MENU TUTUP

Mengapa Sistem Tinggal Kelas (Retensi) Harus Diadakan Kembali, begini penjelasannya..

Selasa, 03 Februari 2026 | 12:21:10 WIB
Mengapa Sistem Tinggal Kelas (Retensi) Harus Diadakan Kembali, begini penjelasannya..

WawasanRiau.com - Wacana penghapusan sistem tinggal kelas, yang didorong oleh kebijakan "naik kelas otomatis" atau penekanan pada aspek psikososial siswa, perlu dikaji ulang secara mendalam. Untuk menjamin kualitas lulusan dan integritas pendidikan nasional, sistem tinggal kelas harus diadakan kembali sebagai mekanisme kontrol mutu yang esensial.

1. Menjaga Standar Akademik yang Tegas

Fungsi utama pendidikan adalah memastikan setiap siswa menguasai kompetensi dasar wajib yang menjadi fondasi bagi pembelajaran berikutnya. Sistem tinggal kelas berfungsi sebagai filter penting.

Ini memastikan siswa benar-benar menguasai kemampuan fundamental, terutama membaca, menulis, dan berhitung (literasi dan numerasi), sebelum diizinkan melanjutkan ke tingkat materi yang lebih kompleks.

Memaksa siswa yang belum kompeten untuk naik kelas hanya akan menempatkan mereka pada posisi yang sangat rentan, di mana mereka akan kesulitan memahami materi baru, sehingga memperlebar jurang kegagalan.

2. Meningkatkan Akuntabilitas dan Motivasi Belajar

Ketika tidak ada konsekuensi nyata atas ketidakseriusan atau kegagalan menuntaskan materi, motivasi belajar siswa cenderung menurun. Sistem tinggal kelas menumbuhkan akuntabilitas pada siswa dan orang tua.

Mengetahui adanya kemungkinan untuk mengulang tahun pelajaran mendorong siswa untuk lebih serius, bertanggung jawab, dan termotivasi dalam mencapai hasil belajar yang optimal. Ini mengajarkan bahwa hasil adalah cerminan dari usaha, sebuah pelajaran penting dalam kehidupan nyata.

3. Memberikan Waktu Remediasi Optimal

Pendekatan remedial singkat yang dilakukan di sela-sela kurikulum berjalan sering kali tidak efektif. Siswa yang memiliki gap knowledge signifikan membutuhkan lebih dari sekadar jam tambahan.

Tinggal kelas menyediakan satu tahun penuh untuk perbaikan (remediasi) dan penuntasan kesenjangan pengetahuan secara intensif. Dengan mengulang kelas, siswa mendapatkan kesempatan kedua untuk membangun fondasi yang kokoh tanpa harus dibebani tekanan kurikulum baru, memastikan perbaikan yang substansial dan menyeluruh.

4. Mencegah Akumulasi Masalah Dasar

Masalah akademik mendasar, seperti kesulitan membaca atau berhitung, bersifat kumulatif.

Jika seorang siswa yang mengalami kesulitan ini dipaksa naik kelas, masalah tersebut tidak hilang; melainkan terakumulasi dan membesar seiring kenaikan jenjang pendidikan (SMP/SMA).

Hal ini tidak hanya meningkatkan risiko putus sekolah (karena siswa merasa frustrasi) tetapi juga menghasilkan lulusan yang secara mendasar tidak siap menghadapi tantangan pendidikan dan dunia kerja yang lebih tinggi.

5. Mendorong Integritas Penilaian dan Sekolah

Adanya sistem tinggal kelas meningkatkan integritas penilaian guru dan akuntabilitas sekolah. Guru didorong untuk melakukan penilaian secara lebih objektif dan jujur karena mereka tahu penilaian tersebut memiliki dampak nyata.

Sekolah pun termotivasi untuk meningkatkan kualitas pengajaran, intervensi, dan bimbingan mereka, sebab angka tinggal kelas yang tinggi dapat menjadi refleksi adanya masalah dalam kualitas pengajaran, bukan semata-mata kesalahan siswa.

Mengembalikan sistem ini adalah langkah tegas untuk menjaga standar mutu pendidikan.

#pendidikan #infoguru

Berita Terkait

SMAN 01 Bangko Stuban ke Sekolah Adiwiayata Tingkat Nasional

Mendikbud: Guru dan Orangtua Harus Aktif Cegah Penyebaran Paham Radikal

Oknum Guru Swasta di Palika Lakukan Kekerasan Terhadan Murid

Bupati Rohil Audiensi Dengan Rektor Universitas Riau Bahas Kerjasama Program Beasiswa

Guru SD di Rohil Temukan Alat Isap Sabu Diruang Kelas

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

PSI X ESI Rohil Hadirkan Turnamen Free Fire Independent Day 2026

2

Kadisdikbud Rohil Pastikan Program Seragam Sekolah Gratis SD-SMP Tetap Berlanjut

3

STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi Siap Gelar UAS Genap TA 2025/2026

4

Menjembatani Peradaban, Menggapai Harapan: Jembatan Merah Putih Presisi di Rohil Diresmikan

5

Simak Arahan Kadisdikbud Rohil saat Buka MPLS di SMPN 1 Bangko

6

Ringankan Beban Masyarakat, Sat Binmas Polres Rohil Gelar Gerakan Pangan Murah

7

Muhammad Maliki Resmi Berlabuh ke PSI, Optimistis Tatap Pemilu 2029

8

Polsek Bangko Gelar Malam Pengantar Tugas Kompol Buyung Kardinal

9

65 Anggota Polres Rohil Naik Pangkat, Kapolres Tekankan Peningkatan Profesionalisme

10

Bupati Rohil Resmikan Festival Ekraf Pesona Boapi 2026, Dorong Digitalisasi UMKM Via QRIS