MENU TUTUP

11 Ekor Gajah Liar Dekati Permukiman Warga di Riau

Sabtu, 06 Juli 2019 | 15:49:14 WIB
11 Ekor Gajah Liar Dekati Permukiman Warga di Riau Ilustrasi gajah liar

Jakarta, wawasanriau -- Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau menyatakan 11 ekor gajah Sumatera bergerak ke dekat permukiman dan kebun milik warga di Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau.

Humas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Dian Indriati di Pekanbaru, mengerahkan dua ekor gajah latih untuk menghalau kawanan gajah liar tersebut pada Sabtu (6/7).

"Penggiringan satwa liar gajah yang berjumlah 11 ekor di dusun III Desa Karya Indah dilakukan dengan menggunakan gajah jinak dari Pusat Latihan Gajah Riau di Minas," kata Dian.

Ia mengatakan proses penggiringan dilakukan sejak Jumat (5/7) petang, dibantu oleh warga, anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Babinsa desa setempat.

"Kita masih melakukan penggiringan kawanan gajah liar dari lokasi semak belukar yang berdekatan dengan kebun warga," ujarnya.

Dalam penggiringan ini dilakukan penjagaan di beberapa titik tempat lintasan, agar kawanan gajah liar tidak masuk kembali ke daerah pemukiman.

"Sampai saat ini tim masih terus berada di lokasi melakukan penjagaan," katanya.

Gajah Sumatera liar dalam tiga bulan terakhir ke luar dari jalur lintasannya, memasuki perkebunan dan mendekati permukiman masyarakat. Awal Juni lalu, enam ekor gajah liar masuk ke perkebunan warga di Kecamatan Peranap dan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu.

Hingga kini proses penghalauan masih berlangsung untuk menggiring gajah liar ke habitatnya di kawasan hutan landskap Tesso Nilo. Dian mengatakan konflik gajah liar dengan manusia pada tahun ini memang meningkat dibandingkan tahun lalu.

"Ya meningkat, dan semua kita respon dengan segera dan menurunkan tim bahkan sampai menurunkan bantuan gajah latih kami," katanya.

Namun, banyak kendala di lapangan dalam proses penggiringan sehingga konflik tidak bisa cepat diatasi.

"Tidak semudah yang kita bayangkan karena terkadang kita mendapat kendala. Kita menggiring tapi di sisi lain masyarakat ada yang menghalau tidak mau dilewati kebunnya. Padahal kita sudah menghimbau. Jadi Gajah berputar putar saja tidak tahu harus lewat mana," katanya. 

Sumber : CNN Indonesia 

Berita Terkait

Tiba di Bagansiapiapi, Tiga WN Prancis Disambut Sekda Rohil

Danramil Hadiri Musrenbang di Kecamatan Rimba Melintang

Beli Alat Donor Darah, Tahun 2021 Pemkab Rohil Anggarkan Dana Untuk PMI Rohil Rp1,5 Milyar

Cetak KTP di Pekanbaru butuh waktu enam bulan sampai empat tahun

Koramil 05/RM Jadi Peserta Upacara Pada HUT Bhayangkara ke 73

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Polres Rohil Ungkap Peredaran Narkotika Jenis Ekstasi Seberat 5,8 KG, Enam Tersangka Diamankan

2

Kapolda Riau Beri Penghargaan kepada Polres Rohil Atas Pengungkapan 80 Kg Sabu

3

Kajari Rohil Firdaus Perkuat Sinergi dengan Insan Pers melalui Coffee Morning

4

Awali Hari Kerja 2026: Bupati H. Bistamam Tekankan Disiplin dan Percepatan Program

5

Dr. Muhammad Maliki Buka Peluang Kerja bagi 10 Putra-Putri Rokan Hilir

6

Sekda Rohil Pimpin Rapat Finalisasi Dokumen RT RW :Percepat Pengesahan

7

Kalapas Bangkinang Apresiasi Dedikasi Petugas Selama 3 Hari Pelayanan Prima

8

Kunjungan Lebaran Di Lapas Bangkinang Warnai Kehangatan

9

Kapolres Rohil Tinjau Pos Pengamanan Ops Ketupat Lancang Kuning 2026

10

Oknum Wartawan Kena OTT Polisi Diduga Peras Pengacara 3 Juta Untuk Lebaran