MENU TUTUP

Kabut Asap Tebal, Jarak Pandang di Dumai Hanya 5 Kilometer

Selasa, 19 Maret 2019 | 21:32:09 WIB
Kabut Asap Tebal, Jarak Pandang di Dumai Hanya 5 Kilometer

PEKANBARU - Kebakaran lahan dan hutan yang terjadi di pesisir Provinsi Riau menyebabkan munculnya kabut asap di Kota Dumai Selasa (19/3/2019). Pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, akibat kabut asap jarak pandang di Dumai hanya 5 Kilometer saja.

"Hari ini asap terpantau di Kota Dumai, dengan jarak pandang hanya 5 kilometer saja," ujar Kepala BMKG stasiun Pekanbaru, Sukisno, Selasa (19/3/2019).

Selain Dumai, beberapa daerah lainnya juga mempunyai jarak pandang terbatas. Seperti Inhu, Pelalawan dan juga Pekanbaru.

"Untuk Inhu jarak pandangnya malah hanya 4 Kilometer saja. Namun ini bukan disebabkan asap, tapi hanya udara kabur saja. Begitu juga dengan Pelalawan yang memiliki jarak pandang 5 KM dan Pekanbaru 7 KM, itu juga disebabkan oleh udara kabur," Cakapnya.

Sebagaimana diberitakan hari ini sebanyak 86 titik panas terpantau di Bumi Lancang Kuning.

"Hari ini titik panas di Riau kembali naik drastis. Titik panas ini memang mengalami peningkatan dibandingkan hari sebelumnya yang hanya terpantau 24 titik. Dan hari ini titik panasnya mencapai 86," ujar Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru, Sukisno, Selasa (19/3/2019).

Ia mengatakan 86 titik panas tersebut tersebar di 8 wilayah yakni di Rokan Hilir 23 titik, Siak 2 titik, Dumai 22 titik, Bengkalis 22 titik, Pelalawan 3 titik, Indragiri Hulu 4, Indragiri Hilir 3 titik dan Kepulauan Meranti 7 titik. 

"Dari jumlah tersebut, 66 titik diantaranya memiliki level konfidence diatas 70 persen yang berarti di wilayah tersebut diduga kuat ada aktivitas kebakaran hutan dan lahan. 66 titik itu berada di Bengkalis 17 titik, Indragiri Hulu 4 titik, Kepulauan Meranti 4, Dumai 18 titik, Indragiri Hilir 2 titik, Rokan Hilir 19 titik dan Pelalawan 2 titik," pungkasnya.

Untuk menekan terjadinya Karhutla,  pihaknya terus mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan.


Sumber : cakaplah.com

Berita Terkait

Harga Minyak Anjlok, Indonesia Harus Lakukan Ini

Mendagri Lantik Sekretaris Jenderal dan Inspektur Jenderal Kemendagri

Sri Lanka Pulangkan Sampah Selundupan dari Inggris

Dirut BPJS Sebut Bukan Pihaknya Menonaktifkan PBI Tapi Oleh Kemensos

Rakornas 2026, Mendagri: Sinergi Pusat dan Daerah Optimalkan Program Prioritas Presiden

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

PSI X ESI Rohil Hadirkan Turnamen Free Fire Independent Day 2026

2

Kadisdikbud Rohil Pastikan Program Seragam Sekolah Gratis SD-SMP Tetap Berlanjut

3

STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi Siap Gelar UAS Genap TA 2025/2026

4

Menjembatani Peradaban, Menggapai Harapan: Jembatan Merah Putih Presisi di Rohil Diresmikan

5

Simak Arahan Kadisdikbud Rohil saat Buka MPLS di SMPN 1 Bangko

6

Ringankan Beban Masyarakat, Sat Binmas Polres Rohil Gelar Gerakan Pangan Murah

7

Muhammad Maliki Resmi Berlabuh ke PSI, Optimistis Tatap Pemilu 2029

8

Polsek Bangko Gelar Malam Pengantar Tugas Kompol Buyung Kardinal

9

65 Anggota Polres Rohil Naik Pangkat, Kapolres Tekankan Peningkatan Profesionalisme

10

Bupati Rohil Resmikan Festival Ekraf Pesona Boapi 2026, Dorong Digitalisasi UMKM Via QRIS