MENU TUTUP

DPP Golkar: Jangan Kapitalisasi Pemberhentian 10 DPD ke Masalah Politik

Kamis, 11 Juli 2019 | 11:14:53 WIB
DPP Golkar: Jangan Kapitalisasi Pemberhentian 10 DPD ke Masalah Politik

Jakarta - Partai Golkar menjelaskan mekanisme pemberhentian DPD Kabupaten/Kota. Hal itu menyusul diberhentikannya 10 DPD Tingkat II di Provinsi Maluku.

"Di dalam aturan organisasi Partai Golkar, pemberhentian/penonaktifan Ketua DPD Kabupaten/Kota adalah kewenangan DPD Provinsi, bukan DPP. Dan penonaktifan itu tentu dilakukan dengan alasan yang sangat kuat dan dengan mekanisme yang sudah ditetapkan," kata Korbid Pemenangan Pemilu Sumatera DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung dalam keterangannya, Kamis (11/7/2019).

Menurut Doli, DPD Provinsi memiliki alasan kuat dalam pemberhentian 10 Ketua DPD Tingkat II-nya. Ia menilai pemberhentian tersebut telah sesuai mekanisme dan bukan karena alasan politik.

Jika pemberhentian itu menimbulkan keberatan, kata Doli, DPD bisa mengambil langkah mediasi dan mengambil kebijakan saat terjadi perselisihan antara DPD Provinsi dan DPD Kabupaten/Kota.

"Apabila mekanisme penyelesaian mediasi juga tidak bisa terjadi, maka ada mekanisme berikutnya dan yang terakhir di partai, yaitu diselesaikan pada tingkat Mahkamah Partai," jelas Doli.

Menurut Doli, masalah pemberhentian 10 Ketua DPD di Maluku ini adalah masalah organisasi. Ia pun meminta agar masalah ini tidak dikapitalisasi dan dikaitkan dengan Munas Golkar. 

"Jadi masalah Maluku itu harus kita lihat sebagai masalah organisasi yang kalaupun dianggap ada perselisihan, dapat diselesaikan secara organisatoris. DPP, dalam konteks ini Korbid Kepartaian, pasti akan mengambil langkah-langkah segera untuk menyikapi masalah itu," ujarnya. 

"Jangan dikapitalisasi menjadi masalah politik, apalagi ditarik-tarik dikaitkan dengan Munas," imbuh Doli.

Sebelumnya, mantan Ketua Pemenangan Pemilu Partai Golkar Azis Samual menyebut adanya penonaktifan 10 Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten/Kota Maluku. Aziz mengungkapkan penonaktifan itu dilakukan kemarin.

Azis mengatakan penonaktifan tersebut berkaitan dengan dukungan yang diberikan kesepuluh pimpinan DPD di Maluku itu kepada Bambang Soesatyo (Bamsoet). Azis, yang juga anggota timses Bamsoet, menyayangkan hal itu. 

"Itu benar ada 10 Ketua DPD II Maluku yang dinonaktifkan. Dalam rapat pleno jam 14.00 waktu Ambon," kata Aziz kepada wartawan, Rabu (10/7). 

Sepuluh kabupaten/kota yang kabarnya dinonaktifkan adalah Kota Ambon, Kabupaten Buru, Kabupaten Seram Bagian Timur, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Seram Bagian Barat, Kabupaten Maluku Barat Daya, Kabupaten Kepulauan Aru, Kabupaten Tual, Kabupaten Maluku Tenggara, dan Kabupaten Buru Selatan.

DPP Partai Golkar pun membantah penonaktifan 10 Ketua DPD II Maluku lantaran mendukung Bambang Soesatyo (Bamsoet) maju sebagai caketum. Menurut DPP, itu hanya alasan yang dibuat-buat. 

"Nggak benar, itu hanya alasan yang mereka gunakan untuk menutupi kesalahan mereka dalam menjalankan roda organisasi," kata Wasekjen Golkar Dave Laksono kepada wartawan, Rabu (10/7). (detik.com)

Berita Terkait

Berbagai Kasus, Empat WNI ditahan di Makau

Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan Berbasis Data, Ditjen Bina Adwil Percepat Penyusunan Kepmendagri

Baiq Nuril akan Ajukan Amnesti ke Jokowi, Moeldoko: Ada Prosesnya

DPR Gelar Paripurna Pengesahan Amnesti Jokowi untuk Baiq Nuril

BNN Sita Rekening Rp 8 Miliar Milik Toge Bandar Sabu

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

PSI X ESI Rohil Hadirkan Turnamen Free Fire Independent Day 2026

2

Kadisdikbud Rohil Pastikan Program Seragam Sekolah Gratis SD-SMP Tetap Berlanjut

3

STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi Siap Gelar UAS Genap TA 2025/2026

4

Menjembatani Peradaban, Menggapai Harapan: Jembatan Merah Putih Presisi di Rohil Diresmikan

5

Simak Arahan Kadisdikbud Rohil saat Buka MPLS di SMPN 1 Bangko

6

Ringankan Beban Masyarakat, Sat Binmas Polres Rohil Gelar Gerakan Pangan Murah

7

Muhammad Maliki Resmi Berlabuh ke PSI, Optimistis Tatap Pemilu 2029

8

Polsek Bangko Gelar Malam Pengantar Tugas Kompol Buyung Kardinal

9

65 Anggota Polres Rohil Naik Pangkat, Kapolres Tekankan Peningkatan Profesionalisme

10

Bupati Rohil Resmikan Festival Ekraf Pesona Boapi 2026, Dorong Digitalisasi UMKM Via QRIS