MENU TUTUP

Orang Hilang!! dr H Mukhklis Dikabarkan Belum Pulang Sejak Kamren

Minggu, 11 November 2018 | 16:22:29 WIB
Orang Hilang!! dr H Mukhklis Dikabarkan Belum Pulang Sejak Kamren

PEKANBARU - Seorang laki -laki bernama dr H Mukhklis, usia 72 tahun, dikabarkan hilang, Ia agak pikun dan meninggalkan rumah sejak Sabtu, 10 November 2018 sekira pukul 16.00 Wib.

Alamat rumah, jalan ahmad yani (Apotik Cinta Sehat) Pekanbaru - Riau. Bagi yang punya info mohon hubungi CP Nomor : Deki /Rini, Hp :081310005589. Atau Uni Nel, HP : 08136433148.

Ciri -ciri, kulit sawo mateng menggunakan celana pendek abu -abu sendal hitam (digunting bagian belakang, red) tapi koboy jeket warna coklat muda dan berkacamata. 

Mohon bantuan saudara Berita orang hilang Nama : Dr.H.Mukhlis Hasan,Sp.THT, usia 72 tahun.Alamat rumah Jalan A. Yani (Apotek Cinta Sehat) Kota Pekanbaru - Riau. (red) 

Berita Terkait

Masyarakat Setempat tumpah Ruah ikuti Acara Durian Party PWI di Rumah Singgah Tuan Kadi

Pesan Pj Bupati Kampar Kepada Pemilih, Jadilah Pemilih Pemula Yang Mandiri

Danramil 05/RM Pimpin Pemadaman Karlahut

Parpol dan Ormas Islam Pekanbaru Aksi Protes Kebiadaban Myanmar Atas Rohingya

JK Berharap Negara Tetangga Ikut Bantu RI Tangani Kebakaran Hutan

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Kronilogi Penganiayaan Pelajar MTS Hingga Tewas oleh Oknum Polisi

2

Wow! Ternyata Gubernur Dapet Bonus 1,7 Miliar Per Bulan Dari Pajak Kendaraan

3

Ironi di Riau, Barang Bukti Kasus Korupsi Malah Dikorupsi Lagi

4

Kecanduan Film Porno, Seorang Pria Bunuh Bocah Perempuan Lalu Perkosa Jasadnya

5

Disidang, Roy Suryo Sebut Ijazah Jokowi Yang Beredar 99 Persen Palsu

6

Jejak Kasus Oknum Polisi Cabuli ABG Berdalih Tindak Pelanggar Lalu Lintas

7

Di Balik Surat BEM UGM untuk UNICEF: Nyawa Seharga Buku Tulis dan Teror yang Mengintai

8

Oknum Guru PPPK Diduga Selingkuh di Rumah Sendiri, Digerebek Suami dan Warga

9

Suport Atensi Kapolres Basmi Bali & Kenalpot Brong Demi Kenyamanan Masyarakat Jelang Ramadhan, " Ini

10

Sidang Isbad, Muhammadiah Tetapkan 18 Februari 2026 Lebih Awal Dari Pemerintah