MENU TUTUP

Assyura Praja IPDN Rohil Raih Berbagai Prestasi

Senin, 22 Mei 2017 | 15:55:34 WIB
Assyura Praja IPDN Rohil Raih Berbagai Prestasi Assyura Armarosa saat tampil menjadi Mayoret di Drumcorps Gita Abdi Praja di Jatinangor

BAGANSIAPIAPI,WAWASANRIAU.COM -  Assura Armarosa yang akrab dipanggil Zura Praja Institut Pemerintahan Dalam Negri (IPDN) asal Rokan Hilir memiliki berbagai pretasi selam menjalani pendidikan kepamongan. Prestasi diraih baik bidang akademik maupun non akademik. Demikian dikatakan Assyura, Senin (22/05/2017)

Anak kedua dari 5 saudara pasangan bapak H. Supriadi, S.T, M.M dan ibu Hj. Roswati,S.pd. Assyura yang pernah bersekolah di SD perguruan Wahidin saat sedang melaksanakan pendidikan di Ksatriaan Mahlayang yang dikenal dengan Institut Pemerintah Dalam Negeri ( APDN/ STPDN/IPDN), saat ini assyura mendapatkan banyak prestasi yang tergolong sangat baik dikalangan praja

"Menjadi seorang yang beprestasi bukan lah hal yang mudah, harus berawal dengan kabar buruk dan terjatuh berkali kali, kuncinya hanya Rendah hati dan jalankan perintah sesuai alur yang benar," kata assyura

Ia sudah melewati berbagai kegagalan dalam proses untuk melanjutkan pendidikan tingginya di IPDN, pertengahan 2013 zura dinyatakan gagal dalam seleksi CPNS Praja IPDN yang membuatnya sangat merasa kecewa.Tapi kekecewaan itu hanya sesaat. Tak peduli kata orang lain, keluarga, teman yang merendahkan dirinya malah menjadi motivasi besar untuknya bangkit  dari kekecewaan tersebut.

 

"Nasehat yang selalu disampaikan papa kepada saya  membuat saya bangkit" sesuatu itu tidak ada yang tidak bisa tanpa usaha pasti bisa, jatuh bangun lagi untuk kehidupan yang lebih baik dan setahun berlalu semua bisa terjawab," katanya.

Adapun prestasi yang didapatkan oleh Assyura diantara nya adalah pemenang Putri Nusantara 2016 yang mewakili provinsi Riau, berkat nilai budaya melayu yang selalu ia banggakan, hanya berpatokan kepada apa adanya budaya melayu yang menjadikannya pemenang dalam ajang Putri Nusantara 2016 di IPDN.

Lomba ini tak lah mudah, ia melewati berbagai seleksi yang ketat diantaranya tes tertulis, tes public speaking, tes bakat, dan tes mahakarya. dan menjadi polisi praja diIPDN polisi praja adalah penegak aturan di IPDN.

Selain itu prestasi menjulang lainnya di IPDN menjadi seorang Mayoret di Drumcorps Gita Abdi Praja di Jatinangor, yang dimana menjadi seorang mayoret bukan hanya mampu dibidang musik tapi harus mampu dan kuat difisik dan mental untuk mampu memimpin 255 orang anggota dan memimpin dirinya sendiri, baginya menjadi mayoret adalah awalnya bermula untuk menjadi seorang leader atau pemimpin.

"Dengan segala kekurangan, tapi mampu menyesuaikan dengan segala saran dan kritikan. Dan menjadi Mayoret telah membuat saya senang karena dapat berjumpa langsung dengan Bapak presiden Republik Indonesia  Jokowi Widodo dalam event HUT Kopri Nasional di Jakarta," katanya.

Bahkan berkat peratsinya itu ia  melalang buana  ke beberapa provinsi indonesia,  diantaranya Sumatra Barat, Jambi, Jawa Tengah, Bangka Belitung, HUT Provinsi Kalimantan Utara di Tanjung selor, Kabupaten bulungan, STQ XXI di Kabupaten Murung Raya, provinsi Kalimantan Tengah, Peringantan Ikrar NKRI Nasional dibandung dan banyak event besar lainnya di Indonesia. (fie)

Berita Terkait

Bupati Rohil Beri Kuliah Umum di STAI Ar-Ridha

Bupati Rohil Lepas Keberangkatan Kontingen PGRI Ke Pelalawan

Cari Putra Putri Terbaik, Babinsa Sosialisasikan Penerimaan Prajurit TNI

IKA SMAN 360+1 Bangko Terbentuk

Babinsa Koramil 05/RM Sosialisasikan Lomba Karya Tulis

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Kronilogi Penganiayaan Pelajar MTS Hingga Tewas oleh Oknum Polisi

2

Wow! Ternyata Gubernur Dapet Bonus 1,7 Miliar Per Bulan Dari Pajak Kendaraan

3

Ironi di Riau, Barang Bukti Kasus Korupsi Malah Dikorupsi Lagi

4

Kecanduan Film Porno, Seorang Pria Bunuh Bocah Perempuan Lalu Perkosa Jasadnya

5

Disidang, Roy Suryo Sebut Ijazah Jokowi Yang Beredar 99 Persen Palsu

6

Jejak Kasus Oknum Polisi Cabuli ABG Berdalih Tindak Pelanggar Lalu Lintas

7

Di Balik Surat BEM UGM untuk UNICEF: Nyawa Seharga Buku Tulis dan Teror yang Mengintai

8

Oknum Guru PPPK Diduga Selingkuh di Rumah Sendiri, Digerebek Suami dan Warga

9

Suport Atensi Kapolres Basmi Bali & Kenalpot Brong Demi Kenyamanan Masyarakat Jelang Ramadhan, " Ini

10

Sidang Isbad, Muhammadiah Tetapkan 18 Februari 2026 Lebih Awal Dari Pemerintah