Buka file APK, Dana Rp1,3 Miliar Anggota Dewan Lenyap Tersisa Rp100 Ribu
Dana sebesar Rp 1,3 miliar milik Wakil Ketua DPRD Batang, Junaenah, dilaporkan raib dalam waktu singkat dari rekening pribadinya di salah satu bank Himbara. Saldo yang sebelumnya mencapai miliaran rupiah itu tersisa hanya Rp 100 ribu.
Peristiwa tersebut bermula pada 20 Januari, saat Junaenah menerima file undangan berbentuk aplikasi (APK) melalui ponselnya. Setelah file itu dibuka, ponsel miliknya mengalami gangguan hingga tidak dapat digunakan keesokan harinya.
Ia kemudian memblokir layanan digital banking serta menghapus aplikasi perbankan sebagai langkah pengamanan. Namun karena aktivitas usahanya di bidang beras dan gabah membutuhkan transaksi rutin dalam nominal besar, ia kembali mengaktifkan layanan mobile banking untuk keperluan pembayaran ke Bulog. Proses aktivasi ulang dilakukan di kantor bank dengan pendampingan petugas.
Meski telah meminta agar email dan nomor lama tidak lagi digunakan, akun tersebut disebut masih terhubung dengan fasilitas transaksi berlimit harian hingga puluhan miliar rupiah.
Beberapa waktu setelah layanan aktif kembali, muncul notifikasi bahwa akun tersebut diakses melalui perangkat lain. Padahal, ponsel berada di rumah dan tidak digunakan.
Saat mencoba masuk ke aplikasi, ia mengaku sudah tidak dapat mengakses akunnya. Keesokan harinya, ia mendatangi bank untuk mencetak rekening koran. Dari hasil pengecekan, diketahui saldo Rp 1,3 miliar telah berkurang drastis menjadi Rp 100 ribu.
Riwayat transaksi menunjukkan adanya pemindahan dana secara bertahap ke sejumlah rekening berbeda dalam waktu singkat. Dana tersebut tidak hanya milik pribadi, tetapi juga mencakup titipan dari para petani gabah yang bekerja sama dengannya. **




Tulis Komentar