MENU TUTUP
Bantuan APBN 2015

Diduga Penyimpangan Juknis, Petani Kedelai Pedamran Dapat Bibit Tidak Unggul

Selasa, 22 September 2015 | 18:45:00 WIB
Diduga Penyimpangan Juknis, Petani Kedelai Pedamran Dapat Bibit Tidak Unggul

BAGANSIAPIAPI,Wawasanriau.com - Masyarakat Petani kedelai di Desa pedamaran, Kecamtan Pekaitan, Rokan Hilir (Rohil) sempat menghebohkan kedapatan bibit campuran dari beberapa Varitas (oplosan,red). Pedahanl, bibit tersebut berasal dari bantuan APBN yang diselenggarakan melalui Kelompok Tani.

Petani mengaku bibit yang didapat dari bantuan, tidak bisa disebut sebagai bibit unggul yang bersertifkat (lebel bru). pedahal gapoktan sebagai penyedia telah melakukan upaya agar bibit tersebut bersertifikat sesuai dengan halnya dilapangan bahwa bibit yang dibagikan ke petani memiliki sertifikat biru. Tapi setelah kntong lebel dibuka benih yang ditemui tidak sesuai alias opolosan.

Hal ini dikuatkan dengan pengakuan salah satu petani inisial SU, dirinya mengaku heran mengapa karungnya lebel biru tapi isinya campuran. hal ini kuat diduga bahwa ada permainan dari penyedia bibit dan gapoktan sehingga bibit tersebut oplosan.

"Pertama kami dikasi dengan bibit grobokan, jadi kami tolak, setelah itu datang lagi dengan pakai karung ukuran 20Kg karungnya, memang ada lebel biru, cuma isinya campur,"kata Su pada wartawan, Selasa (22/9/15).
 
Jenis campuran yang dimaksud adalah, Jenis Varitas anjasmoro tetap memang ada tapi ada juga jenis grobokan, wilis dan agromulyo. Dengan kondisi keterpaksaan mereka mengaku harus menerima bibit tersebut.

"Kami terpaksa menerima bibit karena lahan kami sudah siap tanam, apa bila kami menolak ini kami harus menunggu lama dan mengeluarkan biaya lagi untuk penyemprotan lahan."kata SU dengan lantang.

Kepala Dinas Peraniatan dan Perternakan (Distanak) Rohil, Muslim ketika dikonfrmasi terkait hal tersebut mengaku tidak mengerti. Degan dalih sudah memberikan kewenangan kepada Gapoktan dan didampingi dengan pihak Koramil Bangko.

"Oo kita tidak tau soal itu, kan kemaren sudah pakai lebel, dan penyedia bukan kami tapi gapoktan, apalagi kemaren juga semua kegiatan mereka didampingi degan pengawas dari koramil bangko,"kata Muslim.

Sesuai petuntuk teknis dari kementerian pertanian RI, bahwa pelaksana teknis itu melalui dinas kabuoaten, hal ini sangat bertentangan dengan apa yang sampaikan Kepala Dinas tersebut.

Juknis juga menyebutkan pengadan bibit tersebut harus berjenis unggul (anjasmoro,red). Informasi yang dirangkum, bahwa pada dasarnya program penanaman kacang kedelai itu adalah berasal dari pada program yang dikucurkan oleh kementerian pertanian RI dalam rangka ketahanan pangan nasional. sehingga Rohil sendiri mencanangkan 1500 Hektare areal perkembangan tanaman palawija (kedelai).

Demikian program tersebut dapat dilaksanakan di beberapa titik tertentu seperti Kecamatan Pekaitan, Sinaboi, Bangko Pusako dengan rincian didesa pekaitan 1350Ha, Sinaboi 100Ha, Bangko Pusako 50ha. (zmi)
 

Berita Terkait

Korupsi Dana Desa Rp 1,4 M Mantan Kades di Ringkus Polres Kampar

Kasatlantas Polres Dumai Laksanakan Giat Penertiban Lalin Ops Lancang Kuning 2025

Terdakwa dalam kasus narkotika Extacy Juga Hanya Di Vonis 1,5 Tahun Oleh PN Rohil

Sat Res Narkoba Polres Rohil Tangkap Pengguna Extasy di Bagansiapiapi

Kasus Jual Lahan, Mantan Penghulu Air Hitam Rohil Dituntut 6 Bulan Kurungan

TULIS KOMENTAR
TERPOPULER +
1

DPRD Rohil Gelar Paripurna Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

2

Daftar Lengkap 21 Pejabat Pemkab Rohil yang Baru Dilantik Bupati H. Bistamam

3

Polres Rohil tindak tegas Illegalloging di Sinaboi, 2 Tersangka Diamankan, Ratusan Batang Kayu Disit

4

Forum Media Daerah Rohil Resmi Surati DPRD, Desak RDP Soal Anggaran Kerjasama Media

5

Tingkatkan Stok Darah Pasien, PHR dan PMI Rohil Gelar Aksi Kemanusiaan

6

Tanam Pohon Trembesi di Sungai Bakau, Polsek Sinaboi Gencarkan Green Policing

7

Pamit ke Camat dan Pemdes, Mahasiswa KKN STAI Ar-Ridho Akhiri Masa Pengabdian di Sinaboi

8

Media Lokal Rohil Soroti Kemitraan Publikasi, Pemkab dan DPRD Diminta Buka Ruang Dialog

9

Hadir di Malam Puncak Haul ke-80, Dr. Maliki Ikuti Rangkaian Peringatan Syekh Oesman Syahbuddin

10

Malam Puncak Haul ke-80 Syekh Oesman Syahbuddin, Bagansiapiapi Dipadati Jamaah dan Masyarakat