MENU TUTUP

Bebas Beroperasi " Gudang Mafia Inti Milik Gurning Tak Tersentuh Hukum

Rabu, 30 Juli 2025 | 03:04:28 WIB
Bebas Beroperasi

Bebas Beroperasi " Gudang Mafia Inti Milik Gurning Tak Tersentuh Hukum


Bathsol - Besarnya keuntungan usaha penampungan Inti (Kernel) membuat banyaknya Oknum pengusaha tergiur dan nekad membuka usaha gudang penampungan Inti ilegal.

Meskipun nampaknya biasa saja ternyata usaha Mafia tersebut diduga sangat menjanjikan , Sehingga tak ayal lagi kalau mereka nekad membuka gudang tersebut secara terang - terangan tanpa perdulikan adanya larangan maupun undang - undang yang menjadi landasan hukum .

Namun  walaupun usaha gudang penampungan inti ilegal tersebut berdiri tegak nampaknya tidak ada tersentuh Hukum seolah - olah aturan terkait larangan gudang ilegal yang diduga melakukan penampungan dan penimbunan inti tanpa hak dan jelas merugikan pihak pengusaha dan negara hanyalah sebuah tulisan belaka .

Dimana kenyataan di lapangan gudang - gudang mafia penampungan Inti masih saja bebas beroperasi tanpa tersentuh hukum diduga lantaran telah membayar atensi kepada beberapa pihak terkait.

Seperti halnya pantauan awak media di lapangan, saat melakukan investigasi di daerah  Jalinsum, tepatnya lewat simpang bangko kabupaten bengkalis mendapati adanya suatu kegiatan di sebuah gudang diduga penampungan inti ilegal.

Setelah ditelusuri memang benar gudang tersebut diduga milik Gurning melakukan praktek jual beli inti dengan supir mobil yang  sebelumnya diberikan kepercayaan untuk mengantarkan barang sampai tempat tujuan, namun malah melakukan aksi pencurian.

Bahkan saat awak media hendak melakukan pengambilan gambar tumpukan inti dan beberapa mobil angkutan yang sudah terparkir di dalam gudang tersebut awak media tidak diberikan kesempatan mengambil dokumentasi.

Tentunya selain diduga degan sengaja tidak mengindahkan aturan Undang - undang terkait larangan aktivitas Gudang Ilegal mereka juga melanggar UU Pers dengan menghalangi tugas wartawan.

Dimana Menghalangi jurnalis saat melaksanakan tugas jurnalistik bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers (UU Pers) yakni pasal Pasal 18 ayat (1) UU Pers. Di mana, menghalangi wartawan melaksanakan tugas jurnalistik dapat dipidana 2 tahun penjara atau denda paling banyak Rp500 juta.

Untuk itulah Awak media berharap agar kapolda riau melalui Kapolres bengkalis bisa menindak tegas dan menutup usaha Gudang ilegal diduga milik Gurning tersebut

Berita Terkait

HEBAT! Bupati Rohil Perjuangkan Lintas Nasional Ujung Tanjung Bagansiapiapi

Ipda Jonera Pimpin Operasi Yustisi Gabungan Pemburu Teking

Wooww...Tiap Sabtu Sore Ibu-ibu Panipahan Senam Sehat Ada Doorprizenya

Heboh Serangan Hacker, Kadis Kominfotiks Rohil Minta Semua OPD Waspada

Suyatno "Donatur" Tetap Ponpes Al-Asasiyah

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Kronilogi Penganiayaan Pelajar MTS Hingga Tewas oleh Oknum Polisi

2

Wow! Ternyata Gubernur Dapet Bonus 1,7 Miliar Per Bulan Dari Pajak Kendaraan

3

Ironi di Riau, Barang Bukti Kasus Korupsi Malah Dikorupsi Lagi

4

Kecanduan Film Porno, Seorang Pria Bunuh Bocah Perempuan Lalu Perkosa Jasadnya

5

Disidang, Roy Suryo Sebut Ijazah Jokowi Yang Beredar 99 Persen Palsu

6

Jejak Kasus Oknum Polisi Cabuli ABG Berdalih Tindak Pelanggar Lalu Lintas

7

Di Balik Surat BEM UGM untuk UNICEF: Nyawa Seharga Buku Tulis dan Teror yang Mengintai

8

Oknum Guru PPPK Diduga Selingkuh di Rumah Sendiri, Digerebek Suami dan Warga

9

Suport Atensi Kapolres Basmi Bali & Kenalpot Brong Demi Kenyamanan Masyarakat Jelang Ramadhan, " Ini

10

Sidang Isbad, Muhammadiah Tetapkan 18 Februari 2026 Lebih Awal Dari Pemerintah