MENU TUTUP

TKA Cina Aniaya Pekerja Lokal, Bentrok Besar Di PT IPIP Pecah..!!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 12:00:14 WIB
TKA Cina Aniaya Pekerja Lokal, Bentrok Besar Di PT IPIP Pecah..!!

Kolaka,WawasanRiau.com - Kericuhan terjadi di kawasan pembangunan PT Indonesia Pomalaa industrial Park (IPIP), Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Rabu (28/1/2026).

kericuhan diduga dipicu oleh insiden penganiayaan terhadap seorang buruh lokal yang dilakukan oknum pengawas lapangan asal Tiongkok.

peristiwa itu bermula dari adu mulut persoalan gaji yang berujung pada kekerasan fisik. Menurut informasi, korban awalnya hanya bermaksud mempertanyakan hak gaji yang dinilai belum tuntas.

Namun, pertanyaan tersebut justru dibalas dengan kata-kata provokatif dan merendahkan dari pengawas TKA.

Sampai berita ini diterbitkan pihak terkait belum dapat dikonfirmasi guna keterangan lebih lanjut. **

Berita Terkait

Pemilik Toko Emas Ditembak Perampok, 1/2 Kg Emas Dibawa Kabur

Gudang Ubur -Ubur Roboh, Tujuh Korban Dirawat Intensif di RSUD RM Pratomo Bagansiapiapi

Heboh!! Uang 100 Juta Hilang Didalam Mobil Bendahara Disdikbud Rohil

Satu Tersangka Korupsi Danau Buatan Masuk Sel Polres Rohil, Dua Masih Diluar

Polsek Bangko Amankan Pelaku Ilog Beserta Puluhan Keping Papan

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Kronilogi Penganiayaan Pelajar MTS Hingga Tewas oleh Oknum Polisi

2

Wow! Ternyata Gubernur Dapet Bonus 1,7 Miliar Per Bulan Dari Pajak Kendaraan

3

Ironi di Riau, Barang Bukti Kasus Korupsi Malah Dikorupsi Lagi

4

Kecanduan Film Porno, Seorang Pria Bunuh Bocah Perempuan Lalu Perkosa Jasadnya

5

Disidang, Roy Suryo Sebut Ijazah Jokowi Yang Beredar 99 Persen Palsu

6

Jejak Kasus Oknum Polisi Cabuli ABG Berdalih Tindak Pelanggar Lalu Lintas

7

Di Balik Surat BEM UGM untuk UNICEF: Nyawa Seharga Buku Tulis dan Teror yang Mengintai

8

Oknum Guru PPPK Diduga Selingkuh di Rumah Sendiri, Digerebek Suami dan Warga

9

Suport Atensi Kapolres Basmi Bali & Kenalpot Brong Demi Kenyamanan Masyarakat Jelang Ramadhan, " Ini

10

Sidang Isbad, Muhammadiah Tetapkan 18 Februari 2026 Lebih Awal Dari Pemerintah