MENU TUTUP

Yorris Raweyai Soroti Penurunan Perolehan Kursi Golkar

Sabtu, 22 Juni 2019 | 11:09:44 WIB
Yorris Raweyai Soroti Penurunan Perolehan Kursi Golkar

Jakarta - Politikus senior Partai GolkarYorris Raweyai menyoroti penurunan perolehan kursi Golkar di Pemilu 2019, yakni hanya sebanyak 85 kursi. Yorris menilai perlu adanya evaluasi di internal partai tersebut.

"Di Pemilu 2019 ada penambahan daerah pemilihan (dapil) dan kursi, yaitu 15 di DPR RI sehingga ada peluang Golkar menjadi parpol nomor dua. Namun hasilnya di Pemilu 2019 Golkar hanya memperoleh 85 kursi DPR RI," kata Yorris dalam diskusi Perspektif Indonesia di Jakarta sebagaimana dilansir Antara, Sabtu (22/6/2019).

Yorris mengatakan, Golkar pada awal kepemimpinan Airlangga Hartarto diharapkan memperoleh kursi minimal 91 kursi, sama seperti Pemilu 2014. Dalam rapat internal Golkar, Airlangga menurutnya juga menargetkan perolehan kursi DPR RI Golkar sebanyak 110 kursi meski pada kenyataannya jauh dari harapan.

"Saat ini mengalami penurunan kursi DPR RI, padahal targetnya 110 kursi yang dikatakan Airlangga. Saat itu memang terjadi perdebatan, saya katakan realistis dalam menentukan target dan melihat dinamika politik," ujarnya.

Menurut Yorris, penurunan suara Golkaritu memang tidak bisa menyalahkan sepenuhnya kepada Airlangga sebagai Ketua Umum Golkar namun diperkirakan ada yang salah dalam kerja politik Golkar.

Dia mengatakan, di internal Golkar saat ini sudah mulai ada kegelisahan terkait penurunan perolehan kursi di Pemilu 2019 karena seharusnya penambahan dapil dan kursi DPR RI bisa dimanfaatkan untuk menambah jumlah kursi di parlemen.

"Tinggal kita kembalikan kepada pemilik suara di Golkar, karena di era kepemimpinan Airlangga akan berakhir Desember 2019 dan melaksanakan munas," katanya.

Yorris menilai Golkar harus segera mengonsolidasikan diri agar bisa melahirkan pemimpin muda khususnya menghadapi Pemilu 2024 yang diprediksi akan semakin dinamis. (detik.com)

Berita Terkait

Baru Kali Ini Ada Larangan Unjuk Rasa Saat Pelantikan Presiden

Wamendagri Bima Arya: Partisipasi Perempuan pada Pilkada 2024 Alami Kenaikan

Polisi Paris Tahan Ayah dan Saudara Tersangka Mostefai

Kasus Korupsi APBD Rp 35 M, Eks Bupati Katingan Dituntut 12 Tahun Penjara

MK Gelar Sidang Perdana Gugatan Pileg Pagi Ini

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

Kronilogi Penganiayaan Pelajar MTS Hingga Tewas oleh Oknum Polisi

2

Wow! Ternyata Gubernur Dapet Bonus 1,7 Miliar Per Bulan Dari Pajak Kendaraan

3

Ironi di Riau, Barang Bukti Kasus Korupsi Malah Dikorupsi Lagi

4

Kecanduan Film Porno, Seorang Pria Bunuh Bocah Perempuan Lalu Perkosa Jasadnya

5

Disidang, Roy Suryo Sebut Ijazah Jokowi Yang Beredar 99 Persen Palsu

6

Hati-hati Modus Gerebek Mesum OTK di Pekanbaru Peras dan Rampas Mobil

7

Jejak Kasus Oknum Polisi Cabuli ABG Berdalih Tindak Pelanggar Lalu Lintas

8

Di Balik Surat BEM UGM untuk UNICEF: Nyawa Seharga Buku Tulis dan Teror yang Mengintai

9

Oknum Guru PPPK Diduga Selingkuh di Rumah Sendiri, Digerebek Suami dan Warga

10

Suport Atensi Kapolres Basmi Bali & Kenalpot Brong Demi Kenyamanan Masyarakat Jelang Ramadhan, " Ini