MENU TUTUP

Polisi Australia Tangkap 3 Pria di Sydney dalam Operasi Terkait ISIS

Selasa, 02 Juli 2019 | 11:06:30 WIB
Polisi Australia Tangkap 3 Pria di Sydney dalam Operasi Terkait ISIS

Sydney - Kepolisian antiterorisme Australia menangkap tiga pria dalam operasi penggerebekan di pinggiran Sydney. Operasi ini merupakan bagian dari penyelidikan terhadap para simpatisan kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). 

Seperti dilansir Reuters, Selasa (2/7/2019), identitas tiga pria yang ditangkap dalam penggerebekan pada Selasa (2/7) waktu setempat tidak disebut lebih lanjut. Hanya disebut bahwa ketiganya berusia 20 tahun, 23 tahun dan 30 tahun.

Mereka diperkirakan akan dijerat dakwaan pidana pada Selasa (2/7) ini juga. 

Laporan media lokal Australia, abc.net.au, menyebut Kepolisian Federal Australia mengonfirmasi bahwa operasi ini digelar bersama-sama dengan Kepolisian New South Wales. Tim gabungan ini disebut sebagai Tim Pemberantasan Terorisme Gabungan New South Wales (NSW) atau JCTT.


Disebutkan bahwa tim JCTT mengeksekusi perintah penggeledahan terhadap enam lokasi di pinggiran Sydney, seperti Canada Bay, Chester Hill, Greenacre, Green Valley, Ingleburn dan Toongabbie. 

Kepolisian New South Wales enggan mengungkapkan lebih banyak informasi soal penangkapan ini. 

"Tim Pemberantasan Terorisme Gabungan NSW mengonfirmasi telah melakukan operasi di Sydney hari ini. Tidak ada ancaman mendesak terhadap keselamatan masyarakat sebagai dampak dari aktivitas ini," demikian pernyataan Kepolisian New South Wales seperti dikutip abc.net.au.

"Informasi detail akan dirilis pada waktu yang tepat," imbuh pernyataan itu.


Diketahui bahwa wilayah kekhalifahan ISIS yang didirikan di Irak dan Suriah sejak tahun 2014 telah dimusnahkan dalam beberapa tahun terakhir. Namun ISIS diyakini masih menjadi ancaman sebagai gerakan bawah tanah. 

Australia yang merupakan sekutu setia Amerika Serikat, mempertahankan status waspada tinggi terhadap potensi serangan-serangan oleh militan radikal domestik sejak tahun 2014. Beberapa waktu terakhir, otoritas Australia mengungkapkan pihaknya telah menggagalkan sejumlah rencana serangan teror di wilayahnya.

(detik.com)

Berita Terkait

Prabowo Siap Bantu, Jokowi: Saya Harus Rundingkan dengan Koalisi

Pemkot Banda Aceh Keluarkan Seruan Bersama Pelarangan Perayaan Tahun Baru

Sidang Putusan Gugatan Pilpres Digelar Kamis 27 Juni Pukul 12.30 WIB

Jokowi Mau Undang Maskapai Asing, Rizal Ramli: Solusi Presiden Kok Cetek Amat

Tak Dapat Kursi DPR dari Solo dan Sekitarnya, PAN Gugat KPU ke MK

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Kronilogi Penganiayaan Pelajar MTS Hingga Tewas oleh Oknum Polisi

2

Wow! Ternyata Gubernur Dapet Bonus 1,7 Miliar Per Bulan Dari Pajak Kendaraan

3

Ironi di Riau, Barang Bukti Kasus Korupsi Malah Dikorupsi Lagi

4

Kecanduan Film Porno, Seorang Pria Bunuh Bocah Perempuan Lalu Perkosa Jasadnya

5

Disidang, Roy Suryo Sebut Ijazah Jokowi Yang Beredar 99 Persen Palsu

6

Hati-hati Modus Gerebek Mesum OTK di Pekanbaru Peras dan Rampas Mobil

7

Jejak Kasus Oknum Polisi Cabuli ABG Berdalih Tindak Pelanggar Lalu Lintas

8

Di Balik Surat BEM UGM untuk UNICEF: Nyawa Seharga Buku Tulis dan Teror yang Mengintai

9

Oknum Guru PPPK Diduga Selingkuh di Rumah Sendiri, Digerebek Suami dan Warga

10

Suport Atensi Kapolres Basmi Bali & Kenalpot Brong Demi Kenyamanan Masyarakat Jelang Ramadhan, " Ini