MENU TUTUP
Belum Ada Perawatan Dokter

2 Bocah Penderita Gizi Buruk di Pasir Limau Kapas Rohil Perutnya Buncit

Minggu, 18 Oktober 2015 | 12:07:25 WIB
2 Bocah Penderita Gizi Buruk di Pasir Limau Kapas Rohil Perutnya Buncit Penampakan bocah yag diduga mengalami gizi buruk

PANIPAHAN, Wawasanriau.com - Dua bocah diduga penderita gizi buruk bernama Laila (9) dengan berat badan hanya 16 ,1 kg sedangkan adiknya bernama Lasmini (5) hanya memiliki berat badan sekitar 11,4 kg. Kondisnya lemah tak berdaya dengan perut membuncit, sementara orang tua tidak mampu untuk mengobatinya.

Atan Kuncung (30) sebagai Orang tuanya hanya bekerja sebagai buruh nelayan dan memiliki penghasil pas-pasan untuk menghidupi keluarga. Didampingi istrinya Misnah (35) dia menjelaskan dengan keterbatasan biaya untuk merawat kedua anaknya yang mengalami gizi buruk, mereka memilih kedua anaknya hanya dirawat dirumah tanpa ada pemberian vitamin dan makanan yang bergizi.

Perlu diketahui bahwa keluarga miskin itu tingal di di RT 02 RW 10 Dusun V Kepenghuluan Teluk Pulai Kecamatan Pasir Limau Kapas Rohil. Bahkan yang lebih miris lagi, kedua anaknya tersebut sudah pernah dibawa ke Puskesmas Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas agar mendapat perawatan.

Namun sangat disayangkan pihak Puskesmas hanya mengatakan kepada kedua orang tua Laila dan Lasmini agar kedua anaknya segera dibawa ke RSUD Pratomo Bagansiapiapi untuk mendapatkan perawatan intensif. Kendati demikian pihak puskesmas tidak memberikan surat sebagai bahan rujukan.

"Sudah pernah kita bawak ke Puskesmas, namun pihak puskesmas tidak ada yang memberikan surat rujukan Pak, kita hanya orang kecil yang tidak berpendidikan dan tidak tahu apa-apa. Jadi kedua anak kami bawak pulang kerumah agar dirawat dirumah saja,'' ujar Atan Kuncung sembari meneteskan air mata kepada wartawan, Sabtu (17/10/15).

Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Teluk Pulai Sutarno kepada wartawan merasa kecolongan dengan ditemukannya dua anak yang mengalami gizi buruk yang berada di wilayahnya. Bahkan Sutarno menyebut ini merupakan keteledoran yang tidak bisa dibiarkan.

"Saya merasa kecolongan dengan kejadian ini. Saya baru mengetahui hari ini kalau di Desa saya ada bocah yang kurang gizi,'' ujarnya.(mi/red)

Berita Terkait

Cegah Karlahut, Babinsa Koramil 05/RM Laksanakan Sosialisasi

Cegah Banjir, Koramil 05/RM Laksanakan Goro Bersama Warga

Warga antusias urus Demplot perikanan program TMMD Kodim 0321/Rohil

Bupati Rokan Hilir Terima Aset Dari Kementerian PUPR Senilai 130 Miliyar

Korem 031/Wira Bima Renovasi Panti Asuhan Bhakti Mufariddun Sebagai Bentuk Kepedulian Sosial

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

DPRD Rohil Gelar Paripurna Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

2

Daftar Lengkap 21 Pejabat Pemkab Rohil yang Baru Dilantik Bupati H. Bistamam

3

Polres Rohil tindak tegas Illegalloging di Sinaboi, 2 Tersangka Diamankan, Ratusan Batang Kayu Disit

4

Forum Media Daerah Rohil Resmi Surati DPRD, Desak RDP Soal Anggaran Kerjasama Media

5

Tingkatkan Stok Darah Pasien, PHR dan PMI Rohil Gelar Aksi Kemanusiaan

6

Tanam Pohon Trembesi di Sungai Bakau, Polsek Sinaboi Gencarkan Green Policing

7

Pamit ke Camat dan Pemdes, Mahasiswa KKN STAI Ar-Ridho Akhiri Masa Pengabdian di Sinaboi

8

Media Lokal Rohil Soroti Kemitraan Publikasi, Pemkab dan DPRD Diminta Buka Ruang Dialog

9

Hadir di Malam Puncak Haul ke-80, Dr. Maliki Ikuti Rangkaian Peringatan Syekh Oesman Syahbuddin

10

Malam Puncak Haul ke-80 Syekh Oesman Syahbuddin, Bagansiapiapi Dipadati Jamaah dan Masyarakat