MENU TUTUP

Larang Salat dan Puasa, MUI Rohil Awasi Pergerakan Gafatar

Kamis, 14 Januari 2016 | 12:50:51 WIB
Larang Salat dan Puasa, MUI Rohil Awasi Pergerakan Gafatar MUI Rohil awasi pergerakan Gafatar

BAGANBATU.WAWASANRIAU.COM - Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) sudah diharamkan didua provinsi, yakni  Provinsi NAD dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Dan bahkan juga dengan tegas menolak keberadaan aliran yang dipandang sesat tersebut.

Gafatar sendiri disebut-sebut melarang melafazkan dua kalimat syahadat, sholat lima waktu termasuk berpuasa itu saat ini tidak ada terlihat aktivitasnya di Rokan Hilir. Meski begitu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) terus memantau pergerakannya.

Di Riau sendiri berdasarkan catatan, bahwa Gafatar itu sudah ada dan beralamatkan di Jalan Arifin Achmad RT 02 RW 05 Kelurahan Sidomulyo Timur Kecamatan Marpoyan Damai yang dipimpin oleh Andi Dahlan Paramadjeng, Sekretaris Nasul serta Bandaha Agus Ferdyan. Bahkan
pernah terdaftar sejak 2011 hingga Desember 2015 di Kesbangpol Riau.

Pada tahun lalu, Gafatar sempat melakukan audensi dengan Gubernur Riau, namun ketika hendak beraudiensi dengan Kapolda dan Danrem, 'tidak dilayani' karena sudah ada laporan-laporan miring dari gerakan yang dilakukannya.

Hal tersebut seperti ditegaskan oleh Ketua MUI kabupaten Rokan Hilir, Drs H Wan Achmad Syaiful Msi kepada wartawan melalui ponselnya, Selasa (12/1) kemarin.

"Gafatar itu dulunya bernama Komunitas Mullah Abraham (KOMAR). Dan memang di Rokan Hilir belum ada kabar pergerakkannya, namun demikian kita tetap melakukan pemantauan," jelasnya.

Kendati demikian, Wan Syaiful juga tetap menghimbau kepada seluruh warga agar tetap waspada terhadap pergerakan aliran Gafatar tersebut.

"Dan karena aliran Gafatar ini mengarahkan umat dengan ajaran sesat, maka untuk itu kita MUI Rokan Hilir juga mengajak warga masyarakat untuk waspada terhadap pergerakan aliran Gafatar tersebut," himbau Wan Syaiful.

Menurut Ketua MUI, untuk mengambil hati dari warga masyarakat dengan cara menggalakkan bhakti sosial. " Selama ini cara mereka beradaptasi dan masuk ke tengah-tengah masyarakat dengan cara bhakti sosial," tegas Wan Syaiful kembali...(adv/humas)

Berita Terkait

Puluhan Anak Disunat Gratis, Pulang Dapat Kain Sarung

Pawai Ta'aruf MTQ Rohil Ke XIV Berlangsung Meriah

DLH Rohil Berencana Akan Menata Kembali Water Leiding

Rohil Kesenian Ikuti Festival Budaya Nusantara Kawasan Perbatasan Negara 2015 di TMII

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Begini Pesan Danramil 05 Rimba Melintang

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Kronilogi Penganiayaan Pelajar MTS Hingga Tewas oleh Oknum Polisi

2

Wow! Ternyata Gubernur Dapet Bonus 1,7 Miliar Per Bulan Dari Pajak Kendaraan

3

Ironi di Riau, Barang Bukti Kasus Korupsi Malah Dikorupsi Lagi

4

Kecanduan Film Porno, Seorang Pria Bunuh Bocah Perempuan Lalu Perkosa Jasadnya

5

Disidang, Roy Suryo Sebut Ijazah Jokowi Yang Beredar 99 Persen Palsu

6

Hati-hati Modus Gerebek Mesum OTK di Pekanbaru Peras dan Rampas Mobil

7

Jejak Kasus Oknum Polisi Cabuli ABG Berdalih Tindak Pelanggar Lalu Lintas

8

Di Balik Surat BEM UGM untuk UNICEF: Nyawa Seharga Buku Tulis dan Teror yang Mengintai

9

Oknum Guru PPPK Diduga Selingkuh di Rumah Sendiri, Digerebek Suami dan Warga

10

Suport Atensi Kapolres Basmi Bali & Kenalpot Brong Demi Kenyamanan Masyarakat Jelang Ramadhan, " Ini