MENU TUTUP

Operasi Ketupat 2021, Polda Riau Kerahkan 1200 Personel Pengamanan

Kamis, 06 Mei 2021 | 05:22:35 WIB
Operasi Ketupat 2021, Polda Riau Kerahkan 1200 Personel Pengamanan

 

Pekanbaru - Kepolisian Daerah Riau menggelar apel gelar pasukan dalam rangka kesiapan operasi kepolisian terpusat dengan sandi Operasi Ketupat 2021 yang mengusung tema “Kita tingkatkan sinergi Polri dengan instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Idul Fitri 1442 H” bertempat dilapangan Mapolda Riau jl Patimura 13 Pekanbaru pada Rabu (05/05/2021).

Bertindak sebagai inspektur upacara Gubernur Riau H Syamsuar Msi bersama Kapolda Riau Irjen Agung Setia Imam Effendi SH SIK MSi, Kajati Riau DR Jaja Subagja SH MH serta Danrem 031/WB Brigjen TNI Syech Ismed. Dan turut hadir Ketua DPRD Riau, Wakapolda Riau, Danlanud RSN, Danlanal Dumai, Kepala Jasa Raharja, Pimpinan wilayah Bulog, Ketua MKA LAM Riau, Kadishub Riau.

Gubernur Syamsuar membacakan amanat Kapolri menjelaskan Apel gelar pasukan dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat-2021 dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1442 H, baik pada aspek personel maupun sarana prasarana, serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemda, dan mitra kamtibmas lainnya.

Menjelang hari raya Idul Fitri 1442 H tren kasus Covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan sebesar 2,03%. Hal ini disebabkan karena adanya peningkatan aktifitas masyarakat khususnya menjelang akhir bulan suci Ramadhan dan hari raya Idul Fitri.

Pemerintah telah mengambil kebijakan larangan mudik pada hari raya Idul Fitri 1442 H, pengalaman terjadinya tren kenaikan kasus setelah pelaksanaan libur panjang, termasuk peningkatan kasus sebesar 93% setelah pelaksanaan libur Idul Fitri pada tahun 2020 M/ 1441 H.

Operasi Ketupat-2021 harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh oleh seluruh jajaran dalam rangka menempatkan keselamatan masyarakat sebagai hukum tertinggi “Salus Populi Suprema Lex Esto", Di India terjadi penambahan kasus baru hingga mencapai 400.000 kasus dan angka kematian mencapai 3.500 kasus dalam sehari. Hal ini disebabkan kelengahan masyarakat terhadap protokol kesehatan. Adanya varian baru Covid-19 dari sejumlah negara yang masuk ke Indonesia seperti B.1.1.7 asal Inggris, B.1.617 asal India, dan B.1.351 asal Afrika Selatan.

Operasi Ketupat 2021 adalah upaya Polri dalam mencegah penyebaran Covid-19 melalui penyekatan dan penegakan terhadap protokol kesehatan. Prioritaskan langkah-langkah preemtif dan preventif secara humanis, sehingga masyarakat betul-betul mematuhi protokol kesehatan.

Upaya terakhir “ultimum remedium” secara tegas dan profesional terhadap pelanggar protokol kesehatan yang sudah berulang kali.

Tujuan yang ingin dicapai adalah masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan rasa aman dan nyaman serta terhindar dari bahaya Covid-19.

Kenyataan dimasyarakat banyak yang melaksanakan mudik mendahului atau “curi start mudik”, perlu adanya pengawasan ketat terhadap protokol kesehatan di daerah tujuan mudik, sentra perekonomian dan keramaian.

