MENU TUTUP

Pertamina Incar 10 Blok Migas yang Kontraknya Habis di 2018-2019

Rabu, 04 Januari 2017 | 19:05:35 WIB
Pertamina Incar 10 Blok Migas yang Kontraknya Habis di 2018-2019 ilustrasi

Jakarta,Wawasanriau,com - Sepuluh Wilayah Kerja (WK/blok) migas yang akan habis kontraknya pada 2018 dan 2019 tengah diincar oleh PT Pertamina (Persero). Beberapa di antaranya adalah Blok East Kalimantan, Attaka, dan Sanga-sanga yang terletak di lepas pantai Kalimantan Timur (Kaltim).

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2004 (PP 35/2004) pasal 28, Pertamina dapat mengajukan permohonan kepada Menteri ESDM untuk dapat mencaplok blok-blok terminasi alias blok yang akan habis jangka waktu kontraknya.

Pertamina boleh mendahului Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) lain untuk mengajukan permohonan. Keputusan apakah blok-blok terminasi tersebut akan diserahkan pada Pertamina atau tidak berada di tangan Menteri ESDM.

Direktur Hulu Pertamina, Syamsu Alam, mengaku telah mengirimkan proposal ke Menteri ESDM Ignasius Jonan untuk dapat mengambil alih hak kelola 10 blok terminasi di 2018-2019.

"Kita mengajukan ada 10 blok, di antaranya East Kalimantan, Attaka, dan Sanga-sanga," kata Alam saat ditemui di Kantor PBNU, Jakarta, Rabu (4/1/2017).

Namun Alam belum mau membeberkan secara spesifik 10 blok terminasi yang diinginkan Pertamina. Pihaknya menunggu keputusan resmi Jonan terkait blok-blok itu.

"Saya enggak bisa sebutkan sekarang karena enggak etis. Ada beberapa blok terminasi yang sudah kita evaluasi, sudah kita sampaikan proposal ke pemerintah, kita menunggu hasil keputusan pemerintah," ucapnya.

11 blok migas yang kontraknya selesai pada 2018 dan 2019. Dari 11 blok itu, 10 di antaranya dibidik Pertamina. Berikut daftar blok yang berakhir kontraknya di 2018 dan 2019 beserta kontraktornya saat ini:

Habis 2018:
Tuban (KKKS: JOB Pertamina-Petrochina East Java)
Ogan Komering (JOB Pertamina-Talisman)
Sanga-sanga (Virginia Indonesia, Co.)
Southeast Sumatra (CNOOC Ses Ltd.)
B Block (Exxon Mobil Oil Indonesia Inc.)
Nso/Nso Ext (Exxon Mobil Oil Indonesia Inc.)
Tengah Block (Total E&P Indonesie)
East Kalimantan (Chevron Indonesia Company)


Habis 2019:
Pendopo & Raja (JOB Pertamina-Golden Spike Energy Indonesia)
Bula (Kalrez Petroleum (Seram) Ltd.)
Seram Non Bula (Citic Seram Energy Limited)

sumber detik.com

Berita Terkait

Mendagri Sebut Pelantikan Gubernur Riau Terpilih Pada 20 Februari

Wamendagri Ribka Haluk Tinjau Progres Pembangunan KPP Provinsi Papua Selatan

Bara Hasibuan Sesalkan Prabowo Tak Beri Selamat ke Jokowi: Paradoks!

Awas Kabar Hoax Struk Tol Dipakai Klaim Asuransi

Vaksin Kemerdekaan Polda Riau Jangkau Masyarakat Pedalaman Suku Talang Mamak Inhu

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

PSI X ESI Rohil Hadirkan Turnamen Free Fire Independent Day 2026

2

Kadisdikbud Rohil Pastikan Program Seragam Sekolah Gratis SD-SMP Tetap Berlanjut

3

STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi Siap Gelar UAS Genap TA 2025/2026

4

Menjembatani Peradaban, Menggapai Harapan: Jembatan Merah Putih Presisi di Rohil Diresmikan

5

Simak Arahan Kadisdikbud Rohil saat Buka MPLS di SMPN 1 Bangko

6

Ringankan Beban Masyarakat, Sat Binmas Polres Rohil Gelar Gerakan Pangan Murah

7

Muhammad Maliki Resmi Berlabuh ke PSI, Optimistis Tatap Pemilu 2029

8

Polsek Bangko Gelar Malam Pengantar Tugas Kompol Buyung Kardinal

9

65 Anggota Polres Rohil Naik Pangkat, Kapolres Tekankan Peningkatan Profesionalisme

10

Bupati Rohil Resmikan Festival Ekraf Pesona Boapi 2026, Dorong Digitalisasi UMKM Via QRIS