MENU TUTUP

Pj Bupati Kampar Minta UKPBJ Bekerja Profesional dan Bebas Intervensi

Minggu, 12 Juni 2022 | 20:00:40 WIB
Pj Bupati Kampar Minta UKPBJ Bekerja Profesional dan Bebas Intervensi

Bangkinang - Guna mewujudkan pembangunan infrastruktur yang bermutu dan berkualitas, UKPBJ Kabupaten Kampar diharapkan dapat bekerja secara profesional. Penjabat Bupati Kampar menegaskan, bahwa tidak ada intervensi dari Kepala daerah terhadap kinerja UKPBJ. Karena kinerja UKPBJ tidak ada hubungannya dengan kinerja pemerintahan.

Penjabat Bupati Kampar, DR. H. Kamsol, MM kepada wartawan, (11/06/22) di Bangkinang mengatakan,bahwa Penjabat Bupati Kampar tidak ada memberikan intervensi kepada kinerja UKPBJ. Jika ada pihak yang menjual nama penjabat bupati Kampar, baik atas nama keluarga, orang-orang dekat atau orang yang berada di sekeliling dirinya, itu merupakan tindakan yang tidak benar. UKPBJ Kampar diharapkan tidak mempercayai pengakuan dari orang-orang yang menjual nama saya", ungkap Kamsol.

Melalui wartawan Kamsol mengatakan, bahwa Unit Kerja Pengadaan Barang/jasa Kabupaten Kampar diharapkan bisa bekerja secara baik dan profesional. Dalam bekerja, UKPBJ Kampar diharapkan berpedoman kepada Perpres dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kamsol menjamin dirinya tidak memberikan intervensi kepada kinerja UKPBJ. Kamsol juga menegaskan, jika ada pihak yang menjual namanya secara langsung, atau atas nama keluarga, maupun orang-orang terdekatnya, pihak UKPBJ silahkan melaporkan orang tersebut kepada dirinya. Karena diyakini, intervensi seperti itu tidak benar adanya, ungkap Kamsol.

Melalui media Kamsol juga menghimbau kepada rekanan, agar bisa bekerja dan bersaing secara sehat dan profesional. Jangan sampai menjual nama-nama orang yang bisa merusak sistem pelaksanaan pelelangan barang dan jasa, ungkap Kamsol.

Kamsol juga manambahkan, bagi rekanan yang ingin mengikuti proses pelelangan, silahkan menawar sesuai dengan kondisi pekerjaan yang ada. Jangan asal tawar yang bisa merusak mutu dan kualitas pekerjaan.

Kamsol juga menegaskan, kita tidak inginkan ada pekerjaan yang tidak selesai sesuai dengan kontrak kerja yang telah disepakati. "Jangan karena salah tawar, pekerjaan tidak selesai, dan dapat merugikan pemerintah, karena  menghambat pembangunan daerah dan mengganggu kesejahteraan masyarakat, ungkap Kamsol.

Kamsol menambahkan, kinerja UKPBJ yang baik dan profesional, dan didukung dengan kinerja rekanan yang sehat dan profesional, maka akan menghasilkan pekerjaan yang bermutu dan berkualitas. Sehingga terwujudnya pembangunan yang baik dan tercapainya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kampar, ungkap Kamsol.(Joni)

Berita Terkait

APBD Rohil Tahun Anggaran 2026 Disahkan: Bupati Rohil Apresiasi Dewan

Kominfotiks Rohil Gelar Pertemuan Dengan Puluhan Organisasi Pers, Ini Yang Dibahas

Asisten II Setda Kampar Suhermi, ST Buka FGD Penyusunan Publikasi Kabupaten Kampar Dalam Angka 2024

Seluruh Camat di Siak Diminta Tingkatkan Keamanan Melalui Siskamling

Suyatno Bakal Manfaatkan Lahan Batu 6 Untuk Contoh Pertanian Holtikultura Sekaligus Objek Wisata

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Kronilogi Penganiayaan Pelajar MTS Hingga Tewas oleh Oknum Polisi

2

Wow! Ternyata Gubernur Dapet Bonus 1,7 Miliar Per Bulan Dari Pajak Kendaraan

3

Ironi di Riau, Barang Bukti Kasus Korupsi Malah Dikorupsi Lagi

4

Kecanduan Film Porno, Seorang Pria Bunuh Bocah Perempuan Lalu Perkosa Jasadnya

5

Disidang, Roy Suryo Sebut Ijazah Jokowi Yang Beredar 99 Persen Palsu

6

Hati-hati Modus Gerebek Mesum OTK di Pekanbaru Peras dan Rampas Mobil

7

Jejak Kasus Oknum Polisi Cabuli ABG Berdalih Tindak Pelanggar Lalu Lintas

8

Di Balik Surat BEM UGM untuk UNICEF: Nyawa Seharga Buku Tulis dan Teror yang Mengintai

9

Oknum Guru PPPK Diduga Selingkuh di Rumah Sendiri, Digerebek Suami dan Warga

10

Suport Atensi Kapolres Basmi Bali & Kenalpot Brong Demi Kenyamanan Masyarakat Jelang Ramadhan, " Ini