MENU TUTUP

FPI Minta Polisi Pulangkan Orang yang Ditahan Saat 22 Mei

Sabtu, 25 Mei 2019 | 14:43:56 WIB
FPI Minta Polisi Pulangkan Orang yang Ditahan Saat 22 Mei poto ilustrasi

Jakarta, wawasanriau -- Forum Pembela Islam (FPI) menyatakan 10 orang yang ditangkap terkait kerusuhan 22 Mei yang terjadi pada Selasa (21/5) dini hari dan Rabu (22/5) minta agar ditangguhkan penahanannya oleh kepolisian pada Sabtu (25/5) siang.

Ketua Bantuan Hukum FPI Sugito Atmo Prawiro mengatakan pihaknya meminta permohonan kepada kepolisian agar menangguhkan masyarakat yang tak terbukti menjadi perusuh dalam aksi 22 Mei.

Ia menyebut sebagian yang ditangkap sebenarnya tak terlibat dengan kerusuhan tersebut, melainkan tak sengaja terbawa arus ketika bentrokan terjadi. Sehingga, lanjutnya, mereka diizinkan untuk pulang.

"Kami mengajukan permohonan untuk bantuan penangguhan untuk siapa pun yang tidak terlibat atau hanya ikut-ikutan atau terbawa secara tidak langsung di Bawaslu maupun Pertamburan," ucap Sugito, Sabtu (25/5).

Ia menyatakan pagi ini sudah ada satu orang yang lebih dulu ditangguhkan. Dengan demikian, ada 11 orang yang bakal dibebaskan dari Polda Metro Jaya hari ini.

"Kami ucapkan terima kasih ke kepolisian karena bekerja profesional. Kalau semua diproses tanpa ukur kesalahan dan bukti, kami FPI juga dirugikan," kata dia.

Sugito menyebut pihaknya terus melakukan pendekatan kepada kepolisian agar masyarakat yang tak terlibat bisa dibebaskan. Ia mengaku tak membawa bukti khusus karena penyelidikan tetap harus dilakukan ke masing-masing orang yang ditangkap.

"Saya koordinasi sekaligus mengecek ke yang bersangkutan. Kalau kan tidak ada bukti apapun, karena yang terjadi di lapangan itu kan sporadis dan banyak, lalu malam hari," jelas Sugito.

Sejauh ini, ia menyebut kepolisian sudah menangguhkan 12 orang dari total 300 orang yang ditangkap akibat kerusuhan 22 Mei 2019. Menurut Sugito, masyarakat yang ditangguhkan merupakan warga biasa dan anggota FPI.

"Sebenarnya dari FPI tidak terlalu banyak. Itu sebagian besar justru dari warga biasa," ujar Sugito.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono membenarkan informasi tersebut. Pihak kepolisian pun, sambungnya, telah menangguhkan penahanan untuk beberapa orang.

"Ditangguhkan penahanannya," kata Argo saat dihubungi CNNIndonesia.com.

Namun, Argo tak menjelaskan lebih lanjut terkait proses penyelidikan selanjutnya terhadap ratusan orang yang ditangkap saat kerusuhan 22 Mei 2019. 

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan pihaknya telah menangkap 300 orang terkait aksi berujung kerusuhan yang berlangsung pada 21-22 Mei. Jumlahnya bertambah dari sebelumnya yang hanya 257 orang.

Dedi mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap orang-orang yang ditangkap tersebut. 

Polisi sebelumnya telah mengamankan barang bukti berupa kendaraan, uang dalam pecahan rupiah maupun dolar, senjata tajam, molotov, alat komunikasi, kamera, hingga petasan berbagai ukuran

sumber : CNN Indonesia 

Berita Terkait

Wiranto Yakin Polisi Punya Bukti Soal Penyandang Dana Makar

Jokowi: Pimpinan TNI-Polri Harus Turun ke Lapangan, Jangan Hanya di Belakang Meja

9 Aparat Terluka di Ricuh 22 Mei Depan Bawaslu

Anies Zakat Rp 75 Juta, Sandiaga Serahkan Seluruh Gaji Rp 1,8 Miliar

Dede Farhan Beri Pembekalan Timsus Tipikor GNPK RI Jabar

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

DPRD Rohil Gelar Paripurna Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

2

Daftar Lengkap 21 Pejabat Pemkab Rohil yang Baru Dilantik Bupati H. Bistamam

3

Polres Rohil tindak tegas Illegalloging di Sinaboi, 2 Tersangka Diamankan, Ratusan Batang Kayu Disit

4

Forum Media Daerah Rohil Resmi Surati DPRD, Desak RDP Soal Anggaran Kerjasama Media

5

Tingkatkan Stok Darah Pasien, PHR dan PMI Rohil Gelar Aksi Kemanusiaan

6

Tanam Pohon Trembesi di Sungai Bakau, Polsek Sinaboi Gencarkan Green Policing

7

Pamit ke Camat dan Pemdes, Mahasiswa KKN STAI Ar-Ridho Akhiri Masa Pengabdian di Sinaboi

8

Media Lokal Rohil Soroti Kemitraan Publikasi, Pemkab dan DPRD Diminta Buka Ruang Dialog

9

Hadir di Malam Puncak Haul ke-80, Dr. Maliki Ikuti Rangkaian Peringatan Syekh Oesman Syahbuddin

10

Malam Puncak Haul ke-80 Syekh Oesman Syahbuddin, Bagansiapiapi Dipadati Jamaah dan Masyarakat