Kapolri memerintahkan agar Pasca Hari Raya Idul Fitri 1442 H melakukan langkah Mendirikan posko terpadu bersama dengan Satgas Covid-19 dan stakeholder terkait yang memiliki kelengkapan pemeriksaan Swab Antigen dan ruang isolasi sementara di sentra- sentra ekonomi. Juga langkah koordinasi dengan Satgas Covid-19 dan pengelola gedung untuk membatasi jumlah pengunjung maksimal 50% dari kapasitas yang ada dan pastikan sistemnya, siapkan petugas untuk menghitung jumlah pengunjung yang masuk, melakukan patroli gabungan secara periodik untuk memastikan tidak terjadi kerumunan di sentra perekonomian dan keramaian, sekaligus lakukan imbauan agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Usai apel gelar pasukan, ditampilkan simulasi pelaksanan PPKM oleh Polresta Pekanbaru dan dilanjutkan dengan pelepasan tim traching dan tim pemberian vaksin gratis untuk lansia dan bantuan sembako kepada korban terdampak covid-19 di Kota Pekanbaru.

Kapolda Riau Irjen Agung kepada awak media mengatakan dilaksanakannya apel gelar pasukan operasi ketupat lancang kuning, dihari hari biasa ingin memperlancar mudik tetapi pada tahun ini sudah diatur oleh ketentuan dan dikeluarkan instruksi larangan mudik.

“Maka kita semuanya mengharapkan dalam pelaksanaan operasi ini masayarakat bisa bekerja sama untuk tidak melaksanakan mudik dan kita juga ingin menggelar satu operasi dalam rangka upaya mencegah penularan covid-19 ini merebak di provinsi Riau,” terang Agung.

Pihaknya juga mengambil langkah-langkah untuk penanganannya terkait dengan banyaknya pasien yg terindikasi covid-19 dan kemudian dirawat dirumah sakit.

“Kita bersama sama dengan satgas covid-19 dalam melaksanakan operasi ini dengan mengerahkan 1200 personil untuk melakukan pengamanan dan kita juga mengerahkan seluruh Bhabinkamtibmas sebanyak 1006 personil secara terpisah dari operasi ketupat ini untuk mendirikan posko PPKM didaerahnya masing masing,” sambungnya.

“Ada 54 pos penyekatan yang tentu nantinya akan disesuaikan dengan bobot ancaman yg muncul,” tutupnya.

(Rilis/ red)

Berita Terkait

Membahayakan NKRI, Pemerintah Bubarkan HTI

Menkeu Purbaya Wajibkan 58% Dana Desa Untuk Koprasi Merah Putih

Tim Pembela Muslim Tepis Kaitan Abu Bakar Baasyir dengan Bom Thamrin

Capai 24 Persen, Progres Pembangunan Huntara di Aceh, Sumut, dan Sumbar Terus Dipercepat

1,13 Juta Wisatawan Asing ke RI di Juni 2017, Terbanyak dari China

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Polres Rohil Perkuat Integritas dan Nasionalisme Lewat Ngaji Kebangsaan

2

DPRD Rohil Gelar Paripurna Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

3

Daftar Lengkap 21 Pejabat Pemkab Rohil yang Baru Dilantik Bupati H. Bistamam

4

Polres Rohil tindak tegas Illegalloging di Sinaboi, 2 Tersangka Diamankan, Ratusan Batang Kayu Disit

5

Forum Media Daerah Rohil Resmi Surati DPRD, Desak RDP Soal Anggaran Kerjasama Media

6

Tingkatkan Stok Darah Pasien, PHR dan PMI Rohil Gelar Aksi Kemanusiaan

7

Tanam Pohon Trembesi di Sungai Bakau, Polsek Sinaboi Gencarkan Green Policing

8

Pamit ke Camat dan Pemdes, Mahasiswa KKN STAI Ar-Ridho Akhiri Masa Pengabdian di Sinaboi

9

Media Lokal Rohil Soroti Kemitraan Publikasi, Pemkab dan DPRD Diminta Buka Ruang Dialog

10

Hadir di Malam Puncak Haul ke-80, Dr. Maliki Ikuti Rangkaian Peringatan Syekh Oesman Syahbuddin