MENU TUTUP

Saksi Agus dari Tim Prabowo Juga Sekretaris Relawan

Rabu, 19 Juni 2019 | 11:56:06 WIB
Saksi Agus dari Tim Prabowo Juga Sekretaris Relawan

Jakarta - Tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menghadirkan saksi Agus Maksum. Agus mengaku mengetahui adanya DPT ganda dan KTP palsu. 

Berdasarkan catatan detikcom, Rabu (19/6/2019), nama Agus Maksum tercatat sebagai Sekretaris Relawan #2019GantiPresiden. Salah satu aksi yang diikuti Agus adalah Deklarasi #2019GantiPresiden yang sedianya akan digelar di Surabaya pada hari Minggu, 26 Agustus 2018.

Kala itu, peserta deklarasi berdatangan di Tugu Pahlawan sejak pukul 07.00. Meski area sekitar Tugu Pahlawan tengah dipenuhi warga yang sedang CFD, peserta deklarasi terlihat jelas karena sebagian mengenakan atribut #2019GantiPresiden seperti kaos atau topi.

Rata-rata dari mereka datang dalam kelompok-kelompok kecil. Namun ketika bertemu dengan kelompok lain, mereka membentuk konsentrasi massa. Karena tidak berizin, massa akhirnya dibubarkan oleh aparat.

"Kami mengultimatum kepada aparat penegak hukum khususnya Polri untuk bersikap adil khususnya dalam mengawal berjalannya Pemilu pada tahun 2019, demi menjaga martabat Institusi kepolisian sendiri," ujar Sekretaris Panitia Deklarasi #2019GantiPresiden Agus Maksum.

Agus mengatakan gerakan #2019GantiPresiden merupakan gerakan konstitusional dan gerakan moral. Gerakan tersebut dikatakan Agus memberikan penyadaran masyarakat pentingnya pergantian pemimpin.

"Kembali menegaskan kepada masyarakat yang kontra bahwa gerakan #2019GantiPresiden merupakan gerakan konstitusional sekaligus gerakan moral untuk memberikan penyadaran tentang pentingnya pergantian kepemimpinan nasional demi Indonesia yang lebih baik," imbuhnya. 

Deklarasi itu rencananya juga dihadiri oleh Ahmad Dhani, tapi urung karena suasana tidak kondusif. Ahmad Dhani hanya bertahan di dalam hotel karena warga Surabaya tidak menghendaki deklarasi itu.

"Mereka melakukan aksi-aksi yang tidak memiliki izin. Justru mereka yang membikin rusuh. Tapi pihak kepolisian melakukan pembiaran. Di depan Hotel Majapahit mereka tetap membiarkan jalan ditutup. Ketika saya tanya mereka mempunyai STTP atau tidak, pihak kepolisian mengaku tidak memiliki. Alasannya sama-sama dijaga," kata Agus kala itu.

Kini, Agus dihadirkan oleh tim ahli Prabowo-Sandiaga untuk bersaksi ke MK.

"Kami awalnya dari Tim IT, kemudian diminta BPN 02 menjadi Tim Ahli BPN pusat," kata Agus di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (19/6/2019). (detik.com)

Berita Terkait

BPN Janji Tak Kerahkan Massa Saat Sidang Gugatan di MK

Bupati Rohil H.Suyatno Buka Rakor Sensus Penduduk Tingkat Kabupaten

Polisi Terancam Tak Kelola Lagi Pembuatan SIM, STNK dan BPKB

Penahanan Belum Ditangguhkan, Pengacara Kivlan: Beliau Ambil Hikmahnya

Harga Daging Naik, Kementan Malah Salahkan Broker

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Polres Rohil Perkuat Integritas dan Nasionalisme Lewat Ngaji Kebangsaan

2

DPRD Rohil Gelar Paripurna Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

3

Daftar Lengkap 21 Pejabat Pemkab Rohil yang Baru Dilantik Bupati H. Bistamam

4

Polres Rohil tindak tegas Illegalloging di Sinaboi, 2 Tersangka Diamankan, Ratusan Batang Kayu Disit

5

Forum Media Daerah Rohil Resmi Surati DPRD, Desak RDP Soal Anggaran Kerjasama Media

6

Tingkatkan Stok Darah Pasien, PHR dan PMI Rohil Gelar Aksi Kemanusiaan

7

Tanam Pohon Trembesi di Sungai Bakau, Polsek Sinaboi Gencarkan Green Policing

8

Pamit ke Camat dan Pemdes, Mahasiswa KKN STAI Ar-Ridho Akhiri Masa Pengabdian di Sinaboi

9

Media Lokal Rohil Soroti Kemitraan Publikasi, Pemkab dan DPRD Diminta Buka Ruang Dialog

10

Hadir di Malam Puncak Haul ke-80, Dr. Maliki Ikuti Rangkaian Peringatan Syekh Oesman Syahbuddin