MENU TUTUP

Polres Dumai Gelar FGD Penanggulangan Terorisme, Eks Napiter : Paham Radikal Rusak Keutuhan NKRI

Sabtu, 04 September 2021 | 23:52:01 WIB
Polres Dumai Gelar FGD Penanggulangan Terorisme, Eks Napiter : Paham Radikal Rusak Keutuhan NKRI

DUMAI - Kepolisian Resort Dumai menggelar Focus Group Discusion (FGD) dengan mengangkat tema Pencegahan dan penanggulangan paham radikalisme dan terorisme diwilayah kota Dumai, pada Kamis (2/9/2021) bertempat di Gedung Citra Waspada Mapolres Dumai jalan Sudirman Kota Dumai.

Hadir pada kegiatan tersebut Tim Divhumas Polri dipimpin Kabag Pemantauan dan Analisa Biro Multimedia Divhumas KBP Bagas Uji Nugroho S.I.K, Kabid Humas KBP Sunarto, Wakapolres Dumai KP Sany, Ketua NU Kota Dumai, KH. Anshori, Ketua Muhammadiyah Kota Dumai, Syawir Kasim, Ketua Persatuan Muballigh Dumai (PMD) Kota Dumai, H. Salamudin, Ketua HIMNI Kota Dumai, Fatizato Harefa, Wakil Ketua Ikatan Keluarga Jawa Sumatera (IKJS) Kota Dumai, H. Sugiman, Sekjen LAMR Kota Dumai, Jailani, Perwakilan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Dumai, Abdul Rahim, Perwakilan IKMBD, Erwin Siahaan, Perwakilan IBKGD, Luhut Harianja, Perwakilan FKUB Kota Dumai, Zulkifli Hasibuan, KNPI Kota Dumai, Bahtra, hadir pula mantan napiter A’an Sentosa dan Rangga Respati.

Kombes Bagas dalam sambutannya menyampaikan terima kasihnya kepada undangan serta menjelaskan tujuan kegiatan untuk meningkatkan pantauan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat khususnya di Kota Dumai.

“Persoalan teroris bukan hanya tugas dari Kepolisian tapi juga tanggung jawab kita bersama dari pemerintah dan seluruh warga untuk mendengar dan mencari informasi,”ujar Bagas.

Bagas berpesan agar keluarga mengawasi putra putri dalam menggunakan sosial media, agar tidak sampai ikut menyebarkan berita yang belum terbukti kebenarannya (Hoax). Menurutnya, teroris tidak memandang agama, teroris melakukan aktifitasnya untuk kepentingan kelompok bertujuan menyebakan teror.

“Forum ini penting untuk di ikuti untuk menambah pemahaman tentang pencegahan dan penanggulangan paham radikal dan terorisme,” ujarnya.

Makmun Radyid dalam materinya menyampaikan virus radikalisme berwujud dalam bentuk mindset dan pola pikir, dan orang yang terpengaruh paham Radikal merasa tidak bersalah dan berpaham yang di amalkan tersebut adalah yang paling benar dan tidak menerima masukan dari orang lain baik dari ajaran agama dan pemikiran.

“Ada 2 (dua) pilar dalam pencegahan Radikalisme dan terorisme, yakni pencegahan dan kemitraan. Aspek ini bisa dilakukan siapapun tidak harus BNPT dan Polri namun membutuhkan kolaborasi didalam menjaga keutuhan NKRI. TNI Polri tidak bisa mempertahankan NKRI tanpa kolaborasi antara seluruh elemen bangsa,” papar Makmun.

Mantan napiter Aan Sentosa mengingatkan dan mengajak masyarakat Dumai agar tidak bergabung dengan Teroris.

“Saya mengingatkan agar jangan sampai kita terpengaruh terorisme, mari kita jaga keutuhan NKRI, paham radikal dan teroris dapat merusak kehidupan dan keutuhan Bangsa kita ini,” pesannya.

Rangga (27 tahun), mantan napiter menegaskan bahwa teroris bukan Islam dan Islam bukan Teroris. 

“Saya tegaskan bahwa teroris bukan Islam, dan Islam bukanlah teroris, mari bersama memerangi terorisme dan paham radikal yang dapat merusak kehidupan dan keutuhan Bangsa kita ini,” harapnya.

Usai menggelar FGD, KBP Bagas berkesempatan melepas pemberangkatan bantuan sosial 200 paket sembako bagi masyarakat Kota Dumai yang terdampak covid-19.

(Ali)

Berita Terkait

Sediakan Menu Shabu, Pemilik Rumah Makan Ditangkap Polres Rohil

Kapolres Rohil Pimpin Upacara Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning Tahun 2025

Kapolsek Bangko Akui Segera Cek Penemuan Alat Isap Sabu di SD 026

Polsek Bangko Pusako Cooling System Masyarakat di Jln H. Annas Maamun

Bosan Dengan Janji Manis PT Asia Citra Eks Karyawan Akan Lakukan Aksi Damai Nuntut Hak

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Kronilogi Penganiayaan Pelajar MTS Hingga Tewas oleh Oknum Polisi

2

Wow! Ternyata Gubernur Dapet Bonus 1,7 Miliar Per Bulan Dari Pajak Kendaraan

3

Ironi di Riau, Barang Bukti Kasus Korupsi Malah Dikorupsi Lagi

4

Kecanduan Film Porno, Seorang Pria Bunuh Bocah Perempuan Lalu Perkosa Jasadnya

5

Disidang, Roy Suryo Sebut Ijazah Jokowi Yang Beredar 99 Persen Palsu

6

Hati-hati Modus Gerebek Mesum OTK di Pekanbaru Peras dan Rampas Mobil

7

Jejak Kasus Oknum Polisi Cabuli ABG Berdalih Tindak Pelanggar Lalu Lintas

8

Di Balik Surat BEM UGM untuk UNICEF: Nyawa Seharga Buku Tulis dan Teror yang Mengintai

9

Oknum Guru PPPK Diduga Selingkuh di Rumah Sendiri, Digerebek Suami dan Warga

10

Suport Atensi Kapolres Basmi Bali & Kenalpot Brong Demi Kenyamanan Masyarakat Jelang Ramadhan, " Ini