MENU TUTUP

Afrizal: Devisit Anggaran, Honorer Jangan di Jadikan Korban

Selasa, 21 Maret 2017 | 16:11:07 WIB
Afrizal: Devisit Anggaran, Honorer Jangan di Jadikan Korban Afrizal Anggota DPRD Rohil

BAGANSIAPIAPI,WAWASANRIAU.COM - Sekretarias Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Afrizal tekankan agar Pemkab Rohil tidak menjadikan tenaga Honorer sebagai korban untuk dirumahkan, apalagi pengurangan gaji akibat devisit anggaran yang dialami daerah sekarang ini.

"Walaupun dalam kondisi devisit, pemkab tidak harus merumahkan para honorer, gaji honorer itu cuma Rp. 700 sampai 800 Ribu perbulannya dan pertahun nya hanya berkisar Rp.193 Milyar. lebih baik Dinas yang ada  dan DPRD yang berhemat atau pembangunan fisik yang dikurangi." ungkap Afrizal usai mengadakan audiensi dengan Dewan Pimpinan Wilayah Komite Nusantara Aparatur Sipil Negara .Senin (20/03/2017).

Afrizal juga mengistilahkan tenaga honorer Rohil ini paling sedih di banding kabupaten kota yang lain, bak istilah buah simalakama, kalau tidak di berhentikan maka gaji mereka yang akan di kurangi, padahal selama ini gaji masih dibawah standar.

"Nasib para honor sekarang bak seperti buah simalakama. kalau gak di berhentikan ya gajinya di kurangi. kenapa harus para honorer yang di di jadikan korban." paparnya.
 

Ia juga meminta kepastian data yang valid dari Badan Kepegawaian Daerah terkait jumlah tenaga honorer yang ada di Rohil. karena hingga saat ini BKD belum juga memberikan data Valid kepada DPRD padahal Gaji selalu di bayarkan.

"Saya heran dengan Pemerintah ini,hingga saat ini kita tidak pernah tau secara pasti berapa jumlah tenaga honorer yang ada di Rohil.kita juga sudah sering meminta kepada BKD untuk memberikan datanya kepada kita." papar Afrizal.

Tidak hanya itu, Ia juga mendapati disalah satu sekolah tenaga PNS cuma satu dua orang, dan sisanya dibantu oleh honorer, artinya daerah kita masih membutuhkan tenaga honorer sebagai pelengkap.

"masih banyak sekolah Negeri ditempat kita PNS nya hanya satu atau dua orang dan selebihnya hanya honorer.jika sampai para honorer melakukan mogok kerja bisa gawat kondisi sekolah kita," paparnya.

Terkaid pernyataan Kadisdik Rohil beberapa waktu lalu yang menyatakan "jangan gara-gara gaji kita tidak semangat bekerja" Politisi Partai Golkar ini menyebutkan, bila gaji para honorer hanya Rp.300 ribu bagaimana mereka akan semangat dalam bekerja.

"justru gaji itu yang membuat mereka semangat.semua orang yang bekerja pasti mengharapkan gaji,bagaimana mereka mau semangat kalau gajinya cuma 300 ribu.mau makan apa mereka dengan uang segitu.sedangkan menurut gaji yang lama saja itu masih sangat tidak layak." sebut Afrizal.

Namun ia sangat berharap agar tidak ada tenaga honorer yang di rumahkan. apalagi saat ini UU ASN masih dalam Revisi."selama proses Revisi UU ASN kami meminta tidak ada honorer yang di rumahkan," harapnya. (fie)

Berita Terkait

Banggar DPRD Rohil Gelar Raker Bersama TAPD Bahas Realisasi APBD Tahun 2023

HUT RI ke 79, Ketua DPRD Rohil Maston : Semoga Indonesia Makin Maju

DPRD Gelar Sidang Paripurna Istimewa HUT Rohil ke 17

Bupati Rohil Sampaikan Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2024

DPRD APRESIASI LANGKAH PEMDA DETEKSI CEPAT KARHUTLA

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Kronilogi Penganiayaan Pelajar MTS Hingga Tewas oleh Oknum Polisi

2

Wow! Ternyata Gubernur Dapet Bonus 1,7 Miliar Per Bulan Dari Pajak Kendaraan

3

Ironi di Riau, Barang Bukti Kasus Korupsi Malah Dikorupsi Lagi

4

Kecanduan Film Porno, Seorang Pria Bunuh Bocah Perempuan Lalu Perkosa Jasadnya

5

Disidang, Roy Suryo Sebut Ijazah Jokowi Yang Beredar 99 Persen Palsu

6

Hati-hati Modus Gerebek Mesum OTK di Pekanbaru Peras dan Rampas Mobil

7

Jejak Kasus Oknum Polisi Cabuli ABG Berdalih Tindak Pelanggar Lalu Lintas

8

Di Balik Surat BEM UGM untuk UNICEF: Nyawa Seharga Buku Tulis dan Teror yang Mengintai

9

Oknum Guru PPPK Diduga Selingkuh di Rumah Sendiri, Digerebek Suami dan Warga

10

Suport Atensi Kapolres Basmi Bali & Kenalpot Brong Demi Kenyamanan Masyarakat Jelang Ramadhan, " Ini