MENU TUTUP

Kapolres Dumai Hadir Dalam Acara Panen Raya Jagung Serentak di Bukit Kapur

Rabu, 26 Februari 2025 | 13:30:17 WIB
Kapolres Dumai Hadir Dalam Acara Panen Raya Jagung Serentak di Bukit Kapur

DUMAI,WAWASANRIAU.COM - Hamparan ladang jagung yang menguning di Kelurahan Bagan Besar Timur, Kecamatan Bukit Kapur, menjadi bukti nyata keberhasilan program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah.

Dalam acara Panen Raya Jagung Serentak Tahap I untuk Mendukung Swasembada Pangan Tahun 2025, (26/2), berbagai elemen masyarakat dan pemerintah turut hadir, termasuk Kapolres Dumai, AKBP Hardi Dinata H., S.I.K., M.M., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Dumai, Ny. Kiki Hardi Dinata.

Selain Kapolres, acara ini juga dihadiri oleh Wakapolres Dumai, Kompol Rahmat Syah, S.Kom, S.I.K, M.I.K., para PJU Polres Dumai serta Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Dumai, Mukhlis Suzantri, S.Hut, M.Si. Hadir pula Kapolsek Bukit Kapur, IPTU Anra Nosa, S.H, M.H., Sekcam Bukit Kapur, Risman, Danramil 02 Bukit Kapur, Kapten Inf. Syuar Hendri, para lurah se-Kecamatan Bukit Kapur, Ketua BEM Kota Dumai, Wildan, dan Bhayangkari Ranting Bukit Kapur.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Dumai menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam mendukung ketahanan pangan.

"Saya ucapkan terima kasih kepada Camat, Sekcam, Lurah, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung kegiatan ini. Kehadiran mahasiswa juga sangat berarti karena mereka adalah generasi penerus yang harus peduli terhadap ketahanan pangan," ujar Kapolres.

Ia menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk mendukung program nasional, salah satunya ketahanan pangan.

"Polri mengimplementasikan empat program ketahanan pangan, salah satunya Program Perkarangan Pangan Bergizi, yang bertujuan untuk menciptakan ketahanan pangan di tingkat rumah tangga serta mendukung program makan bergizi gratis," jelasnya.

Selain itu, Kapolres juga mendorong pemanfaatan lahan produktif untuk menciptakan lumbung pangan di setiap daerah.

"Kita harus mengoptimalkan Program Pemanfaatan Lahan Produktif agar Indonesia bisa menjadi lumbung pangan dunia. Jika kita serius mengelola sumber daya yang ada, kita tidak hanya mampu mencukupi kebutuhan sendiri, tetapi juga berkontribusi bagi daerah lain," tambahnya.

Kapolres Dumai juga menyoroti pentingnya pengawasan distribusi pangan agar bantuan dari pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Polri juga akan berperan dalam Program Pengawasan Distribusi, memastikan bantuan pangan didistribusikan dengan tepat sasaran. Jangan sampai ada pihak yang menyalahgunakan program ini untuk kepentingan pribadi," tegasnya.

Selain mendukung produksi dan distribusi pangan, Polri juga akan merekrut personel dengan kompetensi khusus di bidang pertanian, perikanan, dan kesehatan masyarakat.

"Kami sedang menjalankan Rekrutmen Personel Polri Bakomsus, dengan tujuan merekrut anggota yang memiliki keahlian di bidang pertanian, perikanan, peternakan, serta gizi dan kesehatan. Dengan adanya personel yang memiliki kompetensi ini, Polri dapat lebih aktif dalam mendukung program ketahanan pangan," ungkapnya.

Kapolres Dumai mengajak seluruh pihak untuk lebih peduli terhadap pertanian dan ketahanan pangan.

"Ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat. Jika setiap rumah tangga bisa memanfaatkan pekarangan untuk menanam bahan pangan, maka kita bisa lebih mandiri dalam mencukupi kebutuhan," katanya.

Keberhasilan panen raya ini juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda, terutama mahasiswa, untuk turut serta dalam sektor pertanian.

"Saya berharap mahasiswa yang hadir di sini bisa melihat bahwa pertanian adalah sektor yang menjanjikan. Jangan hanya terpaku pada sektor industri dan jasa, karena pertanian adalah dasar dari kemandirian bangsa," ujar Kapolres.

Dengan berakhirnya panen raya ini, Kapolres Dumai menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus didorong untuk mendukung swasembada pangan.

"Panen raya ini bukan sekadar seremoni, tetapi langkah awal menuju kemandirian pangan. Mari kita jadikan ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani," pungkasnya.(Fitri)

 

Berita Terkait

Inspektorat Bangkinang Terkesan Tutupi Dugaan Korupsi RSUD, kenapa?

Terhadap Pelaksanaan Eksekusi Lahan Milik Ayahnya, Ahli Waris Jhony Charles BA MBA Angkat Bicara

Marak, Judi Cap Ji ki di Bagansiapiapi Rohil resahkan warga

Kasat Reskrim Polres Dumai Bersama Disperindag Lakukan Bapokting ke Pasar -pasar

Bawa Sabu, Warga Bagan Batu Rohil di Tangkap Polisi

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Kronilogi Penganiayaan Pelajar MTS Hingga Tewas oleh Oknum Polisi

2

Wow! Ternyata Gubernur Dapet Bonus 1,7 Miliar Per Bulan Dari Pajak Kendaraan

3

Ironi di Riau, Barang Bukti Kasus Korupsi Malah Dikorupsi Lagi

4

Kecanduan Film Porno, Seorang Pria Bunuh Bocah Perempuan Lalu Perkosa Jasadnya

5

Disidang, Roy Suryo Sebut Ijazah Jokowi Yang Beredar 99 Persen Palsu

6

Jejak Kasus Oknum Polisi Cabuli ABG Berdalih Tindak Pelanggar Lalu Lintas

7

Di Balik Surat BEM UGM untuk UNICEF: Nyawa Seharga Buku Tulis dan Teror yang Mengintai

8

Oknum Guru PPPK Diduga Selingkuh di Rumah Sendiri, Digerebek Suami dan Warga

9

Suport Atensi Kapolres Basmi Bali & Kenalpot Brong Demi Kenyamanan Masyarakat Jelang Ramadhan, " Ini

10

Sidang Isbad, Muhammadiah Tetapkan 18 Februari 2026 Lebih Awal Dari Pemerintah