MENU TUTUP

11 Ribu Rumah di Jepang Mati Listrik Jelang Dilanda Badai Hagibis

Sabtu, 12 Oktober 2019 | 13:48:18 WIB
11 Ribu Rumah di Jepang Mati Listrik Jelang Dilanda Badai Hagibis

Warga Jepang tengah bersiap untuk menghadapi Hagibis, topan dengan kekuatan angin terkuat selama 60 tahun terakhir. Topan Hagibis bukan badai biasa. Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengemukakan kecepatan hembusan maksimum Topan Hagibis bisa mencapai 216 km/jam.

Beberapa wilayah di Jepang diperkirakan akan lumpuh total saat topan ini mencapai puncaknya dan menghantam wilayah Jepang pada Sabtu (12/10) malam nanti.

Meskipun baru diprediksi akan mencapai puncaknya pada malam hari, sejumlah wilayah di Jepang telah merasakan dampak Topan Hagibis.

AFP melansir, Sabtu (12/10), pada pukul 09.00 waktu setempat sebanyak 11.600 rumah di Prefektur Chiba kehilangan daya listrik akibat hujan deras serta angin kencang. Beberapa rumah dilaporkan mengalami kerusakan ringan, dan setidaknya 1 rumah rusak parah.

“Ada lima orang dikirim ke rumah sakit, tetapi tidak ada yang menderita cedera serius,” ujar pemadam kebakaran setempat kepada AFP, Sabtu (12/10).

Curah hujan serta angin kencang tidak hanya menghancurkan perumahan, tapi juga mengganggu transportasi di Jepang. Lebih dari 1.660 penerbangan domestik dan 260 penerbangan internasional dibatalkan. Begitu pula kereta cepat pengoperasiannya ditutup sementara.

Mengingat potensi banjir yang begitu besar, ditambah lagi gelombang pasang di Jepang sedang tinggi-tingginya menjelang bulan purnama, sekitar 600.000 warga diminta untuk mengevakuasi diri.

Beberapa toko makanan di Jepang pun tampak sudah kehabisan stok makanan akibat warganya yang mulai menimbun makanan jelang badai Hagibis.

Jepang dilanda sekitar 20 topan setiap tahunnya. Sebulan sebelum Topan Hagibis, wilayah Jepang telah menghadapi badai kuat lainnya yakni Topan Faxai. Topan Faxai menewaskan dua orang dan menyebabkan lebih dari 36.000 rumah rusak atau hancur.

Jepang Bersiap Hadapi Hagibis, Topan Terkuat dalam 60 Tahun. Topan Hagibis akan menghantam pada Sabtu (12/10).

Sumber : Babe

Berita Terkait

Ratusan Muslim Uighur Ditutup Matanya dan Digiring Polisi China

Mendagri Ingatkan Kepala Daerah Jaga Arus Mudik dan Stabilitas Harga Pangan

Bunuh 20 Perempuan untuk Makanan Anjing, Dua Sejoli Dipenjara 654 Tahun

Pangeran Charles Positif Terkena Virus Corona

Syarat Mutlak Netanyahu ke Donald Trump: Iran Harus Bongkar Seluruh Infrastruktur Nuklir

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Kronilogi Penganiayaan Pelajar MTS Hingga Tewas oleh Oknum Polisi

2

Wow! Ternyata Gubernur Dapet Bonus 1,7 Miliar Per Bulan Dari Pajak Kendaraan

3

Ironi di Riau, Barang Bukti Kasus Korupsi Malah Dikorupsi Lagi

4

Kecanduan Film Porno, Seorang Pria Bunuh Bocah Perempuan Lalu Perkosa Jasadnya

5

Disidang, Roy Suryo Sebut Ijazah Jokowi Yang Beredar 99 Persen Palsu

6

Hati-hati Modus Gerebek Mesum OTK di Pekanbaru Peras dan Rampas Mobil

7

Jejak Kasus Oknum Polisi Cabuli ABG Berdalih Tindak Pelanggar Lalu Lintas

8

Di Balik Surat BEM UGM untuk UNICEF: Nyawa Seharga Buku Tulis dan Teror yang Mengintai

9

Oknum Guru PPPK Diduga Selingkuh di Rumah Sendiri, Digerebek Suami dan Warga

10

Suport Atensi Kapolres Basmi Bali & Kenalpot Brong Demi Kenyamanan Masyarakat Jelang Ramadhan, " Ini