MENU TUTUP

Agar Gula Rp 12.500/Kg, Mendag 'Paksa' Distributor Kurangi Untung

Senin, 03 April 2017 | 19:07:57 WIB
Agar Gula Rp 12.500/Kg, Mendag 'Paksa' Distributor Kurangi Untung

Jakarta - Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita, mengungkapkan salah satu fokus kerjanya sejak beberapa bulan lalu yakni membuat harga gula pasir bisa stabil, yakni di harga paling tinggi Rp 12.500/kg di tingkat eceran.

Menurut dia, salah satu yang ditempuhnya yakni memaksa distributor dan importir besar yang selama ini sudah bertahun-tahun menikmati profit besar dari manisnya bisnis gula di Indonesia, mengurangi margin keuntungannya.

"Gula, ini raksasa semua. Kita kenal 7 samurai. Salah seorangnya saya tanya, sudah diajak bicara, kesepakatan tidak dipenuhi. Saya sampaikan di rakor (Rapat Koordinasi), kita keluarkan peraturan seluruh distributor wajib daftar, begitu tidak memenuhi, kita coret sebagai distributor, nggak bisa dagang lagi," tegas Enggar di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (3/4/2017).

"Yang paling ditakutkan pengusaha itu kan kalau tidak bisa berdagang lagi," kata Enggar.

Diungkapkannya, margin untung dari penjualan gula ini sangatlah besar yakni Rp 6 triliun, apalagi sektor ini hanya dikuasai segelintir pemain saja. Dirinya pun memaksa agar 7 pemain besar gula ini mengurangi untungnya agar harga gula paling mahal Rp 12.500/kg saja.

"Dalam satu tahun perputaran margin dari distributor gula itu Rp 6 triliun. Jika berkurang keuntungan jadi Rp 1 triliun mereka bilang rugi, saya bilang sudah cukup (untung Rp 1 triliun). Jadi rugi itu bukan rugi riil secara fisik. Jadi mending Anda rugi berkurang keuntungan signifikan daripada nggak bisa dagang sama sekali," ucap Enggar.

Dalam kesempatan tersebut, Enggar mengatakan salah seorang pemain besar besar gula pernah mengajaknya bernegosiasi.

"Semula dia pikir menteri satu ini bisa diajak main. Terus saya bilang, nilai You berapa. Kalau saya beli untuk ditutup gimana? Baru dia diam dan tahu kalau saya tersinggung. Jadi jangan sekali-sekali main," tandasnya.

sumber: detik.com

Berita Terkait

Wamendagri Wiyagus Tekankan Peran Strategis BUMD Dorong Perekonomian Daerah

Menristek: Saya Larang LGBT di Semua Kampus, Itu Tak Sesuai Nilai Kesusilaan! Herianto Batubara - de

4 Poin Penjelasan MUI Soal Fatwa Haram Pakai Atribut Nonmuslim

BPJS Tetap Jamin Pengobatan 8 Jenis Penyakit Katastropik

JANGAN MENGGURUI MAHKAMAH AGUNG

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Kronilogi Penganiayaan Pelajar MTS Hingga Tewas oleh Oknum Polisi

2

Wow! Ternyata Gubernur Dapet Bonus 1,7 Miliar Per Bulan Dari Pajak Kendaraan

3

Ironi di Riau, Barang Bukti Kasus Korupsi Malah Dikorupsi Lagi

4

Kecanduan Film Porno, Seorang Pria Bunuh Bocah Perempuan Lalu Perkosa Jasadnya

5

Disidang, Roy Suryo Sebut Ijazah Jokowi Yang Beredar 99 Persen Palsu

6

Hati-hati Modus Gerebek Mesum OTK di Pekanbaru Peras dan Rampas Mobil

7

Jejak Kasus Oknum Polisi Cabuli ABG Berdalih Tindak Pelanggar Lalu Lintas

8

Di Balik Surat BEM UGM untuk UNICEF: Nyawa Seharga Buku Tulis dan Teror yang Mengintai

9

Oknum Guru PPPK Diduga Selingkuh di Rumah Sendiri, Digerebek Suami dan Warga

10

Suport Atensi Kapolres Basmi Bali & Kenalpot Brong Demi Kenyamanan Masyarakat Jelang Ramadhan, " Ini