MENU TUTUP

Tim Hukum Jokowi Yakin Menang atas Gugatan Prabowo di MK, Ini 2 Alasannya

Sabtu, 22 Juni 2019 | 16:59:06 WIB
Tim Hukum Jokowi Yakin Menang atas Gugatan Prabowo di MK, Ini 2 Alasannya

Jakarta - Di hari jadinya ke-492 tahun, wajah Jakarta banyak mengalami perubahan. Sebab, banyak infrastruktur baru dibangun. Sejumlah infrastruktur ini sudah dapat digunakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satunya ialah Simpang Susun Semanggi.

Simpang Susun Semanggi merupakan infrastruktur peninggalan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok. Pembangunan jalan ini dimulai pada 8 April 2016. Pembangunan infrastruktur ikonik ini menelan biaya Rp 345,067 miliar.

Menariknya, infrastruktur ini dibangun tanpa anggaran daerah maupun utang. Pembangunan jalan berbentuk melingkar ini memakai dana kompensasi atas kelebihan koefisien luas bangunan (KLB) dari PT Mitra Panca Persada, anak perusahaan asal Jepang, Mori Building Company.

KLB merupakan instrumen penataan ruang yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang. Menurut UU ini pengembang hanya bisa membangun dengan luas dan tinggi bangunan sesuai ketentuan yang tertuang dalam izin yang diberikan. Jika ada kelebihan, maka si pengembang wajib membayar kompensasi atau sanksi.

Adanya ketentuan ini membuat pengembang menjadi tertib. Apabila ada pelanggaran maka Pemprov DKI Jakarta diuntungkan karena memiliki tambahan anggaran untuk infrastruktur.

Simpang Susun Semanggi rampung dan diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 17 Agustus 2017 lalu. Ahok tidak bisa menghadiri peresmian ini karena ditahan atas kasus yang menimpanya. Usai lepas dari tahanan, Ahok mencoba Simpang Susun Semanggi untuk pertama kalinya. 

"Nggak pernah lah, pas diresmikan, Papa udah ditahan, dikurung. Waktu belum jadi aja gua naik sini, waktu belum jadi, waktu mau nyambung, waktu nyambung aja Papa naik. Baru sekarang kita lihat," kata Ahok ke putranya, Nicholas Sean dalam vlog 'BTP VLOG #1 - PULANG'.

Saat melintasinya, Ahok kagum terhadap Simpang Susun Semanggi. Dia memuji eks Kadis Bina Marga DKI Yusmada Faizal dalam pembangunan simpang susun itu.

"Pak Yusmada ini top ini, Kepala Bina Marga, didesak-desak, dikerjai juga. Terima kasih sama Mori juga gedung, kompensasi DP, gedung Mori kan," kata Ahok. 
(detik.com

Berita Terkait

BPN Persilakan Pergi dari Koalisi, PD Tegaskan Masih di Kubu Prabowo

Ditjen PAS Minta Keluarga Bujuk Kembali 13 Napi yang Kabur dari Lapas Abepura

Jokowi: Pimpinan TNI-Polri Harus Turun ke Lapangan, Jangan Hanya di Belakang Meja

Satgas Yonif 642/Kps Berikan Pelayanan Kesehatan di Distrik Dataran Beimes

Tak ada lagi nasi kotal, Menkeu Usulkan Program MBG Diganti Duit Tunai

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Kronilogi Penganiayaan Pelajar MTS Hingga Tewas oleh Oknum Polisi

2

Wow! Ternyata Gubernur Dapet Bonus 1,7 Miliar Per Bulan Dari Pajak Kendaraan

3

Ironi di Riau, Barang Bukti Kasus Korupsi Malah Dikorupsi Lagi

4

Kecanduan Film Porno, Seorang Pria Bunuh Bocah Perempuan Lalu Perkosa Jasadnya

5

Disidang, Roy Suryo Sebut Ijazah Jokowi Yang Beredar 99 Persen Palsu

6

Hati-hati Modus Gerebek Mesum OTK di Pekanbaru Peras dan Rampas Mobil

7

Jejak Kasus Oknum Polisi Cabuli ABG Berdalih Tindak Pelanggar Lalu Lintas

8

Di Balik Surat BEM UGM untuk UNICEF: Nyawa Seharga Buku Tulis dan Teror yang Mengintai

9

Oknum Guru PPPK Diduga Selingkuh di Rumah Sendiri, Digerebek Suami dan Warga

10

Suport Atensi Kapolres Basmi Bali & Kenalpot Brong Demi Kenyamanan Masyarakat Jelang Ramadhan, " Ini