MENU TUTUP

Viral Rekaman CCTV: Perselisihan Harga di Salon Nolas Pohuwato Berujung Dugaan Penganiayaan

Sabtu, 27 Desember 2025 | 00:40:30 WIB
Viral Rekaman CCTV: Perselisihan Harga di Salon Nolas Pohuwato Berujung Dugaan Penganiayaan

Viral Rekaman CCTV: Perselisihan Harga di Salon Nolas Pohuwato Berujung Dugaan Penganiayaan

POHUWATO, 26 Desember 2025 – Jagat maya dihebohkan dengan beredarnya rekaman CCTV berdurasi 24 detik yang memperlihatkan dugaan tindak kekerasan terhadap seorang wanita di sebuah salon kecantikan di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.

Unggahan tersebut memicu kecaman luas dari warganet setelah memperlihatkan aksi fisik yang dilakukan oleh oknum pegawai salon Seorang Waria.

Peristiwa yang terjadi di Salon Nolas ini bermula dari perselisihan mengenai biaya layanan pewarnaan rambut. Berdasarkan informasi yang diungkap oleh akun Facebook DUDA Jr., kesepakatan awal harga jasa tersebut adalah sebesar Rp250 ribu. Namun, pihak salon kemudian memberikan potongan harga sehingga menjadi Rp200 ribu.
Meskipun sudah ada penurunan harga, terjadi kesalahpahaman saat korban menyatakan akan membayar kekurangan sebesar Rp50 ribu di kemudian waktu.

Pelaku, yang merupakan seorang waria, diduga tidak terima dengan pernyataan tersebut dan mulai melontarkan kata-kata kasar kepada konsumen.
 

Aksi Kekerasan Terekam Kamera
Situasi memanas saat keduanya terlibat adu mulut. Dalam rekaman CCTV, pelaku terlihat melakukan kekerasan fisik berupa tamparan dan pelemparan benda ke arah korban Serta di Banting.

Akibat insiden tersebut, korban dilaporkan mengalami luka memar di beberapa bagian tubuh serta pembengkakan pada bagian kaki.

Pasca kejadian, korban telah melaporkan tindakan penganiayaan tersebut ke pihak kepolisian setempat. Namun, hingga berita ini diturunkan, pihak korban merasa belum ada tindak lanjut hukum yang signifikan dari aparat penegak hukum (APH).
 

Di sisi lain, korban secara tegas menyatakan menolak untuk menandatangani surat pernyataan damai.

Sementara itu, pihak pengelola Salon Nolas menuai sorotan negatif karena hanya menyarankan agar oknum pelaku dipindahkan ke cabang lain, tanpa menunjukkan langkah pertanggungjawaban nyata terhadap kondisi fisik maupun psikis korban.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik di Gorontalo yang mendesak kepolisian untuk segera memproses pelaku sesuai hukum yang berlaku demi keadilan bagi korban.(rls/red) 

Berita Terkait

Sekda Rohil Surya Arfan Hadiri Acara Santunan Anak Yatim Dimesjid Raya Al Ihsan

Sertijab, Kadispora Rohil Fokus Pada Wisata dan Pemuda

Bupati Rohil Minta Penyusunan APBD 2024 Harus Betul Keinginan Masyarakat

Dikawal Ketat, Pendistribusian Logistik di Desa Ranah Singkuang Berjalan dengan Lancar

Bupati Bersama Wabup Rohil Hadiri Rakornas Yang Dibuka Presiden Jokowi

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Polres Rohil Ungkap Peredaran Narkotika Jenis Ekstasi Seberat 5,8 KG, Enam Tersangka Diamankan

2

Kapolda Riau Beri Penghargaan kepada Polres Rohil Atas Pengungkapan 80 Kg Sabu

3

Kajari Rohil Firdaus Perkuat Sinergi dengan Insan Pers melalui Coffee Morning

4

Awali Hari Kerja 2026: Bupati H. Bistamam Tekankan Disiplin dan Percepatan Program

5

Dr. Muhammad Maliki Buka Peluang Kerja bagi 10 Putra-Putri Rokan Hilir

6

Sekda Rohil Pimpin Rapat Finalisasi Dokumen RT RW :Percepat Pengesahan

7

Kalapas Bangkinang Apresiasi Dedikasi Petugas Selama 3 Hari Pelayanan Prima

8

Kunjungan Lebaran Di Lapas Bangkinang Warnai Kehangatan

9

Kapolres Rohil Tinjau Pos Pengamanan Ops Ketupat Lancang Kuning 2026

10

Oknum Wartawan Kena OTT Polisi Diduga Peras Pengacara 3 Juta Untuk Lebaran