Sport

Ajang Gymkhana Tingkat Asia Akan Digelar di Kota Semarang

Walikota Semarang Hendrar Prihadi bertemu dengan perwakilan IMI untuk membahas ajang Gymkhana tingkat Asia

Semarang,Wawasanriau.com - Ajang otomotif internasional akan kembali digelar di Kota Semarang. Kali ini kompetisi balap mobil Gymkhana, diikuti peserta dari 16 negara yang akan unjuk gigi pada 22 Juli 2017 mendatang.

Gymkhana merupakan olahraga otomotif sejenis slalom. Nantinya ajang bernama "Asia Zone Auto Gymkhana Championship 2017" itu diikuti peserta berbagai negara antara lain Jepang, Korea Selatan, Australia, Selandia Baru, China, Hongkong, dan Indonesia.

Kepastian penyelenggaraan acara itu ditandai dengan adanya pertemuan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan perwakilan Genta Auto & Sport, Tjahyadi Gunawan, selaku penyelenggara yang ditetapkan Ikatan Motor Indonesia. Pertemuan berlangsung di Balai Kota Semarang siang tadi.

Kompetisi Gymkhana tingkat Asia itu berada di bawah naungan Federation International de I'Automobile (FIA). Sedangkan penyelenggaraan kompetisi di Semarang adalah seri pertama sebelum empat seri berikutnya yang akan digelar di Jepang, Korea, Malaysia, dan Taiwan.

"Saya rasa tepat menunjuk Kota Semarang sebagai tuan rumah mengingat Kota Semarang berada di jalur lintas pulau Jawa yang posisinya strategis untuk gelaran internasional seperti ini sehingga memudahkan orang untuk datang," kata Wali Kota yang akrab disapa Hendi itu, Selasa (6/6/2017).

Hendi menjelaskan pihaknya akan mempersiapkan dengan baik penyelenggaraan tersebut sehingga bisa menjamu tamu-tamu dari luar negeri dengan layak. Menurutnya hal ini menjadi langkah bagus agar Semarang menjadi perhatian dunia.

"Ini menjadi lompatan besar bagi kami karena perhatian dunia untuk kesekian kalinya akan tertuju ke Kota Semarang. Kami akan persiapkan dengan baik," tandas Hendi.

Sementara itu Tjahyadi Gunawan mengatakan kejuaraan balap tingkat Asia itu akan menyedot perhatian Internasional karena berbagai media dari luar negeri juga akan datang.

"Nanti dari setiap negara akan membawa media masing-masing," tandas Tjahyadi.


sumber:detik.com


[Ikuti Wawasanriau.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar