MENU TUTUP

Pj Bupati Kampar Ingatkan PPDI Kampar Netralitas Dalam Pemilu 2024.

Selasa, 24 Oktober 2023 | 22:18:18 WIB
Pj Bupati Kampar Ingatkan PPDI Kampar Netralitas Dalam Pemilu 2024.

BANGKINANG KOTA(WRC) - Pj Bupati Kampar H Muhammad Firdaus,SE mengingatkan langsung kepada seluruh Perangkat Desa se-Kabupaten kampar untuk netraliras pada pemilu 2024 nantinya.

Hal tersebut ditegaskan Pj Bupati Kampar Firdaus saat membuka Musyawarah Daerah Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) ke-1 Kabupaten Kampar  di Aula Kantor Bupati Kampar, selasa (24/10/2023).

Lebih lanjut, Firdaus menjelaskan bahwa saat ini kita telah memasuki tahun politik pemilihan umum 2024 legislatif, dalam hal ini pemilihan Legislatif, Presiden dan Wakil Presiden tepatnya 14 Februari 2024 mendatang.

Untuk itu, Firdaus minta kepada Kepala Desa serta seluruh perangkat Desa mulai dari Kepala Dusun, sampai Sekdes untuk bisa menjaga netralitas ditengah masyarakat. Lakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk menjaga keamanan, dan kelancaran pemilu nantinya.

Selanjutnya, Firdaus juga berharap kepada PPDI Kampar nantinya tidak ada PPDI tandingan. Sebab sejauh ini banyak organisasi yang muncul dualisme, bahkan dua organisasi yang mengklaim  sama-sama kuat dari aturan.

Selain itu, kepada seluruh anggota PPDI Kampar. Firdaus juga minta nantinya untuk terus menjaga kebersamaan dan komunikasi dengan kepala desanya. 

Perangkat juga dituntut agar ikut serta manjalankan roda pemerintahan desa, dengan program-program yang telah dibuat pemerintah pusat dan daerah. 

Kita ketahui, di kabupaten Kampar terdapat sebanyak 142 Desa, 8 Kelurahan dan 9 Desa persiapan. Dengan demikian, diperkirakan di kampar saat ini terdapat lebih kurang 2000an orang perangkat Desa. 

Untuk itu, menurut Firdaus seluruh perangkat harus menjalankan tugas yang diamanahkan seperti penurunan angka Stunting.  Dimana saat ini.masih tersisa lebih kurang 14%, dan target turun per Des 2023 menjadi 8%.

Selanjutnya, Firdaus juga menyampaikan terkait Kemiskinan Ekstrem, untuk di kampar saat ini tercatat lebih kurang 1002 KK tergolong masyarakat miskin ekstrem.

Terakhir, Firdaus menghimbau terkait Kebakaran Hutan dan Laha. Dalam hal ini diminta peran perangkat desa untuk mensosialisasikan kepada masyarakat, agar tidak membakar lahan untuk membuka lahan.

Sementara itu Ketua PPDI Provinsi Riau Nina Siahaan, dalam sambutan singkatnya menyampaikan bahwa PPDI sendiri di Indonesia berdiri pada tahun 2006.

Sementara untuk Provinsi Riau dibentuk tahun 2019, pada tahun 2019 sendiri di Riau baru terbentuk di tiga Kabupaten, yakni di Kabupaten Rohul, Rohil serta Kampar sendiri. Sementara pada tahun 2019 sampai 2023 ini sudah 8 Kab/Kota.

Nina menjelaskan, PPDI bukan organisasi tandingan, melainkan organisasi yang tergabung mulai dari Kepala Dusun sampai Sekretaria Desa yang memiliki satu visi untu kemajukan desa."Ucap Nina.(Jhoni)

Berita Terkait

Perdana Masuk Kerja Tahun 2018, Kantor DPRD Rohil Sepi

DPRD Rohil Apresiasi Lamr Gelar Pembekalan Adat Kepada Calon Datuk Penghulu

Ketua DPRD Rohil Tegaskan Subsidi Migor Harus Tepat Sasaran

ISMARYANTI Caleg Rohil Dapil 1 Usung Program Pengentasan Kemiskinan Dengan UKM

HUT Riau ke 67, Ketua DPRD Rohil Maston : Semoga Riau Semakin Maju

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

DPRD Rohil Gelar Paripurna Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

2

Daftar Lengkap 21 Pejabat Pemkab Rohil yang Baru Dilantik Bupati H. Bistamam

3

Polres Rohil tindak tegas Illegalloging di Sinaboi, 2 Tersangka Diamankan, Ratusan Batang Kayu Disit

4

Forum Media Daerah Rohil Resmi Surati DPRD, Desak RDP Soal Anggaran Kerjasama Media

5

Tingkatkan Stok Darah Pasien, PHR dan PMI Rohil Gelar Aksi Kemanusiaan

6

Tanam Pohon Trembesi di Sungai Bakau, Polsek Sinaboi Gencarkan Green Policing

7

Pamit ke Camat dan Pemdes, Mahasiswa KKN STAI Ar-Ridho Akhiri Masa Pengabdian di Sinaboi

8

Media Lokal Rohil Soroti Kemitraan Publikasi, Pemkab dan DPRD Diminta Buka Ruang Dialog

9

Hadir di Malam Puncak Haul ke-80, Dr. Maliki Ikuti Rangkaian Peringatan Syekh Oesman Syahbuddin

10

Malam Puncak Haul ke-80 Syekh Oesman Syahbuddin, Bagansiapiapi Dipadati Jamaah dan Masyarakat