MENU TUTUP

Yosanna Nonaktifkan Seluruh Pegawai Lapas Langkat

Sabtu, 18 Mei 2019 | 20:24:11 WIB
Yosanna Nonaktifkan Seluruh Pegawai Lapas Langkat Kondisi lapas pasca kerusuhan

Jakarta, wawasanriau -- Menteri Hukum dan HAM, Yosanna Laoly, menegaskan Kepala Lapas dan seluruh pegawai yang ada di Lapas Narkoba Kelas III Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, akan dinonaktifkan setelah terjadi insiden kerusuhan  yang menyebabkan ratusan narapidana kabur pada Kamis (16/5).

"Hari ini Kalapas dinonaktifkan. Bukan hanya Kalapas, tapi seluruh pegawai yang ada di sini diangkut. Nanti dilihat ke mana mereka ditempatkan. Jangan dulu masuk ke Lapas, ini orang berbahaya kalau ditaruh ke situ, buat penyakit," ujar Yasonna saat meninjau langsung kondisi Lapas Langkat.

Yasonna membenarkan bahwa sering terjadi penganiayaan serta pungli (pungutan liar) terhadap para napi terutama dalam pengurusan remisi. Hal inilah yang juga menyulut kemarahan para napi sehingga terjadi kerusuhan.

"Memang benar, ditemukan narkoba saat penggeledahan dan penemuan narkoba harus ditindak. Tapi yang tidak benar adalah perbuatan yang memaksa napi mengaku siapa saja jaringan di dalam dengan disertai penganiayaan. Ini yang dilihat warga binaan di dalam sehingga menimbulkan emosi mendalam," ucapnya.

Yasonna mengaku sudah berulangkali mengingatkan para pegawai lapas dan rutan, akan tetapi masih saja ditemukan pegawai yang melakukan pelanggaran sehingga memicu kerusuhan di dalam lapas.

"Dari dulu kita katakan bersih-bersih. Tapi kalau mental pegawai begitu, rusak semua. Ini sudah berulangkali terjadi. Nanti akan kita buat surat edaran buat penguatan dari Dirjen Permasyarakatan," ungkapnya. 

Pasca-kerusuhan, warga binaan sendiri menyampaikan 20 tuntutan yang ditulis tangan dalam dua kertas. Yasonna mengaku tuntutan para penghuni lapas ini akan dievaluasi secara bertahap. 

"Terkait koperasi, air, remisi dan sebagainya. Jadi untuk mengetahui kapan dia (napi) dapat remisi, kami sudah punya resmisi online. Hanya ini harus betul-betul dipastikan Bu Dirjen. Proses pengiriman harus melalui elektronik dari UPT ke Jakarta harus betul-betul online. Jangan lagi masih diantar-antar," tegas Yasonna.

Yasonna kemudian menegaskan bahwa pelaku pembakaran 16 sepeda motor dan tiga unik mobil saat kerusuhan akan diusut dan pelaku tidak akan mendapat remisi.

"Mudah-mudahan mereka (pegawai lapas) punya asuransi. Kami akan lihat siapa yang membakar, kami tenangkan dulu ini. Yang melakukan pembakaran tidak akan diberi remisi. Kalau perbuatan kriminal, ke polisi urusannya. Apalagi yang membakar itu. Boleh kamu lari-lari keluar, tapi kalau membakar itu kesalahan yang tidak dapat ditoleransi," tegasnya. 

Untuk perbaikan gedung lapas, kata Yasonna, secepatnya akan dibenahi meski tak memiliki tenggat waktu.

Seperti diketahui, pasca-kerusuhan di Lapas Kelas III Narkoba Langkat, warga binaan membuat surat tuntutan yang bunyinya seperti berikut:

1.Kalapas diganti
2.PB sudah dibayar tapi belum bebas.
3.Perlakuan terhadap napi tapi tidak manusiawi.
4.Kalau bisa Pak Sayuti
5.Makan jangan diperjual belikan.
6.Kalapas jual beli pulsa
7.Selalu ada perpindahan ruangan tanpa ada alasan yang jelas dan bayar
8.Istri kalapas berbisnis di Lapas
9.Urusan birokrasi selalu pakai uang.
10.Salat atau ibadah dibatasi alasan kurang pegawai.
11.Pergantian kamtib karena suka aniaya wanita
12.Minta karupam jangan nonmuslim semua
13.Makanan tidak layak
14.Air tidak lancar
15.Harga kantin diturunkan (tidak wajar)
16.Register F tidak ada
17.Remisi tidak diundur
18.Ibu kalapas jangan ikut campur masalah lapas (ikut merazia tahanan sampai ditelanjangi
19. Kapasitas lapas sudah terlalu penuh (tidak layak)
20.Pengurusan PB Asimilasi tolong diperjelas

Sumber : CNN Indonesia 

Berita Terkait

Menag Lukman Disebut Terima Rp70 Juta di Sidang Jual-Beli Jabatan

Amien Rais Bertemu Prabowo Subianto Sore Ini

Pangdam XVIII/Kasuari Kunjungi Lokasi Penyerangan Posramil, Jamin Keamanan Maybrat

Wamendagri Bima Imbau Pemda Sekitar Bantu Pemkot Bekasi Percepat Pemulihan Dampak Banjir

Polri Telusuri Aliran Dana Kelompok Teror JI Pimpinan Para Wijayanto

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

DPRD Rohil Gelar Paripurna Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

2

Daftar Lengkap 21 Pejabat Pemkab Rohil yang Baru Dilantik Bupati H. Bistamam

3

Polres Rohil tindak tegas Illegalloging di Sinaboi, 2 Tersangka Diamankan, Ratusan Batang Kayu Disit

4

Forum Media Daerah Rohil Resmi Surati DPRD, Desak RDP Soal Anggaran Kerjasama Media

5

Tingkatkan Stok Darah Pasien, PHR dan PMI Rohil Gelar Aksi Kemanusiaan

6

Tanam Pohon Trembesi di Sungai Bakau, Polsek Sinaboi Gencarkan Green Policing

7

Pamit ke Camat dan Pemdes, Mahasiswa KKN STAI Ar-Ridho Akhiri Masa Pengabdian di Sinaboi

8

Media Lokal Rohil Soroti Kemitraan Publikasi, Pemkab dan DPRD Diminta Buka Ruang Dialog

9

Hadir di Malam Puncak Haul ke-80, Dr. Maliki Ikuti Rangkaian Peringatan Syekh Oesman Syahbuddin

10

Malam Puncak Haul ke-80 Syekh Oesman Syahbuddin, Bagansiapiapi Dipadati Jamaah dan Masyarakat