MENU TUTUP

WNI Asal Riau Tewas Ditembak Aparat Malaysia, Anggota DPR RI Maharani Desak Pemerintah Ambil Sikap

Jumat, 31 Januari 2025 | 09:15:57 WIB
WNI Asal Riau Tewas Ditembak Aparat Malaysia, Anggota DPR RI Maharani Desak Pemerintah Ambil Sikap

Jakarta,wawasanriau.com - Anggota Komisi IX DPR RI dr. Maharani, mengecam keras peristiwa penembakan yang dilakukan oleh petugas Agensi Penguat kuasa Maritim Malaysia (APMM) terhadap lima warga negara Indonesia (WNI) yang terjadi pada Jumat, 24 Januari 2025 lalu, di perairan Selangor, Malaysia.

Penembakan ini mengakibatkan salah satu dari WNI asal Riau meninggal dunia, sementara empat lainnya mengalami luka-luka.

"Kami sangat mengesalkan dan mengecam keras tindakan kekerasan yang terjadi di perairan Selangor ini. Untuk itu, kami mendesak agar Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) segera meminta keterangan terkait insiden ini", Ujar Maharani, Anggota Komisi IX DPR RI dari Dapil Riau 1

Maharani berharap agar Pemerintah dapat konsisten menyelesaikan persoalan ini secara transparan sampai tuntas. Menurutnya, insiden ini bukan hanya sekedar insiden berdarah semata, namun juga sebagai sebuah bentuk insiden yang dapat merusak hubungan diplomatik antar kedua Negara.

"Melalui insiden ini, mau tidak mau kita harus mengakui bahwa perlindungan terhadap pekerja migran kita masih sangat lemah. Untuk itu, terkait insiden ini Pemerintah harus konsisten menyelesaikan persoalan ini sampai tuntas,” kata Maharani dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (27/1/2025).

Lebih lanjut, Maharani juga turut menyampaikan duka cita atas wafatnya salah satu WNI yang berasal dari Riau yang mana juga merupakan warga dari Daerah Pemilihannya, yakni Riau 1

Sebagaimana diketahui, insiden penembakan terhadap lima PMI non-prosedural oleh APMM terjadi pada Jumat (24/1) pukul 03.00 dini hari waktu Malaysia.

Insiden penembakan tersebut mengakibatkan seorang pekerja migran asal Riau meninggal dunia, satu lainnya dalam kondisi kritis, dan tiga orang dirawat di beberapa rumah sakit di Selangor, Malaysia.**

Berita Terkait

Dishut Sebut Jambi dan Palembang Pengirim Kabut Asap Ke Bagansiapiapi

Bocah 11 Tahun Surati Menteri Minta Blokir PUBG

Prabowo: Banyak Dana Desa Yang Tak Sampai Ke Rakyat Selama 10 Tahun Terakhir

Istana Pastikan Draf Revisi UU KPK dari Pemerintah Banyak Ubah Versi DPR

TKN Setuju Istilah 'Cebong-Kampret' Dikubur: Pilpres Bukan Saling Ledek

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Kronilogi Penganiayaan Pelajar MTS Hingga Tewas oleh Oknum Polisi

2

Wow! Ternyata Gubernur Dapet Bonus 1,7 Miliar Per Bulan Dari Pajak Kendaraan

3

Ironi di Riau, Barang Bukti Kasus Korupsi Malah Dikorupsi Lagi

4

Kecanduan Film Porno, Seorang Pria Bunuh Bocah Perempuan Lalu Perkosa Jasadnya

5

Disidang, Roy Suryo Sebut Ijazah Jokowi Yang Beredar 99 Persen Palsu

6

Hati-hati Modus Gerebek Mesum OTK di Pekanbaru Peras dan Rampas Mobil

7

Jejak Kasus Oknum Polisi Cabuli ABG Berdalih Tindak Pelanggar Lalu Lintas

8

Di Balik Surat BEM UGM untuk UNICEF: Nyawa Seharga Buku Tulis dan Teror yang Mengintai

9

Oknum Guru PPPK Diduga Selingkuh di Rumah Sendiri, Digerebek Suami dan Warga

10

Suport Atensi Kapolres Basmi Bali & Kenalpot Brong Demi Kenyamanan Masyarakat Jelang Ramadhan, " Ini