MENU TUTUP

Diduga Gagal Paham, Ketua Umum AMI Minta Lurah Minta Maaf Kepada Wartawan

Kamis, 24 Maret 2022 | 21:51:35 WIB
Diduga Gagal Paham, Ketua Umum AMI Minta Lurah Minta Maaf Kepada Wartawan

Pekanbaru - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perkumpulan Aliansi Media Indonesia (AMI) Ismail Sarlata, yang juga merupakan Pemimpin Redaksi Media Online (Siber) www.riauinvestigasi.com kecam pernyataan yang disampaikan Lurah Agro Wisata Kec.Tampan Pekanbaru baru-baru ini.

" Saya mengecam  pernyataan yang dilontarkan Lurah Agro Wisata Zulkeni,SP, dengan pertanyaan yang dilontarkan oleh dirinya selaku lurah yang mempertanyakan apakah wartawan yang melakukan konfirmasi dan media yang dibawanya resmi terdaftar di PWI Riau." ucap Ismail Sarlata, saat dikonfirmasi Via Telp dan whatsApp Pribadinya 081365XXXXXX.Kamis (24/03/2202)

Tidak ada hak dirinya (Zulkeni,SP) mempertanyakan wartawan yang melakukan konfirmasi,apakah wartawan tersebut dan medianya resmi atau tidaknya terdaftar di PWI Riau dan diduga berani mencatut nama Ketua PWI Riau Zulmansyah, yang turut diduga menakut-nakuti wartawan. tambah Ismail Sarlata

" Aneh seorang Figur Publik,yang seharunya menjawab pertanyaan wartawan guna untuk dijadikan sebuah konsumsi publik, yang tidak memiliki kapasitas bertanya justru bertanya pada wartawan. Jelas tindakkan yang dilakukan, diduga gagal paham dan terkesan menakut-nakuti Wartawan."

Dengan ini hendaknya Lurah Agro Wisata Zulkeni,SP menarik kembali pertanyaannya dan menyampaikan permintaan maaf kepada wartawan atas pertanyaan yang dilontarnya, yang dapat melukai hati jurnalis (wartawan) dan bahkan pemilik media.

Untuk sekedar Informasi buat Lurah Agro Wisata Zulkeni,SP agar tidak lagi Gagal Paham, PWI merupakan organisasi Wartawan, PWI juga merupakan organisasi Wartawan tertua di Indonesia, dan Wartawan berhak memilik Organisasi Pers manapun. 

Dan meminta kepada Zulkeni,untuk tidak mencampuri urusan Pers yang bukan ranahnya. Karena pernyataan yang disampaikan melalui pertanyaan yang dilontarkan,akan memunculkan persepsi lain dan diduga akan mengakibatkan perpecahan dan atau kegaduhan di tubuh Pers Indonesia. Dan meminta,agar dirinya menjawab pertanyaan wartawan,jangan melebar kemana-mana.

" Diminta, Lurah Agro Wisata Zulkeni,SP untuk menarik pertanyaannya dan menyampaikan permintaan maaf pada wartawan dan media (Pers Indonesia), Atas pertanyaannya, dan atas dugaan menakut-nakuti wartawan dengan mencatut nama Ketua PWI Riau." pinta Ismail Sarlata dengan Tegas

Sementara, Ketua Umum DPP AMI Ismail Sarlata juga meminta kepada Muhammad Jamil Sekda kota Pekanbaru untuk segera menon-aktifkan Zulkeni,SP dari Jabatannya Lurah Agro Wisata yang diduga melebih batas dalam menjalankan fungsinya sebagai Lurah, dengan melontarkan pertanyaan kepada wartawan yang dapat memunculkan kegaduhan ditubuh Pers Indonesia, serta dugaan dirinya yang diduga tabrak UU RI Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN. tutup dan pinta Ismail Sarlata dengan tegas...(rilis)

Berita Terkait

Puncak Perayaan HUT Dewa Kiu Hong Tai Tei di Bagansiapiapi Meriah

Disdikbud Rohil Bantah Dugaan Intervensi Terkait Dak Fisik 2020

Persit KCK Cabang LXXVI Kodim 0321 Rohil Anjangsana Ke Panti Asuhan

Bupati Rohil Afrizal Sintong Sambut Hangat Kunjungan Silaturahmi DPP AMI

Jalan Depan Gedung Putih Kantor Bupati di Genangi Air

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Polres Rohil Ungkap Peredaran Narkotika Jenis Ekstasi Seberat 5,8 KG, Enam Tersangka Diamankan

2

Kapolda Riau Beri Penghargaan kepada Polres Rohil Atas Pengungkapan 80 Kg Sabu

3

Kajari Rohil Firdaus Perkuat Sinergi dengan Insan Pers melalui Coffee Morning

4

Awali Hari Kerja 2026: Bupati H. Bistamam Tekankan Disiplin dan Percepatan Program

5

Dr. Muhammad Maliki Buka Peluang Kerja bagi 10 Putra-Putri Rokan Hilir

6

Sekda Rohil Pimpin Rapat Finalisasi Dokumen RT RW :Percepat Pengesahan

7

Kalapas Bangkinang Apresiasi Dedikasi Petugas Selama 3 Hari Pelayanan Prima

8

Kunjungan Lebaran Di Lapas Bangkinang Warnai Kehangatan

9

Kapolres Rohil Tinjau Pos Pengamanan Ops Ketupat Lancang Kuning 2026

10

Oknum Wartawan Kena OTT Polisi Diduga Peras Pengacara 3 Juta Untuk Lebaran