MENU TUTUP

Siap Hadapi Sidang MK, Sandiaga: Kita Berharap Prosesnya Final

Selasa, 11 Juni 2019 | 12:02:35 WIB
Siap Hadapi Sidang MK, Sandiaga: Kita Berharap Prosesnya Final

Jakarta - Sidang perdana sengketa Pilpres 2019 akan digelar Mahkamah Konstitusi pada 14 Juni mendatang. Cawapres Sandiaga Uno menyatakan berbagai persiapan sudah dilakukan oleh tim hukumnya.

"Saya rasa sudah ditanyain oleh tim hukum. Tim hukum menyampaikan beberapa bukti-bukti yang terus dilengkapi. Kita berharap prosesnya menjadi proses yang final, karena ini tahapan terakhir. Kita tentunya ingin bahwa temuan-temuan penyimpangan yang ada di pemilu kemarin ini bisa diperbaiki," ujar Sandiaga di kediamannya, Jalan Pulo Bangkeng, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (11/6/2019).

Sandiaga dan pasangannya, Capres Prabowo Subianto mengajukan gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) karena tidak terima dengan hasil Pilpres 2019 yang memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin. Ia meyakini jalur MK dapat membuktikan dugaan kecurangan pemilu seperti yang pasangan nomor urut 02 itu tudingkan.

"Sehingga hasil pemilunya ini bisa tentunya menjadi momentum sejarah kita, pemilu yang salah satu demokrasi terbesar di dunia, demokrasi ke-3 terbesar di dunia, ekonomi nomor 15 terbesar di dunia. Masih banyak PR yang harus kita benahi ke depan terutama tahapan-tahapan yang sekarang sudah mulai keluar berapa kasus di MK mengenai penggelembungan suara, Bawaslu menyampaikan berapa ribu kasus netralitas," bebernya.

"Bagaimana penyelenggaraan lebih baik pada pemilu yang akan datang, sehingga tidak ada korban petugas KPPS, banyak sekali pembenahan-pembenahan yang harus kita lakukan," imbuh Sandiaga.

Sebelumnya, tim hukum Prabowo-Sandiaga mengajukan perbaikan permohonan gugatan, Senin (10/6). Meski secara aturan perbaikan gugatan tidak diperbolehkan, tim yang dipimpin Bambang Widjajanto (BW) itu yakin apa yang dilakukan diperkenankan.

"Bukan dokumen yang diperbaiki, tapi permohonan. Sesuai dengan peraturan MK, terutama ketentuan MK nomor 4 tahun 2019, maka kami menggunakan hak konstitusional untuk melakukan perbaikan," ujar BW setelah mengajukan perbaikan permohonan di MK.

Sehari setelahnya, anggota tim tim hukum Prabowo-Sandiaga, Denny Indrayana kembali mendatangi MK. Ia datang untuk menyetor bukti tambahan atas gugatan sengketa Pilpres.

"Melengkapi berkas yang semalam. Teman-teman tahu kan, fotokopi, ha-ha-ha.... Jadi kami melengkapi berkas sesuai hak konstitusional pemohon, yang memang diatur dalam Undang-Undang MK dan UU Pemilu," kata Denny Indrayana di Gedung MK, hari ini. (detik.com)

Berita Terkait

Bom Meledak Saat Resepsi Pernikahan di Afghanistan, 63 Orang Tewas

Kompak Dengan Bursa Asia, IHSG Dibuka Cerah di 6.319

KPK Diminta Umumkan Nama Anggota Dewan Bolos Lapor LHKPN

Mendagri Lantik Sekretaris Jenderal dan Inspektur Jenderal Kemendagri

KPK Ingatkan Pelarangan Pengggunaan Mobil Dinas Jelang Lebaran

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

DPRD Rohil Gelar Paripurna Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

2

Daftar Lengkap 21 Pejabat Pemkab Rohil yang Baru Dilantik Bupati H. Bistamam

3

Polres Rohil tindak tegas Illegalloging di Sinaboi, 2 Tersangka Diamankan, Ratusan Batang Kayu Disit

4

Forum Media Daerah Rohil Resmi Surati DPRD, Desak RDP Soal Anggaran Kerjasama Media

5

Tingkatkan Stok Darah Pasien, PHR dan PMI Rohil Gelar Aksi Kemanusiaan

6

Tanam Pohon Trembesi di Sungai Bakau, Polsek Sinaboi Gencarkan Green Policing

7

Pamit ke Camat dan Pemdes, Mahasiswa KKN STAI Ar-Ridho Akhiri Masa Pengabdian di Sinaboi

8

Media Lokal Rohil Soroti Kemitraan Publikasi, Pemkab dan DPRD Diminta Buka Ruang Dialog

9

Hadir di Malam Puncak Haul ke-80, Dr. Maliki Ikuti Rangkaian Peringatan Syekh Oesman Syahbuddin

10

Malam Puncak Haul ke-80 Syekh Oesman Syahbuddin, Bagansiapiapi Dipadati Jamaah dan Masyarakat