MENU TUTUP

Ketua Komisi II DPRD Kampar Tony Hidayat Tegaskan Pelayanan RSUD Bangkinang

Sabtu, 27 September 2025 | 22:40:04 WIB
Ketua Komisi II DPRD Kampar Tony Hidayat Tegaskan Pelayanan RSUD Bangkinang

KAMPAR(WRC) - Salah seorang keluarga pasien sangat kecewa terhadap pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangkinang 

Pasca viralnya postingan keluarga pasien berinisial FJ di salah satu akun media sosial memantik ratusan komentar netizen.

Ketua komisi II DPRD(Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Kampar Tony Hidayat memberikan tanggapan.

Perwakilan Awak media mengkonfirmasi via WhatsApp, Sabtu(27/9/2025) terkait dengan buruknya pelayanan di RSUD Bangkinang.

Tony mengatakan, ia belum mengetahui secara  jelas fakta kejadiannya yang sebenarnya. 

“Oleh karna itu tentu kami meminta penjelasan seperti apa kejadian yang sebenarnya kepada pihak RSUD Bangkinang, jika ini sebuah fakta tentu amat kita sayangkan,” ujar Tony.

Rumah sakit itu penanganan medis tentu ada SOP (Standar Operasional Prosedur).

“Jika ini dianggap sebuah kelalaian kita minta supaya ini diperbaiki sistem pelayanannya,” imbuh Tony.

Selang beberapa waktu Tony Hidayat mencoba melakukan komunikasi dengan Plt Direktur RSUD Umum Bangkinang dr.Imawan Hardiman, Sp. KK.

Tony mengatakan setelah  melakukan komunikasi dengan Plt Direktur RSUD Bangkinang dr.Imawan Hardiman, Sp. KK.

" Plt Direktur RSUD Bangkinang dr. Imawan menyampaikan tidak ada tindakan yang non Prosedural, semua sudah sesuai SOP dan bisa dipertanggung jawabkan,"katanya.

Akibat dari sudah viralnya di platform media sosial Plt Direktur RSUD Bangkinang dr. Imawan sudah mengambil 3 langkah :

1 menyurati keluarga pasien secara resmi untuk datang ke rumah sakit supaya mendapatkan penjelasan resmi dari pihak rumah sakit, ternyata keluarga pasien tidak datang.

2 Diutus staf rumah sakit kebetulan adalah tetangga dari keluarga pasien untuk supaya dia mau datang untuk diberikan penjelasan, keluarga pasien juga tidak datang.

3 Di telpon supaya perwakilan keluarga pasien datang kerumah sakit, tetapi keluarga pasien juga tidak mau datang, tetapi pihak keluarga pasien mengajak untuk pertemuan diluar rumah sakit, pihak rumah sakit tidak mau jumpa diluar karna kejadian ini dirumah sakit, bukan diluar rumah sakit.

Tony Hidayat bingung, kenapa pihak keluarga pasien tidak mau datang ke rumah sakit, dan kenapa mau pertemuan diluar ?

Harusnya selaku keluarga pasien datang kerumah sakit supaya dia mendapatkan penjelasan yang sejelas-jelasnya.

Tony Hidayat berharap kepada Plt Direktur RSUD Bangkinang dr.Imawan Hardiman untuk memberikan informasi lebih detail kepada insan pers dan menggelar konferensi pers.

Tony Hidayat apresiasi langkah pihak rumah sakit kepada keluarga pasien, Toni berharap sekali lagi untuk menyurati keluarga pasien sekali lagi, dan Toni berharap kepada keluarga pasien untuk menerima atau menghadiri undangan agar mendapatkan informasi yang jelas.(Jhon)

Berita Terkait

Bupati Rohil Minta Seluruh ASN Terus Tingkatkan Kinerja dan Kekompakan

Pemkab Rohil Kembali Menggelar Konsultasi Publik ll Penyusunan KLHS dan RPJMD Tahun 2025 - 2029

DMI Rohil Gelar Rakerda I Dan Silaturrahmi Dengan Pengurus Masjid

Atasi Banjir:Suwandi Pimpin Langsung Pembersihan Aliran Sungai Garam

Apel Terakhir Wakapolda Riau, Brigjen Jossy Sampaikan Pesan Perpisahan

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

PSI X ESI Rohil Hadirkan Turnamen Free Fire Independent Day 2026

2

Kadisdikbud Rohil Pastikan Program Seragam Sekolah Gratis SD-SMP Tetap Berlanjut

3

STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi Siap Gelar UAS Genap TA 2025/2026

4

Menjembatani Peradaban, Menggapai Harapan: Jembatan Merah Putih Presisi di Rohil Diresmikan

5

Simak Arahan Kadisdikbud Rohil saat Buka MPLS di SMPN 1 Bangko

6

Ringankan Beban Masyarakat, Sat Binmas Polres Rohil Gelar Gerakan Pangan Murah

7

Muhammad Maliki Resmi Berlabuh ke PSI, Optimistis Tatap Pemilu 2029

8

Polsek Bangko Gelar Malam Pengantar Tugas Kompol Buyung Kardinal

9

65 Anggota Polres Rohil Naik Pangkat, Kapolres Tekankan Peningkatan Profesionalisme

10

Bupati Rohil Resmikan Festival Ekraf Pesona Boapi 2026, Dorong Digitalisasi UMKM Via QRIS