MENU TUTUP

Kasat Reskrim Polres Dumai Bersama Disperindag Lakukan Bapokting Dipasar & Toko

Sabtu, 01 Maret 2025 | 18:23:54 WIB
Kasat Reskrim Polres Dumai Bersama Disperindag Lakukan Bapokting Dipasar & Toko

DUMAI,WAWASANRIAU.COM - Memasuki bulan suci Ramadan, Unit II Tipidter Polres Dumai bersama Dinas Perdagangan Kota Dumai melakukan monitoring harga dan ketersediaan bahan pokok penting (Bapokting) di beberapa titik pasar dan toko di Kota Dumai. Dari hasil pengecekan, ketersediaan bahan pangan dinilai cukup, dan tidak ada lonjakan harga yang signifikan, Sabtu ( 01/03/2025 )

Kasat Reskrim Polres Dumai, AKP Kris Tofel, S.Tr.K., S.I.K., yang didampingi oleh Kanit Tipidter IPDA Gery Barloy Pangestu, S.Tr.K., mewakili Kapolres Dumai AKBP Hardi Dinata H, S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa pihak kepolisian terus melakukan pemantauan guna mencegah potensi penimbunan maupun spekulasi harga di pasaran.

"Kami memastikan stok Bapokting di Kota Dumai dalam kondisi aman. Sejauh ini, tidak ditemukan indikasi kelangkaan atau kenaikan harga yang tidak wajar," ujar AKP Kris Tofel.

Dari hasil monitoring, stok gula dan beras di Toko UD. Asian Winata terpantau aman dengan masing-masing 30 ton. Sementara di Toko Mandiri Jaya Jln. Ombak, stok bawang putih mencapai 4 ton dengan harga Rp30.000 per kilogram, serta bawang bombay tersedia sebanyak 450 kilogram.

Adapun harga cabai merah bukit di Pasar Sri Mersing tercatat Rp60.000 per kilogram, sementara cabai setan Rp80.000 per kilogram.

Selain itu, harga daging sapi masih stabil di angka Rp150.000 per kilogram, daging ayam ras Rp25.000 per kilogram, dan ikan kembung segar dijual seharga Rp38.000 per kilogram.

Sedangkan minyak goreng merek Minyakita dijual Rp16.000 per liter, dan minyak premium Rp22.000 per liter. Harga telur ayam ras juga terpantau stabil di angka Rp1.700 per butir.

Menurut AKP Kris Tofel, langkah ini bertujuan untuk memberikan kepastian bagi masyarakat bahwa kebutuhan pokok menjelang dan selama Ramadan tetap terpenuhi.

"Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga stabilitas harga dan distribusi bahan pokok agar tidak terjadi lonjakan yang merugikan masyarakat," jelasnya.

Pihak kepolisian juga mengimbau kepada para pedagang agar tidak melakukan penimbunan barang demi keuntungan pribadi.

"Jika ada temuan praktik yang merugikan masyarakat, seperti penimbunan atau permainan harga, kami tidak akan ragu untuk menindak tegas sesuai aturan yang berlaku," tegas AKP Kris Tofel.

Secara keseluruhan, hasil pemantauan menunjukkan bahwa harga-harga bahan pokok di Kota Dumai masih dalam batas wajar dan stok dalam kondisi aman.

Monitoring akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok selama bulan Ramadhan. (Fitri)

Berita Terkait

Irjen Iqbal : Polda Riau Siap Amankan Proses Pemilu Termasuk Tahapan Kampanye

IWO Rohil Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan Wartawan

Kapolsek Bangko Akui Segera Cek Penemuan Alat Isap Sabu di SD 026

WADUUUH... Hotel KEN Bagansiapiapi Kedapatan Sejumlah PSK, Dua Positif Narkoba

Penghina presiden melalui WhatsApp diciduk Polisi

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Kronilogi Penganiayaan Pelajar MTS Hingga Tewas oleh Oknum Polisi

2

Wow! Ternyata Gubernur Dapet Bonus 1,7 Miliar Per Bulan Dari Pajak Kendaraan

3

Ironi di Riau, Barang Bukti Kasus Korupsi Malah Dikorupsi Lagi

4

Kecanduan Film Porno, Seorang Pria Bunuh Bocah Perempuan Lalu Perkosa Jasadnya

5

Disidang, Roy Suryo Sebut Ijazah Jokowi Yang Beredar 99 Persen Palsu

6

Jejak Kasus Oknum Polisi Cabuli ABG Berdalih Tindak Pelanggar Lalu Lintas

7

Di Balik Surat BEM UGM untuk UNICEF: Nyawa Seharga Buku Tulis dan Teror yang Mengintai

8

Oknum Guru PPPK Diduga Selingkuh di Rumah Sendiri, Digerebek Suami dan Warga

9

Suport Atensi Kapolres Basmi Bali & Kenalpot Brong Demi Kenyamanan Masyarakat Jelang Ramadhan, " Ini

10

Sidang Isbad, Muhammadiah Tetapkan 18 Februari 2026 Lebih Awal Dari Pemerintah