MENU TUTUP

Terbangkan Drone ke Dekat Pangkalan Militer, 2 Pria Singapura Akan Diadili

Sabtu, 06 Juli 2019 | 16:14:33 WIB
Terbangkan Drone ke Dekat Pangkalan Militer, 2 Pria Singapura Akan Diadili poto ilustrasi

Singapura - Untuk pertama kalinya, dua warga Singapura didakwa dan akan diadili karena menerbangkan drone di dekat pangkalan udara tanpa izin. Kasus semacam ini merupakan yang pertama di negara ini, di tengah upaya memberantas penggunaan drone secara ilegal.

Drone atau pesawat tanpa awak yang semakin populer menjadi tantangan tersendiri bagi otoritas penerbangan seluruh dunia. Seperti dilansir AFP, Sabtu (6/7/2019), dakwaan dijeratkan terhadap dua warga Singapura ini setelah bulan lalu, sejumlah penerbangan di bandara utama Singapura terganggu akibat drone. 

Kedua warga Singapura yang didakwa ini disebut bernama Ed Chen Junyuan (37) dan Tay Miow Seng (40). 

Dalam persidangan pada Jumat (5/7) waktu setempat, masing-masing dijerat satu dakwaan mengoperasikan drone kecil dalam jangkauan 5 kilometer dari Pangkalan Udara Paya Lebar tanpa izin resmi.

Menurut dokumen pengadilan, pelanggaran itu terjadi di sebuah lapangan terbuka pada 26 Juni lalu.

Dakwaan yang dijeratkan terhadap Ed dan Tay ini merupakan yang pertama dijeratkan terhadap individu di Singapura. Dakwaan serupa sebelumnya dijeratkan terhadap sebuah perusahaan pada Mei lalu. 

Diketahui bahwa menurut Otoritas Penerbangan Sipil Singapura, izin resmi diperlukan saat menggunakan drone untuk tujuan hiburan dalam jangkauan 5 kilometer dari sebuah bandara atau sebuah pangkalan udara, atau menerbangkan drone melebihi ketinggian 60 meter.

Kedua pria itu terancam hukuman denda hingga SG$ 20 ribu (Rp 204,7 juta) jika terbukti bersalah. 

Beberapa waktu terakhir, drone semakin sering memicu kekacauan bagi lalu lintas udara di seluruh dunia. Sama seperti Bandara Changi di Singapura, Bandara Gatwick dan Heathrow di Inggris juga dilanda sejumlah insiden yang dipicu drone.

Sumber : detik

Berita Terkait

Haris Azhar Tolak Jadi Saksi di MK, PDIP: 'Pukulan Balik' ke 02

Operasi Ketupat 2021, Polda Riau Kerahkan 1200 Personel Pengamanan

Mengapa Etnis Rohingya Begitu Dibenci di Myanmar?

Pidato Kenegaraan Jokowi Disambut Standing Applause Anggota Dewan

Wamenhan Singapura akan Kunjungi Riau

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Kronilogi Penganiayaan Pelajar MTS Hingga Tewas oleh Oknum Polisi

2

Wow! Ternyata Gubernur Dapet Bonus 1,7 Miliar Per Bulan Dari Pajak Kendaraan

3

Ironi di Riau, Barang Bukti Kasus Korupsi Malah Dikorupsi Lagi

4

Kecanduan Film Porno, Seorang Pria Bunuh Bocah Perempuan Lalu Perkosa Jasadnya

5

Disidang, Roy Suryo Sebut Ijazah Jokowi Yang Beredar 99 Persen Palsu

6

Hati-hati Modus Gerebek Mesum OTK di Pekanbaru Peras dan Rampas Mobil

7

Jejak Kasus Oknum Polisi Cabuli ABG Berdalih Tindak Pelanggar Lalu Lintas

8

Di Balik Surat BEM UGM untuk UNICEF: Nyawa Seharga Buku Tulis dan Teror yang Mengintai

9

Oknum Guru PPPK Diduga Selingkuh di Rumah Sendiri, Digerebek Suami dan Warga

10

Suport Atensi Kapolres Basmi Bali & Kenalpot Brong Demi Kenyamanan Masyarakat Jelang Ramadhan, " Ini