MENU TUTUP

Kasatgas Tito Karnavian Turun Langsung Bantu Warga Terdampak di Aceh Tamiang

Sabtu, 24 Januari 2026 | 12:55:38 WIB
Kasatgas Tito Karnavian Turun Langsung Bantu Warga Terdampak di Aceh Tamiang

Aceh Tamiang,WawasanRiau.com – Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian turun langsung meninjau serta membantu masyarakat terdampak bencana di Gampong Batang Ara, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Jumat (23/1/2026).

Tito hadir bersama Ketua Umum (Ketum) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian, Ketua TP PKK Provinsi Aceh Marlina Usman, Ketua TP PKK Kabupaten Aceh Tamiang Yuyun Armia, serta sejumlah pengurus TP PKK Pusat. Ia juga didampingi Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kemendagri Safrizal ZA, Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi, serta jajaran terkait lainnya.

"Saya dari kemarin ke Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Timur, Aceh Utara, ke Lhokseumawe. Kemudian ke Aceh Tamiang tadi saya dan Pak Bupati ada juga kita berikan bantuan-bantuan peralatan dan lain-lain. Dan setelah itu saya juga baru berada di sini," katanya.

Ia menegaskan, kehadiran pemerintah pusat bersama TP PKK merupakan bentuk komitmen negara dalam memastikan warga terdampak tidak dibiarkan menghadapi dampak bencana sendirian. Aceh Tamiang menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian khusus karena besarnya kerusakan, baik pada rumah warga maupun lingkungan di sejumlah dusun dan kampung.

"Kita keliling-keliling ke semua tempat bencana yang ada. Aceh Tamiang ini memang perhatian kita karena bukan hanya banyak rumah yang rusak, tapi juga beberapa dusun, kampung, termasuk tempat Bapak-Ibu juga," ujarnya.

Tito menjelaskan, pemerintah terus mengupayakan berbagai langkah pemulihan, mulai dari penanganan rumah rusak, bantuan keuangan, hingga dukungan pemulihan ekonomi masyarakat Gampong Batang Ara. Upaya tersebut dilakukan agar warga terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari. Penyerahan bantuan di Gampong Batang Ara merupakan lanjutan dari kegiatan serupa yang sebelumnya dilakukan di Gampong Sunting, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang.

"Saya sudah sampaikan [Batang Ara] itu jauh tempatnya, tapi  ibu Ketum TP PKK tetap nekat ke sini untuk ibu-ibu sekalian. Saya juga berterima kasih banyak kepada Ibu Gubernur, Ibu Marlina, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Aceh. Ibu (Istri) Wagub juga hadir di sini, Ibu Mukarramah Fadhullah ada di sini juga. Semua lengkap kita untuk memberikan perhatian," ungkapnya.

Adapun bantuan yang disalurkan TP PKK Pusat kepada 169 kepala keluarga (KK) di Gampong Batang Ara meliputi 169 paket perlengkapan ibadah, 122 paket perlengkapan sekolah, 169 unit kompor satu tungku, 40 dus minyak goreng, 100 set ember dan gayung, 10 dus sabun mandi, 10 dus sabun cuci pakaian, 100 kasur, 100 paket makanan anak-anak, serta 700 masker.**

Rilis : Puspen Kemendagri.

Berita Terkait

Bupati Rohil Afrizal Harapkan Melayu Jadi Tuan Dinegeri Sendiri

Babinsa Dampingi Petani di Demplot Tanaman Cabai

Pemda Rohil Upayakan Jaminan Kepemilikan Lahan Masyarakat Dikawasan Hutan

Kapolda Banten Sinergiskan Penyuluh Agama di desa dengan Bhabinkamtibmas

Wabup Rohil: Jangan Sekedar Organisasi, LAMR Harus Mampu Menunjukkan Jati Diri

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Kronilogi Penganiayaan Pelajar MTS Hingga Tewas oleh Oknum Polisi

2

Wow! Ternyata Gubernur Dapet Bonus 1,7 Miliar Per Bulan Dari Pajak Kendaraan

3

Ironi di Riau, Barang Bukti Kasus Korupsi Malah Dikorupsi Lagi

4

Kecanduan Film Porno, Seorang Pria Bunuh Bocah Perempuan Lalu Perkosa Jasadnya

5

Disidang, Roy Suryo Sebut Ijazah Jokowi Yang Beredar 99 Persen Palsu

6

Jejak Kasus Oknum Polisi Cabuli ABG Berdalih Tindak Pelanggar Lalu Lintas

7

Di Balik Surat BEM UGM untuk UNICEF: Nyawa Seharga Buku Tulis dan Teror yang Mengintai

8

Oknum Guru PPPK Diduga Selingkuh di Rumah Sendiri, Digerebek Suami dan Warga

9

Suport Atensi Kapolres Basmi Bali & Kenalpot Brong Demi Kenyamanan Masyarakat Jelang Ramadhan, " Ini

10

Sidang Isbad, Muhammadiah Tetapkan 18 Februari 2026 Lebih Awal Dari Pemerintah