MENU TUTUP

Warga Bantayan Baru Datangi PT.Sindora Minta Tutup Saluran Pembuangan Limbah Air

Selasa, 29 Desember 2020 | 16:25:52 WIB
Warga Bantayan Baru Datangi PT.Sindora Minta Tutup Saluran Pembuangan Limbah Air

BATUHAMPAR,WAWASANRIAU.com - Sekitar enam orang perwakilan warga Bantayan Baru Kecamatan Batu Hampar Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mendatangi PT. Sindora Seraya (PT. SS) untuk menyampaikan surat pernyataan sikap dari 256 warga yang menginginkan penutupan saluran pembuangan limbah perusahaan tersebut karena selalu menyebabkan kebanjiran, Selasa (29/12)2020) di Bantayan baru. 

Salah satu perwakilan warga,Taufik ( 46) mengatakan kepada media wawasanriau.com bahwa kedatangan dirinya bersama perwakilan warga lainnya ke PT. SS untuk menyampaikan aspirasi warga dalam bentuk surat penyataan sikap warga kepada PT.SS yang intinya warga menginginkan pihak perusahaan segera melakukan penutupan saluran pembuangan limbah air perusahaan devisi III yang melalui lahan warga.
" Hari ini kami dari perwakilan warga Bantayan Baru mendatangi Kantor PT. Sindora untuk menyampaikan surat penyataan sikap kepada pihak perusahaan agar pihak perusahaan mau menutup salurang pembuangan limbah airnya yang melalui saluran devisi III, karena saluran tersebut melewati lahan dan pemukiman warga," kata Taufik.

Lanjutnya, kedatangan kami disambut pihak perusahaan melalui kepala personalia dan umum, Irhash Ardhianta dan menyerahkan surat penyataan sikap kami. Inti dari surat yang kami sampaikan, jika dalam 10 hari pihak perusahaan tidak menanggapi surat tersebut maka kami akan menutup sendiri saluran tersebut," terang Taufik.

Taufik juga menyampaikan bahwa surat yg mereka sampaikan merupakan surat yang kedua setelah sebelumnya juga pernah menyampaikan surat pada tanggal 21 Desember 2020 dimana persoalan yang sama telah disampaikan ke pihak perusahaan.

"Mengenai isi surat pernyataan tersebut kami meminta agar  Pihak PT Sindora Seraya menutup saluran Air yg berada di divisi III karena aliran tersebut masuk ke perkebunan warga Bantayan Baru yg menyebabkan Banjir dan selanjutnya pihak PT SS agar membuat saluran airnya ke divisi IV yang lurus dengan navigasi VI serta melakukan normalisasi saluran Navigasi VI yang saat ini sudah dangkal dan di tumbuhi pohon kayu," pintanya.

Sementara pihak dari perusahaan Irhas Ardhianta menyampaikan bahwa pihaknya akan meneruskan Dokumen surat Pernyataan tersebut ke pimpinan yang berada di Pekanbaru dan nanti hasilnya akan disampaikan kepada pihak warga Bantayan baru menyampaikan surat tersebut paling lama 10 hari.

Terkait dengan kerugian yg disebabkan banjir Taufik menyampaikan kerugian materi secara langsung memang tidak ada akan tetapi disebabkan banjir yg tidak surut perkebunan kelapa sawit milik warga Bantayan Baru menjadi rusak dan panennya merosot tajam per hektar rata2 hanya dapat 150kg padahal biasanya sampai 1ton sampai 1.5 ton. (fik)

Berita Terkait

Gubri Lakukan Peletakan Batu Pertama Masjid Cheng Ho di Bagansiapiapi

Gubri dan Bupati Kampar Serta PATRI Riau Kunjungi Zona Ekonomi Syariah Desa Rimba Makmur Kampar

DPP dan PJI-Demokrasi se Provinsi Riau Ucapkan Terimakasih Kepada Kapolda Riau

Hut Polairud ke 67, Sat Polair Rohil Gelar Sunatan Massal

Diduga Adanya Tumpang Tindih Surat Tanah Di desa Sungai pinang

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Kronilogi Penganiayaan Pelajar MTS Hingga Tewas oleh Oknum Polisi

2

Wow! Ternyata Gubernur Dapet Bonus 1,7 Miliar Per Bulan Dari Pajak Kendaraan

3

Ironi di Riau, Barang Bukti Kasus Korupsi Malah Dikorupsi Lagi

4

Kecanduan Film Porno, Seorang Pria Bunuh Bocah Perempuan Lalu Perkosa Jasadnya

5

Disidang, Roy Suryo Sebut Ijazah Jokowi Yang Beredar 99 Persen Palsu

6

Hati-hati Modus Gerebek Mesum OTK di Pekanbaru Peras dan Rampas Mobil

7

Jejak Kasus Oknum Polisi Cabuli ABG Berdalih Tindak Pelanggar Lalu Lintas

8

Di Balik Surat BEM UGM untuk UNICEF: Nyawa Seharga Buku Tulis dan Teror yang Mengintai

9

Oknum Guru PPPK Diduga Selingkuh di Rumah Sendiri, Digerebek Suami dan Warga

10

Suport Atensi Kapolres Basmi Bali & Kenalpot Brong Demi Kenyamanan Masyarakat Jelang Ramadhan, " Ini