MENU TUTUP

Menkeu Tak Soal Dana Pemda di Bank, Asal...

Minggu, 07 Agustus 2016 | 18:29:35 WIB
Menkeu Tak Soal Dana Pemda di Bank, Asal... Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan pemerintah daerah (Pemda) tidak harus menghabiskan seluruh simpanannya di bank, tetapi wajib memaksimalkan penyerapan anggaran sesuai dengan prioritas dan peruntukannya.

Ia bisa memaklumi jika ada daerah, yang kapasitas fiskalnya mumpuni dan ekonominya relatif mandiri, memiliki simpanan uang di bank. Dengan catatan kas daerah tersebut sudah menjamin kebutuhan anggaran untuk pembangunan dan operasional pemda.

Sri Mulyani mencontohkan DKI Jakarta, yang perekonomiannya disokong oleh aktivitas swasta dan belanja masyarakat yang luar biasa. Alhasil, dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak menjadi penggerak utama perekonomian sehingga wajar jika memiliki simpanan besar di bank.

"Mereka itu tidak harus menghabiskan seluruh anggarannya. Sama seperti daerah yang kaya natural resources di dunia," ucap Sri Mulyani di Kompleks Istana Kepresidenan sebagaimana dikutip CNN Indonesia, Jumat (5/8).

Atas saran Sri Mulyani, Presiden Joko Widodo kemarin mengungkap daftar daerah yang menimbun uang negara di bank. Beberapa provinsi yang paling besar memiliki simpanan di bank adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Riau, Papua, dan Jawa Tengah.

Menkeu menjelaskan, pemerintah pusat sengaja mengungkap daftar daerah pemilik simpanan di bank untuk mendorong belanja dan optimalisasi penggunaan anggaran negara. Terutama bagi daerah-daerah yang kapasitas fiskalnya terbatas dan sangat bergantung pada pos anggaran transfer ke daerah di APBN.

Intinya, ia mengingatkan pemerintah daerah bersama mitra kerjanya di DPRD untuk mengoptimalkan pengelolaan APBD setelah menerima jatah anggaran dari pusat.

"Jadi ini tujuannya tidak untuk mempermalukan atau menyudutkan. Tapi agar uang yang dikumpulkan dan disalurkan bisa digunakan setepat mungkin sesuai aturan dan waktu," kata mantan Menko Perekonomian ini.

Optimalisasi anggaran daerah, lanjut Sri Mulyani, diharapkan menggerakan roda ekonomi di daerah sehingga distribusi pendapatan menjadi lebih merata. Dengan demikian, manfaat ekonomi dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat, terutama masyarakat kurang mampu.

"Fungsi saya sebagai Menkeu dan bendahara negara, dari sisi pembukuan dan alokasi harus jelas. Kalau memang ada hal-hal yang bisa kami bantu, saya coba bantu," ujar mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini.

sumber: detik.com

Berita Terkait

Jelang Pilpres, Babinsa Koramil 05 /RM Terus Lakukan Sosialisasi Kepada Masyarakat

Jadi Karena Hal Ini Lho Seseorang Bisa Mabuk Perjalanan

Fakta-fakta Rian, Pengusaha Muda Penyewa Jasa Seks Vanessa Angel

Seorang Perwira Polisi Meinggalkan Dinasnya Demi Menjadi Tukang Ojek, Publik Heran..

Di Tuding Jual Lahan Dan Ganti RT Sesuka Hati, Ini Jawaban Penghulu Jumrah

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

DPRD Rohil Gelar Paripurna Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

2

Daftar Lengkap 21 Pejabat Pemkab Rohil yang Baru Dilantik Bupati H. Bistamam

3

Polres Rohil tindak tegas Illegalloging di Sinaboi, 2 Tersangka Diamankan, Ratusan Batang Kayu Disit

4

Forum Media Daerah Rohil Resmi Surati DPRD, Desak RDP Soal Anggaran Kerjasama Media

5

Tingkatkan Stok Darah Pasien, PHR dan PMI Rohil Gelar Aksi Kemanusiaan

6

Tanam Pohon Trembesi di Sungai Bakau, Polsek Sinaboi Gencarkan Green Policing

7

Pamit ke Camat dan Pemdes, Mahasiswa KKN STAI Ar-Ridho Akhiri Masa Pengabdian di Sinaboi

8

Media Lokal Rohil Soroti Kemitraan Publikasi, Pemkab dan DPRD Diminta Buka Ruang Dialog

9

Hadir di Malam Puncak Haul ke-80, Dr. Maliki Ikuti Rangkaian Peringatan Syekh Oesman Syahbuddin

10

Malam Puncak Haul ke-80 Syekh Oesman Syahbuddin, Bagansiapiapi Dipadati Jamaah dan Masyarakat