MENU TUTUP

Kasatgas Tito Tinjau Progres Pembersihan Lumpur di Permukiman Aceh Tamiang

Jumat, 20 Februari 2026 | 08:32:28 WIB
Kasatgas Tito Tinjau Progres Pembersihan Lumpur di Permukiman Aceh Tamiang

Aceh Tamiang - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Dusun Damai, Desa Bundar, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Kamis (19/2/2026). Dalam peninjauan tersebut, Tito melihat langsung progres pembersihan lumpur yang dilakukan para praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Tito menjelaskan, pembersihan yang dilakukan para praja saat ini fokus pada permukiman warga termasuk lorong-lorong gang. Pengerahan ini dilakukan setelah para praja pada gelombang sebelumnya berhasil membersihkan lumpur di kompleks kantor pemerintahan Kabupaten Tamiang.

"Saya juga sudah berapa kali ke sini, dari pertama itu benar-benar lumpur penuh semua. Jadi memang untuk menghidupkan kota ini, kita harus melakukan pembersihan lumpur, yang paling utama sekali," ujar Tito saat memberikan keterangan kepada awak media.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Kabupaten Tamiang merupakan salah satu daerah yang terdampak banjir cukup parah. Bahkan aktivitas pemerintahan di daerah tersebut sempat terhenti karena kompleks kantor pemerintahan Kabupaten Aceh Tamiang dipenuhi lumpur. Kondisi itulah yang menggerakkan Tito untuk mengerahkan para praja IPDN ikut membantu membersihkan agar pelayanan publik kembali aktif.

Tito mengatakan bahwa masyarakat perlu dibantu termasuk dalam membersihkan sisa lumpur akibat banjir. Berkat upaya yang dilakukan oleh praja IPDN dan pihak terkait lainnya, kini beberapa dusun yang semula dipenuhi lumpur kini mulai bersih.

"Prinsip kita ingin agar Kota (Kabupaten) Tamiang ini, pusat pemerintahan di kawasan Tamiang ini, ini betul-betul bisa bersih. Dan semuanya bisa normal kembali," ujarnya.

Tito mengaku sangat puas terhadap kinerja para praja baik yang dikirimkan pada gelombang pertama maupun kedua. Pasalnya, upaya yang dilakukan telah berhasil membersihkan lumpur di lokasi terdampak.

"Saya pribadi puas, kenapa? Karena pada waktu saya datang pertama dan kedua kali, Kantor Bupati ... semuanya [dipenuhi] lumpur tidak bisa bekerja sama sekali," jelasnya.

Dalam peninjauan itu, Tito juga sempat berkomunikasi dengan para praja IPDN dan masyarakat setempat. Ia juga menyerap aspirasi masyarakat setempat terkait dengan fasilitas yang perlu diperhatikan seperti ketersediaan air bersih.

Sebagai informasi, dalam peninjauan itu Tito didampingi sejumlah pejabat. Mereka di antaranya Ketua Umum (Ketum) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kemendagri Safrizal ZA, Rektor IPDN Halilul Khairi, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi, dan pejabat terkait lainnya.**

Rilis : Satgas PRR.

Berita Terkait

Wamendagri Bima Arya Harap Kawal Kebijakan Presiden Prabowo

Ribuan Orang di Solo Turun ke Jalan Rayakan Pertemuan Jokowi-Prabowo

Jelang Pilpres, Sandiaga Uno Raup Rp 71 Miliar

PDIP Ungkap Alasan Kongres Dipercepat

Inses di Luwu Bermula dari Ejekan soal Perjaka Tua

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Polres Rohil Ungkap Peredaran Narkotika Jenis Ekstasi Seberat 5,8 KG, Enam Tersangka Diamankan

2

Kapolda Riau Beri Penghargaan kepada Polres Rohil Atas Pengungkapan 80 Kg Sabu

3

Kajari Rohil Firdaus Perkuat Sinergi dengan Insan Pers melalui Coffee Morning

4

Awali Hari Kerja 2026: Bupati H. Bistamam Tekankan Disiplin dan Percepatan Program

5

Dr. Muhammad Maliki Buka Peluang Kerja bagi 10 Putra-Putri Rokan Hilir

6

Sekda Rohil Pimpin Rapat Finalisasi Dokumen RT RW :Percepat Pengesahan

7

Kalapas Bangkinang Apresiasi Dedikasi Petugas Selama 3 Hari Pelayanan Prima

8

Kunjungan Lebaran Di Lapas Bangkinang Warnai Kehangatan

9

Kapolres Rohil Tinjau Pos Pengamanan Ops Ketupat Lancang Kuning 2026

10

Oknum Wartawan Kena OTT Polisi Diduga Peras Pengacara 3 Juta Untuk Lebaran