MENU TUTUP

PAN: Tak Perlu Ada Desakan ke Prabowo-Sandi Ucapkan Selamat ke Jokowi-Ma'ruf

Senin, 01 Juli 2019 | 08:50:29 WIB
PAN: Tak Perlu Ada Desakan ke Prabowo-Sandi Ucapkan Selamat ke Jokowi-Ma'ruf

Jakarta - PAN menanggapi pernyataan Sandiaga Uno yang menyebut memberi selamat kepada pemenang adalah bagian dari budaya barat. Menurut Wasekjen PAN Saleh P Daulay tidak perlu ada desakan kepada Prabowo-Sandiaga untuk mengucapkan selamat kepada Jokowi-Ma'ruf sebagai pemenang Pilpres 2019.

"Menurut saya, tidak perlu ada desakan pada pasangan Prabowo-Sandi untuk mengucapkan selamat. Pasalnya, dengan hasil putusan MK, pasangan ini mau tidak mau harus menerima. Bahkan, putusan tersebut berlaku final dan mengikat. Walau di dalam hati pasangan dan para pendukungnya masih ada ganjalan, tetapi kan tetap harus menerima (kekalahan). Apakah menerimanya dengan ikhlas atau terpaksa? Hanya mereka yang tahu, mungkin itu jugalah sebabnya mengapa mengucapkan selamat itu terasa agak janggal," kata Saleh kepada wartawan, Senin (1/7/2019).


Saleh mengatakan bagi pasangan calon yang gagal sangat manusiawi jika masih kurang nyaman untuk mengucapkan selamat kepada pemenang. Dia juga mengatakan daripada mendesak Prabowo-Sandi untuk mengucapkan selamat, lebih baik parpol koalisi Jokowi bersiap menentukan langkah di periode kedua.

"Daripada mengharapkan ucapan selamat, menurut saya, lebih baik fokus mempersiapkan program kerja periode berikutnya. Kalau hati paslon ini nanti sudah teduh, ucapan selamat itu bisa saja akan diucapkan dengan sendirinya. Kita tunggu saja," ucapnya.


Sebelumnya, Sandiaga menilai ucapan selamat seperti budaya barat. Meski begitu, Sandi menegaskan tetap menghormati putusan MK yang sudah final dan mengikat.

"Kami sudah menghormati putusan MK kemarin dan ini sudah tingkatan yang paling tinggi bahwa kita menghormati prosesnya dan selamat-selamat itu kan kayak budaya Barat ya. Di dalam kontestasi kita, setiap kali ketemu kita cipika-cipiki, selama debat kemarin kita selalu mengucapkan kata-kata yang baik, jadi nggak ada masalah," kata Sandiaga Uno di JCC, Minggu (30/6).(detik.com) 

 

Berita Terkait

PSI: PKS Akan Bikin Pemerintahan Islam, Kami Batalkan!

Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak

Kiprah Korps Brimob Polri dalam Menjaga Persatuan & kesatuan Bangsa

RI Bisa Belajar dari Malaysia Soal Harga Pangan

Aksi Super-Damai 212, Aa Gym: Saya Terharu

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Kronilogi Penganiayaan Pelajar MTS Hingga Tewas oleh Oknum Polisi

2

Wow! Ternyata Gubernur Dapet Bonus 1,7 Miliar Per Bulan Dari Pajak Kendaraan

3

Ironi di Riau, Barang Bukti Kasus Korupsi Malah Dikorupsi Lagi

4

Kecanduan Film Porno, Seorang Pria Bunuh Bocah Perempuan Lalu Perkosa Jasadnya

5

Disidang, Roy Suryo Sebut Ijazah Jokowi Yang Beredar 99 Persen Palsu

6

Hati-hati Modus Gerebek Mesum OTK di Pekanbaru Peras dan Rampas Mobil

7

Jejak Kasus Oknum Polisi Cabuli ABG Berdalih Tindak Pelanggar Lalu Lintas

8

Di Balik Surat BEM UGM untuk UNICEF: Nyawa Seharga Buku Tulis dan Teror yang Mengintai

9

Oknum Guru PPPK Diduga Selingkuh di Rumah Sendiri, Digerebek Suami dan Warga

10

Suport Atensi Kapolres Basmi Bali & Kenalpot Brong Demi Kenyamanan Masyarakat Jelang Ramadhan, " Ini