaga Persatuan & kesatuan Bangsa

10 Hari Pencarian, Heli TNI MI-17 Belum Ditemukan

Anies: Perkiraan Tahun 2021 Bantargebang Tak Mampu Tampung Sampah DKI

Kasatgas Tito Tinjau Progres Pembersihan Lumpur di Permukiman Aceh Tamiang

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

PSI X ESI Rohil Hadirkan Turnamen Free Fire Independent Day 2026

2

Kadisdikbud Rohil Pastikan Program Seragam Sekolah Gratis SD-SMP Tetap Berlanjut

3

STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi Siap Gelar UAS Genap TA 2025/2026

4

Menjembatani Peradaban, Menggapai Harapan: Jembatan Merah Putih Presisi di Rohil Diresmikan

5

Simak Arahan Kadisdikbud Rohil saat Buka MPLS di SMPN 1 Bangko

6

Ringankan Beban Masyarakat, Sat Binmas Polres Rohil Gelar Gerakan Pangan Murah

7

Muhammad Maliki Resmi Berlabuh ke PSI, Optimistis Tatap Pemilu 2029

8

Polsek Bangko Gelar Malam Pengantar Tugas Kompol Buyung Kardinal

9

65 Anggota Polres Rohil Naik Pangkat, Kapolres Tekankan Peningkatan Profesionalisme

10

Bupati Rohil Resmikan Festival Ekraf Pesona Boapi 2026, Dorong Digitalisasi UMKM Via QRIS